Malang, Tugumalang.id– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9, Museum Musik Indonesia (MMI) kembali menegaskan komitmennya untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda. Komitmen itu diwujudkan lewat penyelenggaraan Festival Anak Nusantara (FAN) 2025 di Taman Krida Budaya, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Malang, Sabtu (13/9/2025).
Baca juga: Pakaian Daerah Khas Kota Batu Resmi Miliki HAKI di Ajang Batu Culture Festival 2024
Festival ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MMI sepanjang tahun 2025 sekaligus penutup program tahunan. Penanggung jawab acara, Ratna Sakti Wulandari atau akrab disapa Nana, menjelaskan bahwa FAN 2025 merupakan festival anak pertama yang digelar MMI.
“Festival Anak Nusantara (FAN) 2025 ini merupakan festival anak perdana yang dilakukan MMI sekaligus penutup rangkaian kegiatan kami tahun ini,” ujar Nana.
Ajang Ekspresi dan Edukasi Budaya

Festival Anak Nusantara 2025 hadir sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, melatih keberanian tampil, serta mengembangkan kemampuan sosial, motorik, dan kognitif. Selain itu, acara ini bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal sejak dini.
Sasaran utama festival ini meliputi anak usia 4–15 tahun, guru, orang tua, komunitas seni dan budaya, hingga masyarakat umum yang peduli pada kelestarian budaya Indonesia.
Baca juga: Kanigoro Festival Nusantara Sulap Jalan Menjadi Runway Parade Kostum
Tiga Segmen Utama Festival Anak Nusantara
Acara ini dibagi dalam tiga segmen utama:
-
Panggung Pertunjukan Talent Anak Nusantara
Menampilkan bakat seni dari berbagai komunitas dan sanggar anak, seperti Miben Voice, Malang Youth Orchestra, Nusantara Bernyanyi Talent, Pejuang Mimpi, Ginaris Art Indonesia, Wayang Suket dengan dongeng tradisional, Sanggar Galejo, Grup Keroncong Cilik SDK Santa Maria, Lana Music Course, dan Kampung Budaya Polowijen.
-
Talkshow “Musik dalam Pembentukan Karakter Anak”
Menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Ketua AMIDA Jatim sekaligus pemilik Museum Panji Dwi Cahyono, perwakilan Komunitas Wayang Suket Mbah Jo, Ginaris Art Indonesia, Firma, perwakilan Sanggar Alat Musik Karinding Galejo Bejo, serta Ketua Komunitas Pejuang Mimpi, Sri.
-
Stand Activity dan Bazar Kuliner
Menawarkan aktivitas edukatif seperti pembuatan wayang suket, karinding, hingga dolanan anak, serta deretan kuliner khas Nusantara yang semakin memeriahkan acara.
Kolaborasi untuk Kelestarian Budaya

Festival Anak Nusantara 2025 terselenggara berkat kolaborasi Museum Musik Indonesia dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana, serta Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























