Rabu, Juli 22, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Tren Barcode Korea di TikTok Rambah Pelajar, Polres Malang Akan Gelar Sosialisasi untuk Pencegahan

Redaksi by Redaksi
November 14, 2023 9:57 pm
in News
Ilustrasi TikTok

Ilustrasi TikTok. Foto: Pixabay.com

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Tren Barcode Korea di TikTok telah merambah pelajar yang ada di Indonesia. Barcode Korea merupakan istilah yang merujuk pada tindakan melukai diri sendiri menggunakan benda tajam dalam bentuk garis paralel seperti barcode.

Sebanyak 11 pelajar SD di Situbondo menjadi korban tren ini dan menyayat lengan mereka pada Oktober 2023 lalu. Saat ditanya oleh guru, mereka mengaku mengikuti tren yang ada di TikTok.

READ ALSO

CCTV Rekam Lansia Rebahan di Rel Sebelum Tewas Tertabrak Kereta di Malang

Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga

Baca Juga: TikTok Shop Resmi Ditutup, Asa Pedagang Pakaian di Pasar Kota Malang Bangkit

Melihat adanya tren ini, Polres Malang akan melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah agar pelajar di Kabupaten Malang tidak mengikuti tren berbahaya tersebut. Ini merupakan salah satu upaya Polres Malang dalam melindungi kesehatan dan kesejahteraan mental generasi muda.

“Fenomena seperti ini sangat mengkhawatirkan, terlebih jika tidak segera ditangani dengan serius, bisa menjadi permasalahan kesehatan mental yang lebih besar di kalangan pelajar,” ujar Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, Selasa (14/11/2023).

Baca Juga: Parkir Vertikal Kayutangan Bakal Dibangun Awal 2024, Lokasinya Eks DLH

Menurut Taufik, tren Barcode Korea ini tak hanya bisa membahayakan kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental pelajar yang terlibat dalam tren tersebut. “Fenomena Barcode ini dapat menjadi tanda bahwa anak-anak tersebut sedang mengalami masalah mental dan emosional yang mendorong mereka untuk melakukan tindakan menyakiti diri sendiri,” imbuh Taufik.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam mencegah fenomena ini di kalangan pelajar. Orang tua pun diimbau agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di rumah, sementara para guru juga diharapkan bisa memberi perhatian ekstra terhadap siswa-siswinya.

“Tidak hanya memberikan pendidikan formal, namun para guru juga harus peka terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka. Dengan kerjasama yang baik antara keluarga dan sekolah, kita dapat mencegah dampak negatif yang lebih lanjut dari tren berbahaya ini,” kata Taufik.

Melalui sosialisasi dan pengawasan orang dewasa, Taufik berharap fenomena ini bisa diatasi dan tercipta lingkungan pendidikan yang aman bagi generasi muda. Ia pun mengimbau semua pihak agar turut berperan aktif dalam melindungi kesehatan mental dan fisik anak-anak.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor:Herlianto. A

Tags: Barcode KoreaKoreatiktok

Related Posts

Tewas Tertabrak Kereta - CCTV Rekam Lansia Rebahan di Rel Sebelum Tewas Tertabrak Kereta di Malang
News

CCTV Rekam Lansia Rebahan di Rel Sebelum Tewas Tertabrak Kereta di Malang

Rabu, 22 Jul 2026
Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga
News

Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga

Selasa, 21 Jul 2026
Tak Nyaman dengan Kebisingan, Pemuda Sukun Malang Ciptakan Website EWS Sound Horeg
News

Tak Nyaman dengan Kebisingan, Pemuda Sukun Malang Ciptakan Website EWS Sound Horeg

Selasa, 21 Jul 2026
Ingat! Mobil Dilarang Melintas Bendungan Lahor Per 1 Agustus 2026, Motor Masih Boleh
News

Ingat! Mobil Dilarang Melintas Bendungan Lahor Per 1 Agustus 2026, Motor Masih Boleh

Selasa, 21 Jul 2026
Penampilan sosok Faiq, penjual kambing mirip Yesus di Kota Batu yang viral. Foto: Dok
News

Niat Berdakwah, Penjual Kambing Mirip Yesus di Kota Batu Viral di Medsos

Selasa, 21 Jul 2026
Pemkot Malang Matangkan Rencana Angkot Pelajar Gratis
News

Pemkot Malang Matangkan Rencana Angkot Pelajar Gratis

Selasa, 21 Jul 2026
Next Post
Bupati Malang, Sanusi menerima penghargaan dari Ketua Pengurus Pusat DMI, Muhammad Jusuf Kalla.

Konsisten Gelar Subuh Keliling, Bupati Malang Terima Penghargaan dari Dewan Masjid Indonesia

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.