MALANG, Tugumalang.id – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) semakin memperkuat pengembangan keilmuan.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) unggulan di Indonesia, UIN Malang akan segera membuka dua fakultas baru yakni Fakultas Teknik serta Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam.
Rencana dibukanya dua fakultas ini telah mendapat persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Dalam surat Menteri PAN-RB Nomor B/652/M.KT.01/2026 tertanggal 17 Mei 2026 yang ditujukan kepada Menteri Agama Republik Indonesia. Persetujuan diberikan oleh pemerintah yang pada prinsipnya mendukung kebijakan Kementerian Agama dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pendidikan tinggi, termasuk di lingkungan UIN Malang.
Keputusan tersebut juga menjadi bagian dari perubahan Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) UIN Malang tahun 2026 ini. sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperkuat transformasi kampus berbasis integrasi ilmu keislaman serta sains dan teknologi.
Perkuat Fondasi Kajian Keislaman dan Penguatan Sains Teknologi
Pembentukan Fakultas Ushuluddin serta Fakultas Teknik dan Studi Islam menjadi bagian penting dalam upaya UIN Malang memperkuat fondasi kajian keislaman.
Ke depan dengan adanya fakultas baru ini, dapat menjadi pusat pengembangan studi keilmuan, khususnya studi Islam, sains, dan teknologi yang mendalam, kritis, dan kontekstual. Sekaligus menjaga tradisi intelektual Islam di tengah arus modernisasi zaman di tengah kemajuan teknologi.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Malang, Prof. Dr. H.M, Abdul Hamid menjelaskan adanya fakultas baru di UIN Malang, adalah sebagai bentuk dari penegasan penguatan keilmuan yang berjalan beriringan dengan studi keislaman sebagai ciri khas dari PTKIN.
“Kehadiran fakultas tersebut menjadi penegasan bahwa penguatan sains dan teknologi di UIN Malang tetap berjalan beriringan dengan penguatan ilmu-ilmu agama Islam sebagai identitas utama perguruan tinggi keagamaan Islam negeri,” kata pria yang akrab disapa Prof. Hamid ini.
Baca juga: Bangga! Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana Ditunjuk sebagai Sekretaris Amirul Hajj Indonesia 2026
Menurutnya kehadiran Fakultas Teknik menjadi langkah besar bagi UIN Malang dalam memperluas pengembangan keilmuan berbasis teknologi dan inovasi.
Fakultas Teknik ini disebut-sebut bakal menjadi Fakultas Teknik pertama di lingkungan PTKIN. Hal ini menjadi langkah baru bagi UIN Malang dalam mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai keislaman.
Seperti diketahui saat ini UIN Malang telah memilih program studi di bidang teknik, yakni Teknik Informatika, Teknik Arsitektur, Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin. Hadirnya fakultas ini akan semakin memperkuat tata kelola akademik serta meningkatkan daya saing UIN Malang di level nasional maupun internasional.
Kemenpan-RB dalam surat persetujuan yang dikirimkan ke Kementerian Agama meminta implementasi pembentukan fakultas baru disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada di Kementerian Agama.
Baca juga: 10 PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2026, UIN Malang Masuk 5 Besar
Sementara untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia diharapkan memanfaatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah ada, baik di lingkungan Kementerian Agama maupun instansi pemerintah lainnya.
Selain itu, pemerintah juga berharap UIN Malang dapat segera menyusun proses bisnis dan tata kelola hubungan kerja yang efektif dan efisien antar unit organisasi. Termasuk optimalisasi jabatan fungsional aparatur dan juga koordinasi intensif dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, juga menjadi perhatian dalam upaya pengembangan kelembagaan.
Kehadiran Fakultas Ushuluddin serta Fakultas Teknik dan Studi Islam di UIN Malang tidak sekadar memperluas struktur kelembagaan. Tetapi juga mempertegas visi UIN Malang sebagai kampus unggul berbasis integrasi ilmu, iman, dan teknologi.
Langkah besar ini menjadi bukti dari komitmen UIN Malang untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, modern, dan bereputasi internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai sebuah identitas lembaga.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
























