Tugumalang.id – Madu atau tak jarang dikenal sebagai cairan emas ini merupakan bahan alami yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun, di tengah banyaknya merk yang beredar di pasaran, tidak semua madu yang kita konsumsi benar-benar murni.
Tak jarang produk yang dijual saat ini ternyata sudah dicampur dengan pemanis buatan, sirup, atau air, yang bisa mengurangi manfaat kesehatannya.
Grace Tahir, direktur Mayapada Hospital melalui kanal YouTube gt.bodyshot, memberikan edukasi penting mengenai hal ini. Menurutnya, memastikan keaslian madu sangat penting agar kita bisa benar-benar mendapatkan khasiatnya.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Derbi Jatim Madura United vs Arema FC: Berebut Tiga Poin Penting!
“Madu itu sehat. Siapa bilang? Dan kamu yakin yang kamu minum itu adalah madu murni? Belum tentu lho… inilah cara paling simpel untuk mengetes madu di rumah kamu,” ujar Grace Tahir.
Untuk menghindari madu campuran, adalah 6 cara sederhana yang bisa dilakukan:
1. Uji dengan Air
Cara pertama dan yang paling sederhana adalah menguji dengan air. Ambil satu sendok makan madu, lalu masukkan ke dalam segelas air.
Grace menjelaskan bahwa madu murni memiliki massa yang lebih berat dan padat. “Jika madu murni, madu akan menggumpal dan mengendap di dasar tanpa mudah larut. Tetapi jika madunya mudah larut, itu mungkin mengandung tambahan lain seperti sirup,” jelasnya.
2. Tes dengan Kertas atau Tisu
Cara yang kedua yakni dengan meneteskan sedikit madu di atas selembar kertas atau tisu dapur. Grace menjelaskan, madu murni tidak mengandung kadar air yang tinggi, sehingga tidak akan langsung terserap ke dalam serat kertas.
Sebaliknya, jika madu cepat menyerap atau meninggalkan bekas basah yang mencolok, itu pertanda adanya tambahan air atau bahan lainnya.
3. Tes Panas
Selanjutnya kita juga bisa coba dengan memanaskan sedikit madu di atas sendok dengan api kecil. Perhatikan reaksinya dengan seksama. Madu yang murni akan mengalami karamelisasi dan berubah warna menjadi emas kecokelatan secara perlahan.
Baca Juga: Nikmati Sensasi Nasi Buk Madura di Malang: Kuliner Lezat yang Wajib Dicoba
“Madu yang murni akan berubah jadi warna karamel keemasan, bukan mendidih atau berbuih. Kalau mendidih atau berbuih dengan cepat, mungkin ada bahan lain di dalamnya,” ungkap Grace.
4. Perhatikan Warna Madu
Tak hanya itu, bentuk fisik dari madu itu sendiri juga bisa menjadi pembeda. Salah satunya adalah warnanya. Grace menyebutkan bahwa madu murni biasanya memiliki warna emas pekat atau amber yang khas.
Dan jika menemukan madu dengan warna yang terlalu bening atau pucat, perlu dicurigai bahwa madu tersebut telah diencerkan atau diberi tambahan pemanis lain.
5. Proses Kristalisasi Alami
Banyak orang salah kaprah dan mengira madu yang mengeras atau mengkristal adalah madu palsu. Padahal, menurut grace Tahir, kristalisasi adalah tanda alami madu murni seiring berjalannya waktu.
Perlu diperhatikan, jika madu tetap cair sempurna selamanya dan tidak pernah mengkristal, ada kemungkinan madu tersebut telah melalui proses pemanasan berlebihan sehingga terjadi kerusakan pada kandungan nutrisi alaminya.
6. Tes dengan Cuka
Metode terakhir adalah menggunakan sedikit cuka dapur. Grace memberikan arahan untuk mencampurkan madu dengan beberapa tetes cuka.
Jika madu tersebut asli, ia tidak akan menunjukkan reaksi kimia apapun. Namun, jika muncul busa atau buih, itu menunjukkan adanya kandungan air atau gula tambahan di dalam madu tersebut.
Mengecek kemurnian madu bukan hanya soal mendapatkan rasa yang enak, tapi soal memastikan investasi kesehatan jangka panjang bagi tubuh kita. “Jangan tertipu dengan madu palsu, karena nanti akan pahit di hati kamu,” pesan Grace menutup penjelasannya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/Magang
Editor: Herlianto. A
























