Selasa, September 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Eksplorasi Horor Lokal Tapi Lucu Lewat Art Toys di Pop Angker, Mulai Sugeng Mutilasi hingga Hantu Jembatan Cangar

Redaksi by Redaksi
Mei 4, 2026 4:31 pm
in News
horor lokal - Eksplorasi Horor Lokal Tapi Lucu Lewat Art Toys di Pop Angker, Mulai Sugeng Mutilasi hingga Hantu Jembatan Cangar

Pengunjung saat melihat art toys yang mengisahkan kisah dan hantu lokal Malang di Pameran Pop Angker. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Pameran art toys bertajuk Pop Angker yang digelar selama 3 hari nonstop di Kota Malang, Jawa Timur sukses mencuri perhatian publik, khususnya para pegiat kreatif. Pameran yang juga didukung tugumalang.id itu memberikan pengalaman unik dalam mengeksplorasi kisah-kisah horor urban (lokal) di Malang dengan cara yang lucu dan menyenangkan.

Sebanyak 17 toys maker atau pembuat mainan yang turut berpartisipasi sukses menerjemahkan cerita-cerita horor lokal yang sering kita dengar ke dalam medium mainan yang lucu dan khas. Sebut saja seperti Hantu Jembatan Cangar, Kisah Sugeng Mutilasi di Pasar Besar, Mr. Gepeng, Pocong Ningrum hingga Genderuwo Jalan Samaan.

READ ALSO

Polres Malang Ungkap 32 Kasus Narkotika, Amankan 49 Tersangka

Jalan Rusak di Taman Slamet Malang Diperbaiki Akhir 2026

Pop Angker
Pop Angker, pameran art toys bertema horor urban di Malang. Foto: Azmy

Para seniman ini tak hanya sekadar membuat sosok hantu dalam bentuk figur, tapi juga melahirkan interpretasi baru atas rasa takut itu sendiri menjadi sesuatu yang lucu. Seperti dikatakan salah satu pengunjung Mila Ilmaris (22), pecinta genre horor creepy dari Malang.

Menurut dia, gagasan menuangkan kisah-kisah horor urban Malang menjadi mainan adalah ide yang brilian. Dalam budaya populer, kata dia, kisah-kisah horor dan hantu kerap didominasi cerita-cerita dari barat. Jika dibandingkan dengan cerita hantu lokal, menurut dia bahkan lebih seram dan unik.

”Brilian sekali ya idenya menghadirkan lagi kisah-kisah horor lokal Malang, unik banget. Keren. Apalagi dibuat jadi mainan, jadi pengen beli nanti. Dari sini bahkan aku yang paling suka itu hantu noni belanda lagi bercermin, itu kan kisah horor legend ya di salah satu hotel di Kota Malang,” ujarnya.

Baca juga: Pop Angker Hadir di Malang, Pameran Art Toys Horor Lokal Siap Guncang Kota

Salah satu inisiator Pameran Novan Tri Sumahardi mengungkapkan bahwa tujuan pameran ini memang untuk mengeksplorasi kekayaan cerita lokal sebagai bagian dari identitas kota. Karya-karya yang dipamerkan tidak hanya terpaku pada figur hantu populer, tetapi juga merambah ke ranah tragedi yang diolah menjadi karya seni populer.

“Kami ingin membawa cerita-cerita lokal menjadi satu karya yang bisa dieksplorasi. Lokal adalah bagian dari cerita identitas kota. Cerita yang mungkin sebelumnya tidak pantas dibuat, namun dengan tujuan populer, ini menjadi lebih menarik,” ujarnya.

Salah satu kisah horor lokal
Salah satu kisah horor lokal legendaris tentang Noni Belanda yang bercermin di salah satu hotel di Kota Malang. Foto: Azmy

Novan menyebut sejumlah kisah klasik yang turut menjadi bagian dari identitas daerah seperti Hantu Gepeng, Pocong Ningrum, Replika Keangkeran Wisma Erni di Lawang hingga tragedi mutilasi yang viral di Pasar Besar Malang tempo silam.

Lidos Fest membuktikan bahwa horor tidak selalu tentang ketakutan. Dengan sentuhan kreativitas dari para desainer mainan, elemen-elemen menyeramkan tersebut berhasil bertransformasi menjadi objek koleksi yang mendapat apresiasi secara luas.

“Dari tujuan pertama menghadirkan kengerian, rasa takut menjadi sesuatu yang lucu, menyenangkan. Itu sudah terjawab,” pungkas Novan.

