Minggu, November 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Demplot Agroekologi Tuban Hasilkan 4 Ton Padi saat Kemarau

Pupuk Kimia Berkurang 30 Persen

Aisyah Nawangsari Putri by Aisyah Nawangsari Putri
November 8, 2026 4:37 pm
in Advertorial
Demplot Agroekologi Tuban Hasilkan 4 Ton Padi saat Kemarau

Kegiatan tanam demplot transisi agroekologi di Kabupaten Bojonegoro oleh Koperasi Produsen Serikat Petani Tuban. Foto: dok. Koperasi Produsen Serikat Petani Tuban

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter
Tuban, Tugumalang.id – Koperasi Produsen Serikat Petani Tuban mengenalkan metode budidaya ramah lingkungan melalui Sekolah Lapang Agroekologi. Program tersebut dilengkapi praktik langsung dengan membuat demplot atau lahan percontohan sebagai tempat belajar bersama.

Demplot yang dimanfaatkan sejak Juli 2026 itu menunjukkan metode budidaya ramah lingkungan tetap mampu menghasilkan panen maksimal. Meski penggunaan pupuk kimia dikurangi 30 persen, lahan seluas 0,6 hektare tersebut tetap menghasilkan 4 ton padi.

“Kami membuat demplot agroekologi. Di fase pertama ini (digunakan untuk belajar) mengurangi pupuk kimia dan mengurangi pestisida-pestisida kimia,” ujar Ketua Pengurus Koperasi Produsen Serikat Petani Tuban Wahid Hasyim beberapa waktu lalu.

READ ALSO

Mahasiswa S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran UM Edukasi 24 Santriwati Al-Mustaqim Lawang soal Kesehatan Menstruasi

Butuh Dana Cepat Tanpa Jual Emas? Kenali Layanan Gadai Pegadaian

Baca juga: Sekolah Lapang Agroekologi Amartapadi Indramayu Dorong Petani Kurangi Ketergantungan Kimia

Ia menjelaskan, demplot yang berlokasi di Kecamatan Parengan tersebut tetap menghasilkan panen padi meskipun sempat mengalami keterbatasan pasokan air akibat musim kemarau. Capaian itu didukung kandungan bahan organik tanah yang cukup tinggi.

“Memasuki kemarau, kondisi padi memang kekurangan air. Tetapi masih panen dengan perolehan hasil yang normal,” ungkap Wahid.

Menurut Wahid, persoalan air menjadi salah satu tantangan utama petani di wilayah tersebut. Sebagian lahan pertanian merupakan sawah tadah hujan sehingga produktivitasnya sangat bergantung pada kondisi cuaca.

Demplot Agroekologi Tuban Hasilkan 4 Ton Padi saat Kemarau
Kegiatan ubinan padi. Foto: dok. Koperasi Produsen Serikat Petani Tuban

Tantangan semakin besar ketika sejumlah lahan yang sebelumnya mengandalkan jaringan irigasi teknis atau HIPPA mengalami gangguan akibat kerusakan peralatan. Akibatnya, petani kembali menghadapi keterbatasan pasokan air.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, koperasi turut mengenalkan kembali metode tanam yang telah diterapkan petani sejak dahulu. Di antaranya sistem rancah serta metode tanam benih langsung atau tunda tanam sesuai kondisi musim.

Wahid menilai, pengaturan waktu tanam dan pemilihan metode budidaya dapat membantu petani memanfaatkan periode hujan secara lebih optimal. Dengan begitu, lahan tadah hujan tetap berpeluang ditanami padi hingga dua kali dalam setahun.

“Itu adalah kasuistik di salah satu demplot kami yang memulai persemaian pada bulan Juli lalu,” kata Wahid.

Demplot Agroekologi Kurangi Ketergantungan Pupuk

Dalam Sekolah Lapang Agroekologi, petani juga belajar memperbaiki kondisi tanah dengan memanfaatkan limbah peternakan dan pertanian. Mereka didorong menerapkan pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia.

Wahid menjelaskan, ketergantungan terhadap pasokan dari luar masih menjadi salah satu persoalan petani. Selama ini, kebutuhan pupuk, pestisida, hingga herbisida masih banyak dipenuhi melalui pembelian di toko pertanian.

