Kota Batu – Kesiapsiagaan tim medis menjadi kunci penting dalam kelancaran pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Kota Batu. Salah satu buktinya terlihat saat insiden dialami seorang atlet paralayang putri dari Kabupaten Situbondo yang mengalami over landing atau mendarat jauh dari titik pendaratan, Jumat (27/6/2025).
Atlet tersebut tengah bertanding di nomor akurasi individu ketika insiden terjadi. Beruntung, tim medis dari RSUD Karsa Husada Kota Batu yang bersiaga di lokasi langsung bergerak cepat (gercep) memberikan pertolongan pertama.
RSUD Karsa Husada diketahui menerjunkan dua tim medis khusus untuk mendukung dua cabang olahraga (cabor) berisiko tinggi, yaitu paralayang dan sepak bola. Kedua cabor tersebut dikenal memiliki potensi cedera cukup tinggi, sehingga membutuhkan pengawasan medis intensif.
Baca juga: 96 Atlet Paralayang Siap Berebut Medali Emas Porprov Jatim 2025 di Gunung Banyak Kota Batu
Direktur RSUD Karsa Husada Kota Batu, dr. Muhamad Rizal, menjelaskan bahwa sejak pembukaan Porprov pada 25 Juni 2025, pihaknya telah menyiagakan dua kelompok tim medis. Untuk cabor paralayang, tim terdiri dari satu dokter, empat perawat, dan satu sopir ambulans.
“Semua peralatan medis darurat kami siagakan lengkap. Mulai dari ambulans, alat pacu jantung, tensimeter, hingga sistem rujukan cepat. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung kelancaran dan keselamatan selama Porprov IX Jatim 2025 berlangsung,” ujar dr. Rizal.
Hingga hari ketiga pelaksanaan, kata Rizal sudah ada 4 atlet yang membutuhkan penanganan medis. ”Ada yang lecet-lecet, ada juga fraktur ringan. Tapi semua aman, tidak sampai operasi,” imbuh Budi Sulaksono, petugas IGD sekaligus tim medis RSUD Karsa Husada Kota Batu.
Baca juga: Jadi Tuan Rumah, Atlet Paralayang Kota Batu Bidik Juara di IPAC 4th Series
Budi menegaskan kesiapan timnya memberikan pertolongan apa pun yang dibutuhkan atlet, apalagi para atlet datang jauh dari seluruh Jatim.
”Kami akan bersiaga hingga hari terakhir event cabor Paralayang semoga semua atlet bisa menyelesaikan pertandingan dengan selamat,” harapnya.
Sementara itu, di sepak bola putri yang berlangsung di Stadion Brantas, beberapa pemain juga sempat harus dirujuk karena benturan keras di lapangan. Tapi lagi-lagi, semua tertangani dengan cepat.
Tak hanya emergency, mereka juga menyiapkan layanan ringan. Tim kesehatan RSUD Karsa Husada tak hanya mengurus yang berdarah-darah. Mereka juga buka layanan cek kesehatan ringan dan konsultasi gratis untuk panitia dan peserta Porprov.
”Jadi, bukan cuma tanggap darurat, tapi juga gerak di jalur promotif dan preventif. Total ada 18 cabor yang digelar di Kota Batu selama Porprov ini. Tim medis dari RSUD Karsa Husada siap berjaga dari awal sampai selesai,” tegas Rizal.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























