MALANG, Tugumalang.id – Fakultas Hukum Universitas Islam Malang (FH Unisma) kembali mencatatkan prestasi membanggakan pada periode Wisuda ke-79. Sebanyak 55 wisudawan dan wisudawati resmi dilepas dalam prosesi pelepasan yang digelar di Hotel Santika Malang, Jumat (26/6/2026).
Tak hanya melepas para lulusan, FH Unisma juga berhasil mengantarkan salah satu mahasiswanya menjadi lulusan terbaik peringkat kedua tingkat Universitas Islam Malang (Unisma). Di sisi lain, jumlah lulusan dengan capaian akademik sangat memuaskan juga terus mengalami peningkatan.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Kebahagiaan tampak terpancar dari wajah para lulusan dan orang tua yang hadir mendampingi. Acara turut dihadiri Wakil Rektor IV Unisma Bidang Kelembagaan, Publikasi, dan Teknologi Informasi, Dr Hasan Zayadi M.Si.
Jumlah Lulusan Berprestasi Terus Meningkat

Dekan FH Unisma, Dr Arfan Kaimuddin SH MH, mengaku bangga atas capaian para lulusan pada periode kali ini. Menurutnya, peningkatan kualitas lulusan tidak hanya terlihat dari nilai akademik, tetapi juga prestasi yang diraih di tingkat nasional.
“Alhamdulillah kelulusan periode ini selesai dengan capaian yang meningkat, baik di tingkat fakultas maupun universitas. Kita bahkan berhasil mendapat lulusan terbaik urutan kedua universitas,” ujarnya.
Dua mahasiswa terbaik FH Unisma pada periode ini adalah Hanifatur Rahman sebagai Wisudawan Terbaik I dan Karina Putri Marwa sebagai Wisudawati Terbaik II. Keduanya sama-sama meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99.
Hanifatur Rahman juga mencatat prestasi lebih tinggi dengan menjadi lulusan terbaik peringkat kedua tingkat Universitas Islam Malang.
Baca juga: FH Unisma x DPC PERADI Malang Gelar PKPA Angkatan ke-13, Targetkan Kelulusan 100 Persen
Arfan menjelaskan, persaingan untuk menjadi lulusan terbaik kali ini berlangsung sangat ketat. Banyak mahasiswa yang berhasil memperoleh IPK di atas 3,90 sehingga fakultas harus menggunakan indikator penilaian yang lebih komprehensif.
Penilaian Tak Lagi Berdasarkan IPK Semata

Menurut Arfan, penentuan lulusan terbaik kini tidak hanya mengacu pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak prestasi, pengalaman organisasi, hingga kontribusi mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Hanifatur Rahman, misalnya, merupakan pemuda asal Bekasi berusia 23 tahun yang pernah menjabat Ketua Badan Debat FH Unisma. Selama kuliah, ia aktif mengikuti berbagai kompetisi hukum tingkat nasional.
Ia pernah meraih Juara III Kompetisi Mediasi Mahkamah Agung serta Juara Harapan I Lomba Debat Undang-Undang KUHP di Universitas Brawijaya.
“Selain itu, saya juga aktif menulis esai dan cerita pendek,” kata Rahman.
Aktif di LBH hingga Pendidikan Antikorupsi KPK
Prestasi membanggakan juga ditorehkan Karina Putri Marwa. Mahasiswi asal Kota Batu berusia 22 tahun itu tidak hanya meraih IPK 3,99, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendampingan hukum.
Selama kuliah, Karina bergabung dengan sejumlah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Kota Batu. Ia juga dipercaya menjadi perwakilan Kota Batu untuk mengikuti Pendidikan Antikorupsi yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Saya sempat bergabung di beberapa Lembaga Bantuan Hukum yang ada di Kota Batu. Selain itu, kemarin alhamdulillah sempat ditunjuk sebagai perwakilan dari Kota Batu untuk mengikuti pendidikan antikorupsi langsung di KPK,” paparnya.
Perempuan yang bercita-cita menjadi pengacara tersebut berpesan kepada mahasiswa agar selalu mengikuti perkembangan hukum karena regulasi terus mengalami perubahan.
Didukung Akreditasi Internasional dan Dosen Bergelar Doktor

Arfan mengatakan, meningkatnya kualitas lulusan merupakan hasil dari penguatan mutu pendidikan yang terus dilakukan FH Unisma.
Saat ini, Fakultas Hukum Unisma telah mengantongi akreditasi internasional dari FIBAA Jerman sekaligus mempertahankan akreditasi “Unggul” dari BAN-PT.
Selain itu, sekitar 80 persen dosen di lingkungan FH Unisma kini telah bergelar doktor (S3), sehingga kualitas pembelajaran terus mengalami peningkatan.
Menutup acara pelepasan, Arfan berpesan agar seluruh lulusan terus menjaga nama baik almamater di mana pun berkarier maupun melanjutkan pendidikan.
“Mudah-mudahan para lulusan bisa terus menjaga nama baik almamater di mana pun berada. Jangan pernah berhenti belajar, dan jangan lupa untuk selalu menjaga tali silaturahmi dengan kami di fakultas,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


















