Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Cara Kampung Sanan Olah Limbah Tempe Jadi Produk Bernilai

Redaksi by Redaksi
Juni 11, 2025 9:00 am
in Bisnis
Limbah tempe buat pakan sapi di Kampung Sanan. Foto/dok

Limbah tempe buat pakan sapi di Kampung Sanan. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kampung Sanan yang dikenal sebagai sentra industri tempe di Kota Malang, berhasil mencuri perhatian publik dengan inovasi pengelolaan limbahnya yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Setiap harinya Kampung Sanan selalu memproduksi tempe hingga puluhan kilogram yang membuat limbah tempe juga ikut melimpah.

READ ALSO

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

“Produksi tempe gak pernah berhenti kecuali hari raya, makanya setiap hari bisa sampai puluhan kilo bahkan kuintal,” ucap salah satu pekerja di rumah produksinya.

Warga Kampung Sanan tidak hanya berfokus pada hasil utamanya, tapi juga memanfaatkan limbah produksi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari produk makanan hingga energi.

Baca Juga: Mahasiswa PPG Prajabatan UM Gelar Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Ari Kedelai di Kampung Sanan

Salah satu limbah utama yaitu sisa-sisa pengirisan tempe dari olahan keripik tempe yang dapat diolah lagi menjadi stik mendol.

“Sisa-sisa pengirisan tempe akan dikumpulkan, kemudian dikukus, dihaluskan, dibakar, lalu dicampur dengan tepung,” kata seorang produsen stik mendol.

Setelah melalui proses tersebut, adonan akan dicampur dengan bumbu-bumbu penyedap seperti bawang putih, garam, ketumbar, dan bumbu-bumbu lainnya, lalu akan dicetak dan digoreng hingga menjadi stik mendol dengan berbagai varian rasa.

Selain limbah irisan tempe, limbah tepung dari keripik tempe juga dimanfaatkan secara maksimal. Tepung halus yang tidak terpakai akan dijadikan dedak untuk pakan ayam atau bahan bakar alternatif untuk proses penggorengan.

Salah satu warga Kampung Sanan saat mengolah limbah tempe. Foto/dok
Salah satu warga Kampung Sanan saat mengolah limbah tempe. Foto/dok

Sementara remahan tepung yang berukuran lebih besar akan dipilah, dibumbui, dan dihangatkan untuk menjadi peyek tempe renyah yang akan dijual kepada pedagang-pedagang pecel dan rawon.

Sebelum melalui proses penggorengan, tempe akan direbus terlebih dahulu di wadah khusus. Saat proses perebusan, tempe akan mengeluarkan residu yang mengandung nutrisi.

Baca Juga: Festival Tempe Kampung Sanan, Agenda Tahunan Dinas Pariwisata Kota Malang

Residu ini dimanfaatkan sebagai pakan tambahan untuk sapi. Di Kampung Sanan terdapat sekitar 800 sapi yang pakannya menggunakan residu dari rebusan tempe ini.

Kotoran sapi yang dihasilkan juga akan dikumpulkan dalam wadah khusus yang akan difermentasikan menjadi biogas. Biogas dari kotoran sapi ini akan disalurkan menggunakan pipa-pipa yang tersebar di rumah-rumah warga yang dapat dimanfaatkan untuk sumber listrik. Inovasi ini menciptakan siklus energi yang efisien dan berkelanjutan.

“Kotoran sapi akan dikumpulkan di wadah yang terdapat dua tabung, yang satu untuk membuang kadar airnya, yang satu untuk mengalirkan gasnya. Kemudian gas itu akan keluar lewat paralon yang disalurkan ke rumah-rumah warga,” ucap Ibu RT di Kampung Sanan.

Tak hanya itu, limbah kulit tempe yang biasanya dibuang, Kampung Sanan bisa memanfaatkannya menjadi tepung yang dapat diolah lagi menjadi berbagai produk.

Limbah kulit tempe dikumpulkan dan dikeringkan terlebih dahulu sebelum digiling untuk menjadi tepung. Melalui tepung ini dapat menghasilkan produk makanan seperti kue, cemilan, puding, dan sebagainya, yang dapat dijual kembali oleh pelaku UMKM setempat.

Melalui upaya pengolahan limbah secara menyeluruh dan maksimal ini, Kampung Sanan tidak hanya menjadi sentra produksi tempe tetapi juga menjadi pionir dalam pengolahan dan pengelolaan limbah tempe yang berbasis ekonomi sirkular.

“Anggota Ibu mengolah limbah-limbah untuk dijadikan cuan cuan cuan, jadi dari hulu ke hilir tidak ada yang tersisa,” jelas Ibu Trinil selaku ketua dari komunitas GOSOYA.

Inovasi ini tidak hanya menguntungkan warga Kampung Sanan tetapi juga menguntungkan kita semua berkat inovasinya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Vio Aminno Jekaharap

Editor: Herlianto. A

Tags: Kampung Sanankampung tempekota malanglimbah tempe

Related Posts

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?
Bisnis

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Sabtu, 18 Jul 2026
Next Post
Seputih Hati Imani (kiri) dan Indra Mughni (kanan) saat pengalungan medali. Foto: KONI Kabupaten Malang

Pertama Kali Ikut Porprov, Hapkido Kabupaten Malang Sumbang 1 Emas dan 1 Perunggu

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.