MALANG – Ekskavasi situs bersejarah di Desa Srigading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang berhasil menemukan banyak artefak, termasuk batu Lingga dan batu Yoni.
Batu Lingga dan Yoni biasanya disusun menjadi satu karena memang merupakan sebuah kesatuan. Namun di situs-situs yang terbengkalai, kedua batu ini bisa saja terpisah.
Batu Lingga berbentuk lonjong seperti alu, sedangkan Yoni biasanya berbentuk persegi dengan tonjolan di satu sisi dan cekungan di bagian tengah. Batu Lingga kemudian disatukan di cekungan tersebut.

Batu Lingga-Yoni banyak ditemui di candi-candi Hindu Siwa dan Budha di Jawa Timur. Batu Lingga-Yoni juga ditemukan di beberapa candi di Jawa Tengah. Diyakini, Lingga-Yoni merupakan kiblat sembahyang bagi orang Hindu Jawa.
“Kalau menurut pendapat orang Hindu di Bali, batu Lingga-Yoni ini adalah kiblat sembahyangnya Hindu Jawa. Jadi mereka kalau sembahyang menghadapnya ke batu itu,” ujar Harisya Putri Jelita, ilustrator di Museum Singhasari.
Saat itu Putri tengah mendampingi Tugu Malang melihat batu Lingga yang baru ditemukan di situs Srigading. Ia kemudian menjelaskan makna dari batu yang diyakini menjadi tempat pemujaan tersebut.

“Lingga-Yoni itu perlambang kehidupan. Perempuan dan laki-laki jika bersatu akan menciptakan sebuah kehidupan,” kata Putri.
“Kalau di versi manusia, Lingga-Yoni itu perwujudan Dewa Siwa dan Dewi Parwati,” imbuhnya.
Dewa Siwa sendiri merupakan simbol maskulinitas dalam kepercayaan Hindu. Sementara Dewi Parwati merupakan simbol kesuburan.
“Kalau bahasa mudahnya, Lingga itu perlambang alat kelamin laki-laki dan Yoni itu perlambang alat kelamin perempuan,” tutur Putri.
Selain itu, Lingga-Yoni juga melambangkan keseimbangan. Di dunia ini akan selalu ada hal-hal yang berlawanan namun menciptakan keseimbangan. Ada laki-laki perempuan, siang malam, baik buruk, dan sebagainya. “Jadi seperti yinyang-nya orang Jawa,” pungkas Putri.
Reporter: Aisyah Nawangsari
editor: jatmiko
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID ,
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id