Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Catatan Ombudsman Soal Kesamaan Ciri Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Redaksi by Redaksi
November 1, 2022 12:22 pm
in Peristiwa
Kertas kertas berisi foto jenazah korban Tragedi Kanjuruhan.

Kertas kertas berisi foto jenazah korban Tragedi Kanjuruhan. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Ombudsman Republik Indonesia menemukan keganjilan pada keterangan polisi dan rumah sakit soal kondisi spesifik para korban meninggal dan luka-luka akibat insiden penembakan gas air mata pada Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022.

Tim Hukum Aremania telah menegaskan bahwa mayoritas korban meninggal dunia punya kesamaan ciri. Selain mengalami luka patah tulang dan kain-lain, mulai bagian dada hingga kepala para korban membiru kehitaman. Bahkan mulutnya membusa.

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Untuk korban luka-luka, rata-rata mengalami mata merah dan bengkak akibat iritasi, sesak nafas, patah tulang hingga iritasi kulit seperti terbakar. Data ini didapat dari aduan keluarga korban di Posko Tim Gabungan Aremania (TGA) genap satu bulan pasca kejadian.

Ditambah, keluarga korban juga tidak mendapat informasi yang gamblang dari pihak rumah sakit. Padahal sesuai UU Kesehatan dan UI Kedokteran, setiap tindakan medis yang dilakukan harus atas persetujuan dan sepengetahuan keluarga korban.

Aremania Tunda aksi turun ke jalan
Posko Tim Gabungan Aremania (M Sholeh)

Terbaru, bahkan korban ke-135 Tragedi Kanjuruhan Farza Dwi Kurniawan (20) yang dirawat di RSSA Malang justru terkesan dikaburkan karena divonis terpapar COVID-19. Fakta-fakta ini belakangan diketahui justru tak dianggap bahkan terkesan ditutup-tutupi.

Kepala Ombudsman RI Mokhammad Najih juga mengetahui adanya laporan perbedaan kondisi korban pasca kejadian. Sementara dari keterangan kepolisian yang dipublikasikan selama ini justru bertolak belakang.

”Yang jelas kami tahu perbedaan orang meninggal karena oksigen atau gas air mata. Tapi kami masih belum bisa menyimpulkan, keterangan dari para saksi masih kita kumpulkan,” kata Najih dihubungi tugumalang.id, Selasa (1/11/2022).

Najih juga telah menerima laporan dari korban ke-135 yang dinyatakan COVID-19 oleh RSSA Malang. Menurut dia, itu lucu. Terlepas memang potensinya ada. Padahal menurut keterangan keluarga korban, kondisinya saat digotong mengalami pembiruan pada bagian dada hingga wajah.

”Dia kan juga nonton di stadion. Kan lucu, dirawat medis karena Tragedi, kok malah kena COVID-19 kan gimana ya. Itu kalau keluarga dapat fotonya malah bagus,” tuturnya.

Perbedaan-perbedaan keterangan informasi ini seharusnya segera diselesaikan. Bukan malah disepelekan. Dalam hal ini, para keluarga korban juga diminta untuk solid. Tim LBH, pendampingan juga harus bergerak mengingat adanya dugaan intimidasi polisi kepada keluarga korban.

”Jadi meskipun sudah diberi santunan, ya secara konteks penegakan hukum harus berlanjut. Caranya ya bersedia untuk diotopsi. Jadi memang perlu saling menguatkan, antara Aremania hingga awak media kepada keluarga korban,” harapnya.

”Harus berani dan jangan sampai malah tidak mendukung upaya pengusutan tuntas ini. Ini ada 135 orang meninggal di stadion ininsudah luar biasa parah lho ini,” tegasnya.

Pada prinsipnya, Ombudsman berharap kepolisian bersikap profesional dalam penegakan hukum atas tragedi memilukan ini. Menurut dia, kaburnya informasi yang beredar saat ini merupakan cermin dari kepanikan institusi.

Di saat-saat seperti ini, jelas Najih, seharusnya polisi tidak perlu membuat opini-opini tak perlu yang justru dapat membiaskan informasi. Karena ini menurut Najih juga berhubungan dengan citra polisi yang sedang memulihkan kepercayaan publik usai kasus Sambo.

”Tuntaskan dulu pemeriksaan baru informasi yang sudah utuh itu disampaikan. Jangan justru terkesan membuat masyarakat jadi bingung dengan opini-opini yang tak lengkap,” tegasnya.

”Jangan malah karena ini malah memperburuk citra polisi sendiri. Karena kalau tetap seperti ini kan yang memperburuk citra ya mereka sendiri,” imbuhnya.(*)

Reporter: Ulul Azmy

Tags: HeadlineKorban meninggalombudsman RItragedi kanjuruhan

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
ombudsman RI

Ombudsman RI : Potensi Maladministrasi pada Tragedi Kanjuruhan Sangat Kuat

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.