Malang, Tugumalang.id – Para pemimpin usaha, profesional, entrepreneur, investor, dan pengambil keputusan akan berkumpul di Bali dalam AMA Indonesia Conference 2026 – Executive Business Forum pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Konferensi yang digelar di Prime Plaza Sanur, Bali, tersebut mengusung tema “From Management to Wealth Creation”. Forum ini menjadi ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan sekaligus membangun koneksi dan peluang kolaborasi lintas sektor.
Diselenggarakan Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia), konferensi ini membawa gagasan bahwa kemampuan mengelola organisasi tidak berhenti pada terciptanya perusahaan yang berjalan baik. Manajemen juga perlu diarahkan untuk menciptakan nilai, membangun aset, memperkuat organisasi, dan menghasilkan kekayaan yang berkelanjutan.
Pembahasan akan mengaitkan keputusan manajemen dengan penciptaan enterprise value. Materinya mencakup strategi, kepemimpinan, investasi, dan penguatan organisasi sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.
Forum ini merupakan bagian dari rangkaian agenda nasional AMA Indonesia yang tahun ini diselenggarakan di Bali. AMA Indonesia menjadi wadah bagi pemimpin bisnis, profesional, akademisi, entrepreneur, dan praktisi untuk mengembangkan kompetensi manajemen, kepemimpinan, jejaring, serta kontribusi terhadap dunia usaha Indonesia.
Baca juga: ParagonCorp Raih Gold Award di ETHCA 2025, Harumkan Nama Indonesia di Asia Tenggara
Peserta juga akan mendapatkan perspektif lintas sektor. Topik yang dibahas mencakup pengelolaan BUMN dan investasi nasional, leadership, human capital, entrepreneurship, infrastruktur, perbankan, hingga value investing.
Sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang dijadwalkan hadir sebagai narasumber:
- Prof. Dr. Burhanuddin Abdullah, Ketua Dewan Pembina AMA Indonesia.
- Arief Yahya, Anggota Dewan Pembina AMA Indonesia.
- Donny Oskaria, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia dan Kepala BP BUMN (to be confirmed).
- Dr. Alex Denni, Ketua Umum AMA Indonesia.
- Lo Kheng Hong, value investor yang dikenal sebagai “Warren Buffett Indonesia”.
- I Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna, Founder/Owner Krisna Holding Company.
- Denny Januar Ali, Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Pertamina Hulu Energi (PHE).
- Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (to be confirmed).
- Rivan Achmad Purwantono, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (to be confirmed).
- Fajar Rizky Lucky, Direktur Keuangan & SDM PT Peruri (to be confirmed).
- Dr. Eman Sumirat, SE, M.Buss, Akademisi dan Praktisi Keuangan/Investasi serta lecturer SBM ITB.
Konferensi tersebut menargetkan sekitar 500 peserta. Sasaran pesertanya meliputi business owner, entrepreneur, C-level, senior executive, investor, pemimpin BUMN dan korporasi, akademisi, komunitas bisnis, serta profesional yang tengah mempersiapkan diri menuju jenjang kepemimpinan yang lebih tinggi.
Tiket konferensi dibanderol Rp850.000. Harga tersebut sudah termasuk gala dinner, seminar kit, dan sesi networking.
Registrasi peserta dibuka mulai pukul 13.00 WITA. Acara dimulai pukul 14.00 WITA. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui website resmi www.amaconferencebali.com.
Salah satu narasumber, Eman Sumirat, mengajak peserta memanfaatkan forum tersebut untuk belajar sekaligus membangun jejaring. Eman menyampaikan hal itu dalam kesempatan terpisah di Jakarta.
“Saya akan hadir di Executive Business Forum, tempat berkumpulnya para pengusaha, manager, leader, yang menghadirkan banyak tokoh bisnis, salah satunya investor saham yang dijuluki ‘Warren Buffett Indonesia’, Bapak Lo Kheng Hong. Di forum tersebut para peserta bisa networking, berkolaborasi dan bersinergi, bisa belajar dari yang terbaik untuk menata manajemen dari para leader, pemimpin perusahaan, komisaris, direksi, bahkan juga investor saham, untuk bisa lebih mengasah skill, knowledge, ada tips dan trik juga dalam berinvestasi, dan bagaimana mengelola bisnis,” jelas Eman.
Eman juga menilai pengetahuan investasi perlu berjalan bersama pengalaman dalam menjalankan dan mengelola bisnis.
“Ada yang namanya investasi saham, perlu juga pengetahuan dan pengalaman bagaimana menjalankan dan mengelola sebuah bisnis. Nanti kita bisa bertemu dengan para expert yang akan membagikan cerita bagaimana mengelola investasi yang bisa menghasilkan cuan, dan bagaimana mengelola perusahaan agar sustain, bertahan, dan bisa menjadi lebih besar lagi ke depannya,” imbuhnya.
AMA Indonesia Conference 2026 membawa pesan “Great management should ultimately create value, and sustainable value creates wealth”. Forum tersebut mengajak pelaku usaha dan profesional melihat manajemen sebagai fondasi dalam menciptakan nilai dan kekayaan yang berkelanjutan.
AMA Indonesia Conference 2026 akan berlangsung Jumat, 2 Oktober 2026 di Prime Plaza Sanur, Bali. Forum ini mempertemukan pemimpin bisnis, entrepreneur, investor, dan decision maker untuk memperluas wawasan, membangun koneksi, serta mendapatkan perspektif mengenai manajemen dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis AMA Indonesia
editor: jatmiko































