Sabtu, Oktober 10, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

BPBD Kota Malang Petakan Wilayah Berpotensi Banjir dan Longsor

Redaksi by Redaksi
November 9, 2023 1:26 pm
in News
Banjir - BPBD Kota Malang Petakan Wilayah Berpotensi Banjir dan Longsor

Ilustrasi bencana alam di Kota Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mulai menggencarkan mitigasi kebencanaan. BPBD Kota Malang juga memetakan wilayah Kota Malang yang berpotensi terjadi bencana banjir dan tanah longsor.

Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno menyampaikan bahwa wilayah yang berpotensi terjadi banjir di Kota Malang di antaranya wilayah Kedawung, Galunggung, Bareng hingga Jalan Sunandar Priyo Sudarno.

READ ALSO

SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?

Mas Bechi Dimasukkan ke Penjara Lagi, 6 Petugas Diperiksa

“Kami punya record kejadian banjir yang berulang. Seperti tahun lalu, banjir di Kedawung sampai saat ini masih terulang,” ungkapnya.

Sedangkan banjir di Galunggung, dia mengatakan bahwa kontur tanah wilayah itu memang cekung. Dikatakan, pemeliharaan saluran drainase yang belum optimal juga menjadi faktor penyebab air hujan dari arah selatan dan utara menggenang di cekungan tersebut.

Baca Juga: Pembangunan 34 Drainase Pemecah Banjir di Kota Malang Ditargetkan Selesai Oktober 2023

Kemudian di wilayah Bareng, Prayitno mengungkapkan bahwa ada sungai yang ukurannya mengecil. Selain itu, lahan permukiman padat di Bareng juga berada di kontur tanah yang rendah.

“Lalu potensi banjir di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo itu juga harus diwaspadai ketika hujan lebat datang,” lanjutnya.

Menurutnya, banjir yang di Kota Malang disebabkan karena 2 faktor. Yakni faktor kesadaran masyarakat yang membuang sampah di sungai masih tinggi dan faktor jaringan saluran air atau drainase yang rendah.

“Jadi faktornya memang kesadaran masyarakat dan daya dukung konstruksi jaringan saluran air,” ucapnya.

Di sisi lain, Prayitno juga memetakan wilayah di Kota Malang yang rawan dan berpotensi tinggi terjadi tanah longsor ketika musim penghujan mendera. Dikatakan, wilayah rawan tanah longsor ada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, Sungai Metro hingga Sungai Bango.

Menurutnya, kontur tanah di semua wilayah daerah aliran sungai secara alamiah memang rawan bencana tanah longsor ketika musim penghujan datang. Terlebih, jika diatasnya terdapat bangunan permukiman masyarakat.

“Sehingga kami terus mengedukasi masyarakat agar menghindari untuk bermukim atau membuat tempat usaha di sepanjang tepi DAS sungai manapun, Brantas, Metro, Bongo dan lainnya,” kata dia.

“Karena memang ini gejala alami, jika curah hujan tinggi otomatis permukaan tanah menjadi lunak. Sehingga daya dukung untuk menahan beban dari atas menjadi lebih rendah,” lanjutnya.

Dia tak memungkiri bahwa kondisi masyarakat Kota Malang yang tinggal di daerah aliran sungai atau sempadan sungai kebanyakan tak memiliki pilihan untuk tinggal di tempat yang lebih aman.

Kini, BPBD Kota Malang telah melakukan mitigasi dini untuk mengantisipasi dan meminimalisir ancaman bencana alam di Kota Malang. Seperti pemasangan 100 lebih rambu waspada bencana longsor, pemasangan 13 Early Warning Sistem (EWS) atau alaram sistem peringatan diri bencana banjir hingga menyiagakan 52 Kelurahan tangguh di Kota Malang.

Melalui Kelurahan Tangguh, update informasi cuaca ekstrem dapat disebarluaskan ke masyarakat Kota Malang melalui sosial media dan grup whatsapp. Dengan demikian, masyarakat bisa bergerak lebih dini untuk meminimalisir munculnya korban bencana alam.

“Jadi kami support penuh Kelurahan Tangguh, kami sudah edukasi mereka sepanjang tahun. Keberadaan mereka menjadi garda terdepan untuk ketangguhan masyarakat ketika terjadi bencana sosial, alam dan non alam,” tuturnya.

“Untuk mendukung kecepatan layanan, kami juga kuatkan Kecamatan Tangguh. Kami siapkan 20 personel terlatih dan peralatan seperti perahu karet hingga pompa air. Sehingga ketika ada bencana, kecamatan bersama Kelurahan Tanggug bisa cepat tanggap bencana,” imbuhnya.

Dikatakan, beberapa perangkat daerah di Kota Malang seperti DPUPR-PKP Kota Malang dan DLH Kota Malang juga melakukan pemeliharaan saluran air atau drainase. Yakni melalui program Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS).

DPUPR-PKP Kota Malang menurutnya juga tengah melaksanakan pengerjaan proyek pembangunan masterplan drainase Kota Malang. Kemudian melakukan perbaikan sejumlah plengsengan sungai bersama BBWS.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: banjir di kota malangBPBD kota malangPotensi Banjir Kota Malang

Related Posts

SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?
News

SPBU Kota Malang Kosong dan Antre Panjang, Pertalite Langka?

Jumat, 9 Okt 2026
Kakanwil Ditjenpas Jatim, Kusnali,  saat berada di Lapas Kelas I Malang menjelaskan soal Mas Bechi. (Foto/M Sholeh)
News

Mas Bechi Dimasukkan ke Penjara Lagi, 6 Petugas Diperiksa

Jumat, 9 Okt 2026
Siswa SMK PGRI 3 Malang mendapat pengalaman kerja nyata lewat program servis motor gratis dalam rangka HUT Jatim ke-81. Foto: Azmy
News

Program Servis Motor Gratis Skariga Malang di Momen HUT 81 Jatim, Kuota Layanan Membeludak

Kamis, 8 Okt 2026
Karat, Unit Metal asal Kota Malang Masuk Nominasi AMI Awards 2026, Jejeri Sal Priadi
News

Karat, Unit Metal asal Kota Malang Masuk Nominasi AMI Awards 2026, Jejeri Sal Priadi

Rabu, 7 Okt 2026
Pengunjung saat mencoba sensasi wisata baru birdwatching di Gunung Arjuno yang digagas Profauna Indonesia. Foto: Dok.
News

Cara Profauna Tekan Perburuan Liar di Gunung Arjuno Lewat Ekowisata Birdwatching

Rabu, 7 Okt 2026
25 Ribu KK di Kota Malang Belum Terverifikasi Desil, DPRD Minta Percepatan
News

25 Ribu KK di Kota Malang Belum Terverifikasi Desil, DPRD Minta Percepatan

Rabu, 7 Okt 2026
Next Post
Serangkain kegiatan re-branding Posyandu jurusan PLS UM.

Jurusan PLS UM Gagas Re-Brand Posyandu untuk Akselerasi Pencegahan Stunting Desa Wonokerso

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.