Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Berusia 69 Tahun, GMNI Malang Bekerja, Makan dan Tidur Bersama Rakyat

Redaksi by Redaksi
Maret 14, 2023 3:42 pm
in Peristiwa
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat menggelar Turba di Dau, Kabupaten Malang.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat menggelar Turba di Dau, Kabupaten Malang. Foto/dok GMIN Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pada 23 Maret 2023 mendatang, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) akan memasuki usia gerakan ke-69. Sebagai gerakan yang berwatak kerakyatan (marhaenis), GMNI Malang menggelar giat-giat kemasyarakatan untuk memperingati ulang tahun tersebut.

Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Malang (DPC GMNI Malang) sebagai salah satu cabang organisasi nasional tersebut terus berupaya agar marwah organisasi bisa terjaga.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Menyongsong ulang tahun organisasi yang ke-69, GMNI Malang membuat giat kerakyatan dengan turun langsung ke masyarakat atau biasa dikenal “turun ke bawah” (turba) di Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pada giat yang berlangsung selama 3 hari tersebut, GMNI Malang berfokus pada kegiatan belajar bermasyarakat, analisis sosial hingga merumuskan rencana jangka panjang proses advokasi kerakyatan.

Mengangkat tajuk “bekerja, makan dan tidur bersama rakyat” GMNI Malang mengirim setidaknya 23 kadernya untuk hidup di rumah masyarakat (live in).

“Kader-kader kita sebar untuk tinggal di rumah masyarakat, kita imbau mereka untuk membantu pekerjaan masyarakat, makan apa yang masyarakat makan dan tidur di rumah yang mereka tumpangi,” ujar Ketua Bidang Organisasi GMNI Malang, Faizal, dalam rilisnya pada Tugumalang.id.

Sebelum terjun bermasyarakat, pada hari pertama kegiatan, Jumat (10/3/2023) para kader GMNI mendapatkan pembekalan materi terlebih dahulu tentang advokasi dan realitas masyarakat desa.

“Iya ada pembekalan dulu di hari pertama. Ada 2 materi yang intinya tentang bagaimana mengadvokasi rakyat, dan bagaimana realita kehidupan masyarakat desa,” lanjut alumnus sejarah UM tersebut.

Para kader GMNI yang menjadi peserta Turba disebar ke 3 dusun yang ada di Desa Selorejo, di antaranya  Dusun Gumuk, Krajan dan Selokerto.

Ketua Bidang Kesarinahan (Bidang Keperempuanan) GMNI Malang, Veronika menyampaikan, bahwa tujuan giat Turba ini adalah agar para kader bisa belajar bermasyarakat sembari melakukan analisis sosial untuk inventarisasi potensi dan permasalahan yang ada di Selorejo.

“Output jangka panjangnya memang kami (GMNI Malang) akan memfokuskan advokasi kerakyatan di Desa Selorejo. Marwah organisasi ini ya di giat akar rumput (kerakyatan). Ya semoga GMNI Malang bisa menjadi mitra yang akan membuat Desa Selorejo bertumbuh,” ujar wanita yang kerap dipanggil Erni tersebut.

Desa Selorejo memang terkenal dengan berbagai potensi yang ada di sana. Mulai dari potensi alam, pertanian, budaya hingga sosial masyarakatnya.

“Selorejo sangat kaya akan potensi. Bahkan bisa dibilang di sini adalah jantung perairan dan paru-paru Malang Raya. Bagaimana tidak, hutan-hutan yang ada di sini adalah penghasil air yang mengalir sampai ke berbagai daerah di Malang, bahkan Jawa Timur. Maka dari itu GMNI harus terlibat dalam upaya ini, gerakan konservasi alam ini,” imbuhnya.

Selama 2 hari bermasyarakat, para kader GMNI membantu berbagai pekerjaan sembari menganalisa masyarakat.

“Sudah ada inventarisir dari analisis awal potensi dan masalah di Selorejo. Tindak lanjutnya GMNI Malang akan mengolah dan memperdalam data yang ada untuk kemudian kita tarik solusi dan inovasi untuk kita tawarkan ke desa,” tambah Mahasiswa Pascasarjana Unitri tersebut.

Dilansir dari Instagram resminya (@gmnimalang), GMNI Malang akan mengadakan beberapa rangkaian giat untuk menyambut ulang tahun ke-69 GMNI, seperti turun bawah, screening kesehatan gratis, buka bersama anak yatim, konservasi alam hingga rembuk bersama masyarakat desa.

“Live in 3 hari ini awal dari proses advokasi GMNI malang. Targetnya semoga bisa maksimal dan konsisten dalam advokasi di Selorejo sebagai desa mitra kami (GMNI Malang),” katanya.

Dalam pembukaan giat yang dilaksanakan di Pendopo Kantor Desa Selorejo tersebut juga dihadiri oleh perwakilan perangkat Desa Selorejo, pegiat konservasi, para petani hutan hingga para alumnus GMNI.

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangBerita Malang TerkiniGMNIGMNI Malangkabupaten malangUlang Tahun GMNI

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Ilustrasi perempuan.

Perempuan di Kabupaten Malang Aktif Berpartisipasi di Politik

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.