Menjinakkan yang Angker

Diketahui, pameran art toys yang digagas Lidos Toys x Pop Slebor ini digelar di LOGE Bakery Coffee Space mulai 1 hingga 3 Mei 2026. Pengunjung tidak hanya melihat deretan koleksi mainan, tetapi juga diajak menyelami atmosfer mistis yang bikin bergidik ngeri namun artistik dan lucu.

Didit Prasetyo Nugroho, M. Sn. selaku salah satu inisiator dan kurator Pop Angker menjelaskan tema Urban Horror dalam pameran ini berangkat dari lanskap Kota Malang yang tidak pernah lepas dari kisah misteri. Setiap kota menyimpan lapisan cerita yang hidup di antara gang sempit, bangunan lama, pohon besar di tepi jalan, sudut kampung, kampus hingga jalanan di tengah kota.

art toys
Pengunjung saat melihat art toys yang mengisahkan kisah dan hantu lokal Malang di Pameran Pop Angker. Foto: Azmy

Cerita tentang penampakan, makhluk astral, dan kejadian ganjil bukan sekadar hiburan lisan, melainkan bagian dari memori sosial masyarakat Kota Malang. la diwariskan dari mulut ke mulut, berubah bentuk dari generasi ke generasi, lalu menetap sebagai folklore perkotaan.

‘Mereka tidak sekadar membuat sosok hantu dalam bentuk figur, tetapi menciptakan interpretasi baru atas rasa takut itu sendiri. Ada humor, ironi, nostalgia, sekaligus kritik terhadap cara masyarakat hari ini mengonsumsi horor sebagai tontonan,” paparnya.

Didit menjelaskan jika pameran ini sekaligus menjadi ruang temu bagi pegiat kreatif yang membaca ulang cerita-cerita urban di sekitarnya. Jika selama ini kisah itu dianggap gelap, menyeramkan, dan tak kasat mata, justru dihadirkan dalam bentuk yang bisa dilihat dan disentuh secara visual.

”Dalam konteks pameran ini, yang angker justru menjadi bahan baku penciptaan. Ketakutan diubah menjadi bentuk, karakter, dan narasi visual yang baru,” jelasnya.

POP ANGKER, sambung dia, pada akhirnya bukan hanya pameran mainan, melainkan arsip alternatif tentang Kota Malang. Arsip yang dibangun dari rumor, bayangan, ingatan kolektif, dan imajinasi warganya sendiri. Di ruang ini, yang seram bisa terasa lucu, yang lucu bisa terasa ganjil, dan yang populer ternyata masih menyimpan sisi gelapnya.

”Ketika rasa takut diberi bentuk, ia tidak lagi sekadar mengancam. la bisa menjadi sumber kreativitas,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

 

 

Tags: art toys malangevent hororEvent Malanghoror urban malangJembatan cangarkota malanglidoslidos toysmalangpameran art toysPop angkerpop sleborsugeng mutilasi

Related Posts

Polres Malang Ungkap 32 Kasus Narkotika, Amankan 49 Tersangka
News

Polres Malang Ungkap 32 Kasus Narkotika, Amankan 49 Tersangka

Selasa, 29 Sep 2026
Jalan Rusak di Taman Slamet Malang Diperbaiki Akhir 2026
News

Jalan Rusak di Taman Slamet Malang Diperbaiki Akhir 2026

Selasa, 29 Sep 2026
Kebakaran Pasar Besar Malang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Area 27 Meter Persegi Hangus
News

Kebakaran Pasar Besar Malang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Area 27 Meter Persegi Hangus

Selasa, 29 Sep 2026
DPRD Kota Malang Minta Trans Jatim Beri Manfaat bagi Angkot
News

DPRD Kota Malang Minta Trans Jatim Beri Manfaat bagi Angkot

Senin, 28 Sep 2026
Ratusan Sopir Angkot Malang Demo Tolak Bus Trans Jatim Koridor II
News

Ratusan Sopir Angkot Malang Demo Tolak Bus Trans Jatim Koridor II

Senin, 28 Sep 2026
Perpustakaan PPATK Buka Akses untuk Umum, Punya 5.600 Judul Buku Pencucian Uang
News

Perpustakaan PPATK Buka Akses untuk Umum, Punya 5.600 Judul Buku Pencucian Uang

Minggu, 27 Sep 2026
Next Post
Reuni alumni Teknik Mesin S-1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang). Foto/dok ITN Malang

Estafet Semangat Teknik Mesin ITN Malang: Aries Setiyawan Pimpin IKA Alumni, Siap Perkuat Kolaborasi Industri dan Almamater

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.