Kota Batu, Tugumalang.id – Festival Anak Kreatif dan Qurani menyemarakkan peringatan harlah ke-15 SDI Sabilul Khoir Al Asy’ari Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026). Festival tahunan itu diikuti 450 peserta anak TK/RA dari berbagai wilayah Malang Raya.
Ajang tersebut dihadiri Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Plt Kepala Dinas Pendidikan M Nur Adhim, serta jajaran lainnya.
Festival mengusung tema Mengukir Kreativitas, Menumbuhkan Cinta Al-Qur’an dan Membangun Generasi Qurani yang Berkarakter dan Berprestasi. Kegiatan tersebut menyajikan dua cabang lomba utama, yakni Mewarnai Mamamia dan Tahfidz Al-Qur’an.
Ketua Yayasan Sabilul Khoir Al Asy’ari Budiono Affandi menyebut besarnya animo masyarakat mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap sekolah. Sekolah tersebut dinilai mampu menjadi wadah ekspresi bagi tumbuh kembang anak usia dini.
“Peserta tidak hanya dari Kota Batu, tetapi ada juga yang dari Kota Malang bahkan sampai Kepanjen,” ujar Budiono.

Festival bangun keberanian anak
Budiono menegaskan festival tersebut ditujukan untuk membangun keberanian dan mentalitas anak. Cabang Mewarnai Mamamia, misalnya, melibatkan anak dan ibu secara langsung sebagai ajang penguat ikatan emosional (bonding) orang tua dan buah hati.
Sementara itu, cabang tahfidz difokuskan untuk memupuk kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Seiring perjalanan 15 tahun, SDI Sabilul Khoir terus mencatatkan pertumbuhan positif. Program unggulan berbasis Tahfidzul Qur’an yang dipadukan dengan kurikulum umum dan agama menjadi daya tarik utama bagi para orang tua.
Budiono mengungkapkan, rata-rata pendaftaran siswa baru konsisten menembus angka lebih dari 60 anak setiap tahun. Guna mengimbangi tren peningkatan tersebut, pihak yayasan berencana menambah ruang kelas baru serta menghadirkan laboratorium Al-Qur’an.
“Kami menargetkan pembangunan lab Al-Qur’an sebagai media pembelajaran interaktif agar proses menghafal anak-anak menjadi lebih efektif,” tuturnya.
Untuk merealisasikan fasilitas pendukung tersebut, Budiono membuka ruang sinergi bagi pemerintah, masyarakat, maupun pihak swasta. Ia juga memberi apresiasi kepada jajaran pendidik yang terus konsisten mendampingi pembentukan karakter siswa.
Wali Kota apresiasi peran sekolah

Eksistensi dan dedikasi Yayasan Sabilul Khoir Al Asy’ari mendapat apresiasi dari Wali Kota Batu Nurochman. Menurutnya, SDI Sabilul Khoir turut berkontribusi membantu pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas di Kota Batu.
’’Pemerintah punya keterbatasan anggaran sehingga peran aktif kelompok masyarakat sangat krusial. Tumbuh kembang sekolah yang diinisiasi kelompok masyarakat sangat berkontribusi besar terhadap pendidikan Kota Batu,” kata Nurochman.
Nurochman menggarisbawahi keunggulan integrasi kurikulum di SDI Sabilul Khoir terletak pada keseimbangan antara penguasaan teknologi informasi dan pemahaman nilai keagamaan. Ini, tutur dia, menjadi fondasi kuat dalam menyiapkan Generasi Emas 2045.
Meski begitu, politisi PKB itu tetap menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
“Pendidikan terbaik tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di rumah lewat perhatian dan keteladanan orang tua,” imbaunya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko































