Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Cerita Ika Ayu Pratiwi Kembangkan Media Pembelajaran ‘Karena Cinta’ Berkat Wardah Inspiring Teacher

Redaksi by Redaksi
Juni 11, 2021 7:01 pm
in Pendidikan
Ika Ayu Pratiwi saat membagikan pengalamannya mengembangkan media pembelajaran.

Ika Ayu Pratiwi saat membagikan pengalamannya mengembangkan media pembelajaran.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Wardah Inspiring Teacher (WIT) ternyata melahirkan banyak guru-guru inspiratif dengan banyak metode pembelajaran yang revolusioner dan inovatif. Salah satunya adalah Ika Ayu Pratiwi yang juga guru TKIT VMC Depok, Jawa Barat.

Ika begikan pengalamannya mengajar PAUD sejak tahun 2012. Tapi sebenarnya ia sebelumnya sudah mengajar Bahasa Perancis di salah satu SMA, namun, suaminya tidak mengijinkan ia mengajar di SMA lagi.

READ ALSO

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

“Sebelumnya saya oleh Kepala Sekolah (PAUD) dituntut untuk mengurus administrasi tanpa melihat kondisi profil kurod itu seperti apa sih, kemudian proses pembelajaran yang harus saya berikan seperti apa,” terangnya saat membagikan cerita kepada para jurnalis dalam acara Fellowship Jurnalis Pendidikan yang digagas oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) dan PT Paragon Technology and Innovation beberapa waktu lalu.

Mengetahui hal ini Perempuan berhijab ini merasa kurang sreg, oleh sebab itu mencoba sebisa mungkin untuk membuat media pembelajaran yang dapat menarik perhatian siswa siswinya.

“Jadi, sejak 2012 saya dibilang seperti pemulung oleh murid-murid saya, karwna saya selalu mengumpulkan barang-barang bekas berupa koran hingga kardus sebagai media pembelajaran,” ungkapnya.

Tapi, waktu itu tidak ada satupun guru yang mendukung Ika, para guru tersebut justru bilang buat apa repot-repot melakukan hal tersebut.

“Dan proses saya tidak diterima oleh teman-teman guri itu cukup lama, tapi saya terus saja,” kenangnya sedih.

“Lalu saya bergabung dengan Komunitas Guru Belajar di Depok, dari situ saya baru menemukan teman-teman sefrekuensi, sevisi misi. Jadi, mengajar bukan sekedar dari administrasi, tapi bagaimana kita mengenal profil murid kita sehingga bisa memberikan stimulasi untuk anak-anak sesuai dengan kebutuhan mereka,” lanjutnya.

Sebenarnya Ika sendiri sudah mengetahui program Wardah Inspiring Teacher, namun ia tidak memiliki kepercayaan diri untuk mengikuti program bikinan PT Paragon Technology and Innovation ini.

“Awalnya saya mengira ini adalah sebuah kompetisi, makanya saya tidak mencoba mendaftar secara mandiri. Tapi saya menceritakan ini kepada mantan-mantan murid saya, salah satunya yang paling besar saat ini sudah masuk (kuliah) semester 3,” ungkapnya.

“Akhirnya dari murid-murid ini ingin mendaftarkan saya ke Wardah Inspiring Teacher, tapi saya bilang saya gak percaya diri. Dalam benak saya waktu itu ini seperti ajang pemilihan Puteri Indonesia gitu. Jadi, tidak terpikirkan ini adalah sebuah pelatihan yang diberikan oleh Wardah, dan saat masuk saya tidak menyangka bisa sampai ke tahap akhir,” imbuhnya.

Saat memasuki program Wardah Inspiring Teacher pada tahun 2020, total ada 1.200 peserta, hingga akhirnya berkurang sampai 200 peserta.

“Dan di sini tidak ada kompetisi sama sekali, kita sebagai peserta satu sama lain saling mengisi dan saling berkolaborasi. Walaupun kita hanya berkomunikasi secara virtual, kita merasa bahwa ini bukanlah perlombaan,” tuturnya.

“Saya belajar bersama Kampus Guru Cikal, dimana saya bisa menulis. Sebelumnya menulis itu terasa susah banget, tapi setelah gabung di sini ternyata ada ilmunya atau ada atap yang saya dapatkan,” tambahnya.

 

Dan terceburlah Ika di Wardah Inspiring Teacher, dan ia merasa tercebur di jalan yang benar.

“Karena dapat materi-materi baru dan dapat pengalaman-pengalaman baru, kemudian teman-teman di Wardah Inspiring Teacher ini saling mengisi saling melengkapi. Kalau kita butuh apa, teman-teman langsung menjawab di grup itu,” ungkapnya.

Kemudian setelah masuk dan mendapatkan bimbingan, ia merasa semakin yakin bahwa dirinya mampu mengembangkan media yang sudah dibuat untuk mengajar PAUD di tahun 2012.

“Dan setelah semua percobaan dan masukan, akhirnya jadilah media saya ini bernama ‘Karena Cinta,’ atau singkatan dari Kartu Ediplasi Nama Cara Inovasi Pra Membaca dan Pra Menulis Bermakna dengan Tema,” tegasnya.

Perempuan ramah senyum ini tidak pernah mengira bahwa media yang ia biat ini dapat membantu anak-anak dan juga orang tua merasa senang.

“Orang tua merasa terbantu karena ternyata stimulasi-stimulasi yang diberikan ternyata membuat tidak nyaman. Membuat anak merasa capek, karena anak harus les dan ingin istirahat. Lalu akhirnya anak tersebut saya ajak diskusi maunya pembelajaran seperti apa, lalu saya buat inovasi pembelajaran menggunakan puzzle dari kardus, tapi anak tersebut masih merasa sudah pernah main tersebut,” terangnya.

Setelah Ika menerima pelatihan dari Wardah Inspiring Teacher, ternyata ada poin-poin penting yang ia terima.

“Contohnya ternyata saya itu purna rupa atau saya perfeksionis. Ternyata itu salah besar, ternyata saya haris lebih berani mencoba duku da diaplikasikan dulu, gak usah menunggu ini perfek selesai,” jelasnya.

“Akhirnya saya membuat stimulasi dari kartu-kartu baca yang bisa digunakan anak-anak. Lalu stimulasi tersebut saya ambil dari alat dan bahan yang biasa dia mainkan di kelas. Jadi, alat-alat yang mereka sukai saya kumpulkan seperti batu warna-warni, dan ini tidak hanya hisa digunakan stimulasi belajar membaca atau menulis saja, tapi juga berhitung,” pungkasnya.

Tags: guruTeacherWardah

Related Posts

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
film - Film An Offering to Soul Gambarkan Keterpurukan Ekonomi Saat Pandemi

Film An Offering to Soul Gambarkan Keterpurukan Ekonomi Saat Pandemi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.