Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Lahirkan 700 Alumni, Program Sakura STIE Malangkucecwara Diapresiasi Balai Bahasa Jatim

Redaksi by Redaksi
Maret 4, 2024 4:14 pm
in Pendidikan
STIE Malangkucecwara

Penandatanganan kerja sama STIE Malangkucecwara dengan Balai Bahasa Jatim. Foto / Feni Yusnia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur (Jatim), Umi Kulsum mengapresiasi Program Sakura 2024 inisiasi STIE Malangkucecwara (ABM). Hal itu disampaikan dalam penutupan program yang dikemas dengan Gebyar Seni dan Gelar Kinerja Belajar Mahasiswa Program Sakura 2024, Senin (4/3/2024).

“Kami apresiasi atas terselenggaranya Program Sakura 2024. Kami berharap program BIPA yang luar biasa, dilakukan STIE Malangkucecwara ini menjadi salah satu upaya untuk menduniakan Bahasa Indonesia,” ujarnya.

READ ALSO

SEMA-F Psikologi UIN Malang Studi Banding dengan BLM UNAIR dan UPNVJT

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

STIE Malangkucecwara
Prof Suyoto (kiri) beserta 10 mahasiswa Kanda University sekaligus peserta Program Sakura 2024. Foto / Feni Yusnia

Dikatakan, bahwa saat ini sudah ada 54 negara yang mengajarkan Bahasa Indonesia kepada masyarakatnya. Sebagai lembaga fasilitator dan koordinator BIPA di Jatim, ia berharap kolaborasi ini mampu mendukung lebih banyak kegiatan berbasis literasi.

Baca Juga: Jelajah Indonesia, Mahasiswa Jepang Jalani Program Sakura 2024 di STIE Malangkucecwara

“Kami berharap bukan hanya BIPA, tapi mungkin bisa mengembangkan kerja sama di bidang peningkatan kompetensi kemudian pengembangan kebahasaan negara, kegiatan berbasia literasi lainnya yang tertuang dalam kerja sama yang kita tandatangani,” sambungnya.

Program Sakura sendiri adalah salah satu bentuk program pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), kerja sama antara STIE Malangkucecwara dengan Kanda University of International Studies Jepang.

Program Sakura
Kemeriahan Gebyar Seni mahasiswa peserta Program Sakura 2024 di STIE Malangkucecwara. Foto / Feni Yusnia

Penutupan ini diwarnai dengan penampilan berbagai budaya dari 10 mahasiswa Program Sakura yang bertajuk ‘Jelajah Indonesia’ itu. Mulai dari tari tradisional hingga fashion show batik.

Ada pula penandatangan kerja sama antara STIE Malangkucecwara dengan Balai Bahasa Jatim, kemudian SMK Negeri 1 Trowulan Mojokerto, SMK Nahyada Global dan SMK Muhamamdiyah Malang.

Baca Juga: Simak Informasi Syarat dan Prosedur Pendaftaran Mahasiswa Baru STIE Malangkucecwara, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!

Ketua STIE Malangkucecwara Drs Bunyamin PhD, menegaskan, banyaknya kegiatan internasional ini adalah implementasi visi STIE Malangkucecwara sebagai perguruan tinggi bisnis yang berorientasi global. Sekaligus menjadi pembeda dari perguruan tinggi swasta lainnya.

Di Indonesia, kata Bunyamin, ada 4 ribu lebih perguruan tinggi dan sekitar 360 perguruan tinggi swasta di Jatim.

“Ini yang unik dari kami. Kira-kira perguruan tinggi yang punya kegiatan internasional seperti ABM, rasanya sangat sedikit. Kerja sama kami dengan Kanda University kurang lebih sudah 23 tahun, hubungan ini betul-betul seperti kakak adik,” jelasnya.

Ia mengakui bahwa tak sedikit yang mempertanyakan posisi STIE Malangkucecwara sebagai sekolah bisnis atau sekolah bahasa. Mengingat banyaknya kegiatan internasional yang digalakkan.

Selain Program Sakura, ABM punya program student exchange, intership internasional, dipercaya menjadi mitra pemerintah dalam penyelenggaraan Darmasiswa RI hingga menerima hibah international Erasmus+ dari Uni Eropa.

Belum lagi, dua prodi dan kampus ini sudah terakreditasi unggul, serta tak sedikit alumninya yang bekerja sebelum lulus di Jepang.

“Banyak yang bertanya, ini sekolah bisnis atau sekolah bahasa? Karena kami percaya, bahasa adalah ilmu yang paling tua. Bahasa adalah sumber ilmu, dengan bahasa knowledge bisa tersampaikan dengan baik,” tutur dia.

Senada, Direktur Indonesian Studies Program (ISP) STIE Malangkucecwara Suprapti menyampaikan, sejak pertama kali dilaksanakan pada 2002, pihaknya sudah meluluskan sekitar 700 mahasiswa Jepang melalui program BIPA.

“Dari 2002 hingga hari ini, angkatan intensif (Program Sakura) 2024, kami sudah meluluskan kira-kira hampir 700 mahasiswa (Jepang) yang belajar di sini,” kata dia

Ia melanjutkan, kegiatan ini terealisasi berkat kolaborasi berbagai pihak. Termasuk warga setempat yang berperan sebagai keluarga homestay.

“Kami ingin mengenalkan budaya dan Bahasa Indonesia ke mancanegara sehingga Program Sakura bisa menjadi wadah pengenalan dengan cara berbeda,” urainya.

STIE Malangkucecwara
Foto bersama mahasiswa Program Sakura dengan jajaran STIE Malangkucecwara. Foto / Feni Yusnia

Sementara itu, Pendamping Program ISP sekaligus penanggungjawab mahasiswa Program Sakura Prof Suyoto menjelaskan, sistem pembelajaran program ini menggunakan metode celup total. Ada 10 orang peserta, mereka dibagi ke dalam dua kelompok yaitu Papeda dan Rendang.

Nilai akhir mereka nanti mengacu pada beberapa indikator penilaian. Mulai dari semangat dan kesungguhan belajar, ketahanan dan perjuangan dalam menggunakan Bahasa Indonesia, serta pemahaman dan penghargaannya terhadap budaya.

Dengan begitu, mahasiswa Jepang ini ditetapkan dapat memahami sekaligus menghargai keragaman budaya melalui program-program yang ada.

“Capaiannya sangat luar biasa, 70 persen (mahasiswa) mendapat nilai unggul, setara A+,” imbuhnya.

Salah satu mahasiswa Program Sakura bernama Yamaguci mengaku senang selama satu bulan di Malang. Ia tak hanya punya pengalaman menyenangkan tapi juga bertemu banyak orang baru.

“Guru di sini sabar, mau memberi contoh, memberi penjelasan saat saya tidak mengerti. Untuk belajar tari ini awalnya saya merasa sulit karena kali pertama tapi saat ini saya bisa menari dengan baik. Saya merasa senang. Awalnya saya kurang percaya diri berbicara tapi sekarang saya menikmatinya,” tukas perempuan itu.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter : Feni Yusnia
editor: jatmiko

Tags: Alumni STIE MalangkucecwaraProgram SakuraSTIE Malang Kucecwara

Related Posts

SEMA-F Psikologi UIN Malang Studi Banding dengan BLM UNAIR dan UPNVJT
Advertorial

SEMA-F Psikologi UIN Malang Studi Banding dengan BLM UNAIR dan UPNVJT

Selasa, 13 Okt 2026
Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
BCA

Ada Promo Bunga KPR hingga Kredit Motor DP 0 Persen di BCA Expoversary Malang 2024

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.