Kamis, Juni 25, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Fakta Sejarah Masjid Tiban Turen Malang, Bukan Dibangun Jin, Tapi Hasil Karya Santri

Redaksi by Redaksi
September 1, 2025 4:13 pm
in Asli Malang
Keindahan arsitektur Masjid Tiban Turen yang penuh kaligrafi, dicetak langsung oleh santri dengan lebih dari 680 motif. Foto/Imas Salisah Goniyah

Keindahan arsitektur Masjid Tiban Turen yang penuh kaligrafi, dicetak langsung oleh santri dengan lebih dari 680 motif. Foto/Imas Salisah Goniyah

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Masjid Tiban Turen di Kabupaten Malang, Jawa Timur, seringkali diindentikkan dengan hal mistik dan mahluk halus. Banyak cerita beredar di masyarakat maupun media sosial yang menyebut bangunan megah ini muncul secara tiba-tiba dan dipercaya dibangun oleh bangsa jin.

Tapi benarkah demikian? Untuk mendapatkan jawaban yang pasti, tim Tugumalang.id datang langsung ke lokasi Masjid Tiban Turen dan mewawancarai salah satu pengurus pondoknya bernama Muhajirin (58).

READ ALSO

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Dia menjelaskan, bangunan yang populer dengan sebutan Masjid Tiban itu sebenarnya Pondok Pesantren yang di dalamnya terdapat masjid. Pondok itu bernama Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Masjid Tiban Malang yang Menjadi Ikonik

Keindahan arsitektur Masjid Tiban Turen yang penuh kaligrafi. Foto/Imas Salisah Goniyah
Keindahan arsitektur Masjid Tiban Turen yang penuh kaligrafi. Foto/Imas Salisah Goniyah

“Di YouTube atau media sering disebut masjid, padahal ini pondok pesantren. Kaligrafi yang menghiasi tembok adalah nama pondok, semuanya dibuat sendiri oleh para santri,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (29/08/2025)

Sejarah pondok ini dirintis sejak tahun 1963, ketika masih berupa musala kecil di belakang rumah pendiri. Pada 1978, pondok resmi berdiri dengan jumlah santri terbatas yaitu sekitar 40 orang. Mereka hanya berasal dari kampung sekitar.

“Menjelang 1988, mulai berdatangan santri dari Banyuwangi dan Ponorogo, hingga pembangunan pondok yang lebih besar dilaksanakan pada 1988–1992,” kata pria asal Grubukan Jawa Tengah itu.

Baca Juga: Rekomendasi 6 Wisata Religi di Malang Raya, Bikin Hati Tenang dan Adem

Tim Tugumalang.id saat mewawancarai Muhajirin, salah satu pengurus Masjid Tiban Turen. Foto/Hikmah
Tim Tugumalang.id saat mewawancarai Muhajirin, salah satu pengurus Masjid Tiban Turen. Foto/Hikmah

Pembangunan sempat terhenti karena masalah perizinan IMB yang baru selesai pada akhir 1997. Setelah itu, pada 1998 hingga sekarang, proses pembangunan terus berjalan.

“Semua pembangunan dilakukan oleh santri dan jemaah sendiri. Tidak ada keterlibatan jin seperti yang diberitakan. Cerita itu muncul karena saat proses pembangunan bagian depan masih tertutup rumah dan dapur, sehingga tiba-tiba terlihat megah setelah dibongkar,” jelas Muhajirin.

Arsitektur megah pondok ini bukan meniru bangunan lain, melainkan hasil istikharah para pengasuh pesantren. Ornamen-ornamen yang menghiasi setiap sudut dibuat sendiri oleh santri dengan cetakan khusus.

Keadaan Masjid Tiban Turen Malang. Foto/Imas Salisah Goniyah
Keadaan Masjid Tiban Turen Malang. Foto/Imas Salisah Goniyah

Saat ini terdapat lebih dari 680 cetakan ornamen yang digunakan untuk memperindah bangunan.

Kini, sekitar 70 keluarga santri tinggal di kawasan pesantren itu. Beberapa di antaranya menikah di lingkungan pondok, bahkan ada yang datang saat sudah berkeluarga sejak awal. Jadi total santri di pesantren ini sebanyak 350 santri. Semuanya pengabdian dari kakek-nenek sampai cucunya.

Selain pesantren, lembaga pendidikan formal juga berkembang di area ini, mulai dari KB, RA, hingga MI. Tahun depan, rencananya akan dibuka jenjang Tsanawiyah dengan tenaga pendidik dan gedung yang sudah dipersiapkan.

Meski sempat sepi saat pandemi, Masjid Tiban tetap menjadi magnet wisata religi. Wisatawan datang tidak hanya dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri seperti Amerika, Prancis, Italia, dan Australia.

“Harapan kami ke depan, pesantren ini bisa semakin berkembang, bahkan sampai ke jenjang perguruan tinggi,” tambah Muhajirin.

Dengan demikian, cerita mistis tentang pembangunan Masjid Tiban oleh bangsa jin dapat dipastikan hanyalah mitos. Keindahan bangunan ini adalah bukti nyata dari kerja keras santri, jemaah, serta doa dan istikharah para pengasuh pesantren.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Imas Salisah Goniyah (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: Bangunan Jinkabupaten malangmasjid MalangMasjid Tiban Turen

Related Posts

Produk asal Malang
Asli Malang

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Selasa, 9 Jun 2026
Candi kidal
Asli Malang

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Next Post
Gedung DPRD Kota Malang

Ratusan Massa Datangi DPRD Kota Malang, Ban Bekas Dibakar di Depan Gedung

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.