MALANG, Tugumalang.id – Bupati Malang, Sanusi, menyerahkan bantuan berupa sepeda listrik roda tiga kepada penjual kue keliling yang menyandang disabilitas.
Penerima bantuan ini adalah Rofii (56) yang sehari-hari berkeliling menjual kue di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang dengan menggunakan kursi roda.
Bantuan diserahkan langsung oleh Sanusi kepada Rofii pada Selasa (23/7/2024) di rumah Rofii yang berada di Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Baca Juga: Proses Tanda Tangan Kontrak, Bupati Malang Pastikan Jalan Gondanglegi-Balekambang Dikerjakan Tahun Ini
Sepeda listrik senilai Rp9 juta tersebut bisa langsung digunakan oleh Rofii begitu ia mempelajari cara mengoperasikannya.

“Kami melihat warga Kabupaten Malang yang membutuhkan, pasti kami bantu. Kami ingin memberikan solusi pada masyarakat,” kata Sanusi.
Setiap hari, Rofii berjualan kue dengan menggunakan kursi roda di sekitar Jalan Kemiri, Jalan Sapta Marga, Jalan Panji, hingga Jalan Sultan Agung.
Ia berangkat setiap pukul 06.30 dan pulang sekitar pukul 15.00. Ia menjual kue yang dibuat oleh keponakannya yang diantar ke rumah Rofii setiap pagi.
Suatu hari Sanusi yang tengah berada di Kepanjen melihat Rofii berjualan kue sambil menggerakkan kursi rodanya. Sanusi pun tergerak untuk memberi bantuan kendaraan yang lebih layak dengan menggunakan dana dari Baznas Kabupaten Malang.
Baca Juga: Mahasiswa Membangun Desa, Bupati Malang Harap Perekonomian Masyarakat Bisa Meningkat
“Beliau kalau jualan pakai kursi roda, semoga terbantu (dengan sepeda listrik ini),” kata Sanusi.
Rofii menjadi penyandang disabilitas lebih dari satu tahun yang lalu. Ia menderita diabetes dan kakinya terpaksa diamputasi. Saat ia masih sehat, Rofii bekerja serabutan sebagai sopir dan kuli.
Selama ini Rofii tinggal sendirian di rumahnya. Kedua anaknya sudah berkeluarga dan tinggal bersama keluarga mereka masing-masing.
Ketua Baznas Kabupaten Malang, KH Khoirul Hafidz Fanani mengatakan pihaknya tak hanya memberikan bantuan sepeda motor listrik.
Setelah melihat kondisi rumah Rofii yang dinilai tidak layak, Baznas Kabupaten Malang juga akan merenovasi rumah Rofii.
Rumah tersebut tampak tak terurus dengan atap-atap yang bocor. Tak ada tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang layak. Di samping itu, lebar kusen pintu terlalu sempit sehingga sepeda motor listrik yang diberikan Sanusi kesulitan untuk masuk.
“Nanti rumahnya direnovasi. Pintunya dilebarkan dan di sini belum ada MCK,” kata Hafidz.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A































