MALANG, Tugumalang.id – Atap gedung SMKN 1 Ampelgading ambruk pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 01.00 dini hari. Peristiwa ini diduga terjadi akibat hujan deras yang turun selama dua hari berturut-turut.
Bangunan sekolah yang berada di Desa Tirtomarto, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang tersebut dibangun pada tahun 2018. Konstruksi atap terbuat dari galvalum dan jarak antara usuk yang menopang genteng bangunan terlalu lebar.
Baca Juga: BPBD Kabupaten Malang Petakan 12 Kecamatan Rawan Angin Kencang dan Puting Beliung
“Diperkirakan jarak antara usuk satu dengan yang lain berjarak lebih dari satu meter sehingga tidak kuat menopang beban genteng,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan.

Akibat ambruknya atap ini, tiga ruang kelas mengalami kerusakan, yaitu kelas XII APHP 1, XII APHP 2, dan XII RPL 1. Kerugian materiil diperkirakan sebesar Rp200 juta.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dwi Anggraeni mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) akan tetap berjalan. Skema KBM telah dibuat oleh kepala sekolah dan tim manajemen dengan memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan tim manajemen sekolah dan komite untuk membuat informasi atau pemberitahuan kepada wali murid terkait kejadian tersebut,” kata Dwi.
KBM dialihkan ke beberapa kelas serta ruang laboratorium yang tidak rusak. Ia menyebut dirinya telah melakukan peninjauan ke lokasi sekolah dan berharap reruntuhan bisa segera dibersihkan.
“Besok kami dari Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang akan turun kembali ke lokasi,” kata Dwi.
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























