MALANG, Tugumalang.id – Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang optimistis realisasi penerimaan dari kedua sektor tersebut mampu melampaui target yang telah ditetapkan pada tahun 2026.
Plt Kepala Bapenda Kota Malang, Moh Sulthon, mengatakan bahwa realisasi penerimaan opsen pajak kendaraan hingga pertengahan Juni 2026 menunjukkan tren yang positif. Bahkan, capaian Opsen PKB telah melampaui target yang ditetapkan untuk Triwulan II tahun 2026.
Realisasi Opsen PKB Lampaui Target Triwulan II
Sulthon menjelaskan, target penerimaan Opsen PKB Kota Malang pada tahun 2026 sebesar Rp132,4 miliar. Hingga 14 Juni 2026, realisasinya telah mencapai Rp56,075 miliar atau setara 42,34 persen dari target tahunan.
“Jadi hingga 14 Juni 2026, realisasi opsen PKB sudah mencapai 42,34 persen,” ujarnya.
Menurut Sulthon, capaian tersebut cukup menggembirakan karena target realisasi pada Triwulan II 2026 dipatok sebesar 40 persen. Dengan demikian, penerimaan Opsen PKB telah melampaui target yang ditentukan.
Baca juga: Bapenda Kota Malang Sosialisasikan Opsen PKB dan BBNKB hingga Tingkat RT RW
Capaian Opsen BBNKB Masih Berpotensi Dikejar
Sementara itu, target penerimaan Opsen BBNKB pada tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp60,5 miliar. Hingga pertengahan Juni, realisasinya mencapai Rp21,5 miliar atau sekitar 35,51 persen.
Meski masih berada sedikit di bawah target Triwulan II, Bapenda Kota Malang tetap optimistis capaian tersebut dapat dikejar sebelum akhir Juni 2026.
“Harapannya sampai akhir Juni nanti seluruh target Triwulan II bisa terlampaui, baik untuk PKB maupun BBNKB,” katanya.
Optimalisasi Opsen Pajak untuk Menjaga PAD Kota Malang
Sulthon menegaskan bahwa optimalisasi penerimaan opsen pajak kendaraan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas PAD Kota Malang. Pasalnya, keberlanjutan berbagai program pembangunan daerah sangat bergantung pada kemampuan pemerintah dalam mencapai target pendapatan yang telah direncanakan.
“Pelaksanaan pembangunan tidak bisa berhenti. Karena itu, pendapatan daerah harus terus dijaga agar sesuai target yang telah direncanakan,” tegasnya.
Baca juga: Pendapatan Opsen PKB dan BPNKB Tunjukkan Tren Positif, Bapenda Kota Malang Masifkan Sinergi Jemput Bola
Sebagai upaya meningkatkan penerimaan, Bapenda Kota Malang terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai Opsen PKB dan Opsen BBNKB. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memahami fungsi, manfaat, dan mekanisme opsen pajak kendaraan yang saat ini menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


















