Tugumalang.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa otoritas sementara Venezuela telah menyepakati penyerahan 30 – 50 juta barel minyak kepada Amerika Serikat.
Hal ini disampaikan Trump melalui platform Trutch Social yang kemudian di repost oleh akun X @WhiteHouse pada Rabu (7/1/2026).
Trump menjelaskan bahwa penyerahan minyak tersebut merupakan sanksi yang diberikan kepada Venezuela. Ia berjanji uang yang diperoleh dari transaksi tersebut akan digunakan untuk kepentingan rakyat di kedua negara.
Baca Juga: Sejarah Hari Buruh, Berkembang Berkat Kesadaran Buruh di Amerika Serikat dan di Indonesia Dimulai Sejak Era Kolonial Belanda
“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa otoritas sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi yang berada di bawah sanksi kepada Amerika Serikat,” tulis Trump.
“Minyak ini akan dijual sesuai harga pasar dan uang itu akan berada di bawah kendali saya sebagai Presiden Amerika Serikat, untuk memastikan penggunaannya benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat Venezuela dan Amerika Serikat,” jelasnya.
Terkait dengan penyerahan minyak dari Venezuela ini, Trump telah meminta Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright untuk melaksanakan rencana tersebut.
Baca Juga: Pemkot Batu Dorong KBRI Segera Pulangkan WNI yang Terdampar di Pulau Guam, Amerika Serikat
30-50 barel minyak dari Venezuela akan diangkut ke Amerika Serikat menggunakan kapal penyimpanan. Setelah itu akan distribusikan langsung ke pelabuhan bongkar muat yang ada di sana.
Pada Senin, 5 Januari 2026 lalu, Trump juga sempat berujar perusahaan-perusahaan minyak asal Amerika Serikat tertarik untuk menanamkan investasi di Venezuela, khususnya infrastruktur di negara tersebut.
Sebelumnya pada 3 Januari 2026, Amerika Serikat melakukan serangan terhadap Venezuela dan berhasil menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro bersama istrinya, Cilia Flores.
Trump beralasan penangkapan Madura atas dugaan keterlibatan dalam narkoterorisme yang dianggap sebagai ancaman bagi Amerika Serikat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A


