Baca juga: APPOLI Boyolali Kembangkan Pertanian Organik, Berdayakan Petani hingga Pemuda

Pengembangan Sekolah Lapang Agroekologi tidak lepas dari dukungan Aliansi Petani Indonesia (API). Sekretariat Nasional (Seknas) API selama ini memberikan dukungan berupa jaringan internasional, nasional, dan regional.

“Seknas API mendorong kemampuan organisasi melalui penyaluran challenge fund serta pendampingan transisi agroekologi,” kata Wahid.

Sekolah Lapang Agroekologi yang berlangsung sejak Juli 2026 itu diikuti anggota Koperasi Produsen Serikat Petani Tuban. Hingga November 2026, program tersebut telah memasuki pelaksanaan kelima dengan jumlah peserta rata-rata 25 hingga 30 orang dalam setiap kelas.

Kembangkan Usaha Benih hingga Jasa Tanam

Selain Sekolah Lapang Agroekologi, Koperasi Produsen Serikat Petani Tuban juga membangun kemandirian petani dalam memenuhi kebutuhan benih. Koperasi sekaligus mengembangkan pemasaran bersama setelah masa panen.

Menurut Wahid, pengelolaan benih dan pemasaran secara kolektif diharapkan memperkuat posisi petani dalam rantai produksi pertanian. Koperasi juga mengembangkan unit usaha jasa tanam untuk menjawab persoalan keterbatasan tenaga kerja.

Ia menjelaskan, regenerasi petani muda yang masih terbatas membuat ketersediaan tenaga kerja tanam semakin menjadi tantangan. Di sisi lain, tenaga kerja perempuan juga mulai menghadapi keterbatasan fisik untuk mengelola sawah atau kebun.

Melalui unit jasa tanam, koperasi menarik pemuda untuk terlibat dalam sektor pertanian. Sementara itu, para perempuan dilibatkan dalam proses persemaian.

“Dengan adanya unit usaha tanam, kami bisa melatih pemuda untuk kembali ke mekanisasi alat tanam. Kemudian ibu-ibu juga bisa terlibat membuat persemaian padi menggunakan nampan,” paparnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

redaktur: jatmiko
Tags: agroekologiAliansi Petani Indonesiademplot pertanianhasil panen padijasa tanamKoperasi Produsen Serikat Petani Tubanpertanian ramah lingkunganpetani Tubanpupuk kimiaSekolah Lapang Agroekologi

Related Posts

Fakultas Kedokteran UM dan Santriwati Al-Mustaqim Lawang soal Kesehatan Menstruasi
Advertorial

Mahasiswa S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran UM Edukasi 24 Santriwati Al-Mustaqim Lawang soal Kesehatan Menstruasi

Minggu, 8 Nov 2026
Butuh Dana Cepat Tanpa Jual Emas? Kenali Layanan Gadai Pegadaian
Advertorial

Butuh Dana Cepat Tanpa Jual Emas? Kenali Layanan Gadai Pegadaian

Minggu, 8 Nov 2026
Catat! Ini Syarat dan Cara Ikut Badai Emas Pegadaian 2026
Advertorial

Catat! Ini Syarat dan Cara Ikut Badai Emas Pegadaian 2026

Minggu, 8 Nov 2026
Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi 265 Sekolah Rakyat
Advertorial

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi 265 Sekolah Rakyat

Sabtu, 7 Nov 2026
Pembiayaan Porsi Haji Pegadaian dengan Jaminan Emas, Ini Syaratnya
Advertorial

Pembiayaan Porsi Haji Pegadaian dengan Jaminan Emas, Ini Syaratnya

Sabtu, 7 Nov 2026
Pegadaian Gelar Badai Emas, Hadiah Utama Saldo Emas 500 Gram
Advertorial

Pegadaian Gelar Badai Emas, Hadiah Utama Saldo Emas 500 Gram

Sabtu, 7 Nov 2026
Next Post
Amirah DPRD Kota Batu Kritik Wacana Pajak Pembalut Wanita

Amirah DPRD Kota Batu Kritik Wacana Pajak Pembalut Wanita

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.