Malang, Tugumalang.id – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Rabu (20/8/2025) siang. Sedikitnya lima bangunan di tiga desa dilaporkan mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 13.35 WIB. Salah satu bangunan terdampak adalah tempat usaha cuci mobil dan motor milik Upik Indayani (45) di Jalan Panglima Sudirman, Desa Pagentan. Angin kencang membuat kanopi depan bangunan roboh dan menutup sebagian akses jalan.
“Peristiwa ini juga sempat menyebabkan kemacetan di jalur Surabaya–Malang. Namun, setelah dilakukan evakuasi bersama warga, pada pukul 15.40 arus lalu lintas kembali lancar,” kata Sadono.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Pakisaji: Banjir Rendam 10 Rumah, Angin Kencang Rusak 4 Rumah
Rincian Kerusakan di Tiga Desa
Desa Pagentan: Satu tempat usaha cuci mobil/motor rusak bagian kanopi.
Desa Gunungrejo (Dusun Biru): Tiga rumah rusak, atap terbuka diterjang angin.
Desa Klampok: Satu rumah mengalami atap terbuka, air hujan masuk dan menggenangi bagian dalam rumah.
Total lima bangunan rusak dengan 17 jiwa terdampak. Warga masih membutuhkan atap sementara untuk mengantisipasi hujan susulan.
“Rumah terdampak belum tertangani dan membutuhkan atap sementara. Sementara itu, rumah yang sempat tergenang sudah dibersihkan mandiri oleh pemiliknya,” tambah Sadono.
Baca juga: Angin Kencang Terjang Malang Selatan, 18 Bangunan Rusak
Estimasi Kerugian
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, kerugian materiil akibat bencana angin kencang di Singosari diperkirakan mencapai Rp40 juta.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko


















