Tugumalang.id – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Resah Brawijaya menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Balai Kota Malang pada Senin, 15 Juni 2026. Mereka mendesak pemerintah menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai belum jelas pelaksanaannya di lapangan.
Aksi tersebut disambut baik oleh para Anggota DPRD Kota Malang, salah satunya Rendra Masdrajad SafaatRendra Masdrajad Safaat dari FPKS. Rendra mengatakan bahwa program yang menjadi sorotan masyarakat dan mahasiswa di lapangan itu perlu ditelaah kembali secara lebih mendalam.
Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Soroti Parkir Liar yang Ganggu Jalur Sepeda di Jalan Bandung
“Program ini harus dikaji lebih lanjut, karena banyak disoroti di lapangan baik oleh masyarakat maupun mahasiswa,” ucapnya.

Rendra mengakui program tersebut sejatinya membawa dampak positif bagi sebagian masyarakat, meski perbaikan pada sistem dan implementasinya di lapangan tetap perlu dilakukan.
“Program ini sebetulnya bagus dan banyak yang sudah merasakan manfaatnya, namun harus tetap dikaji dan diperbaiki dari sisi sistem maupun pelaksanaan di lapangan,” ungkapnya.
Rendra mengapresiasi langkah mahasiswa dan masyarakat yang turun menyuarakan aspirasi, sekaligus mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal jalannya pemerintahan demi perbaikan yang nyata.
Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Soroti Parkir Liar yang Ganggu Jalur Sepeda di Jalan Bandung
“Mari kita kawal bersama pemerintahan ini, terima kasih kepada mahasiswa dan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dan peduli kepada negara, mari bersama-sama kita kawal dan benahi agar lebih baik lagi,” pungkasnya.
Rendra berharap aspirasi yang telah disampaikan mahasiswa dan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah demi kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Tim Jiren
Editor: Herlianto. A


















