Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Refleksi Hari Santri, UB Malang Angkat Isu-Isu Pemikiran di Pesantren

Redaksi by Redaksi
Oktober 28, 2023 9:35 pm
in Pendidikan
Acara seminar dan kajian pesantren di UB Malang dalam rangka Hari Santri Nasional.

Acara seminar dan kajian pesantren di UB Malang dalam rangka Hari Santri Nasional. Foto/dok for TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Berbagai kalangan mulai dari santri, mahasiswa, dosen, peneliti, aktivis, dan pegiat literasi berkumpul di aula perpustakaan Universitas Brawijaya pada Jumat (27/10/2023).

Mereka antusias menghadiri Seminar dan Kajian Pesantren yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Pesantren dan Pemberdayaan Masyarakat (PSP2M), Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Kepribadian Mahasiswa (UPT PKM) Univeristas Brawijaya, Lakpesdam NU Kota Malang, dan Cita Intrans Selaras (Intrans Publishing Group).

READ ALSO

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Ketua Panitia, Muhammad Lukman Hakim, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2023. “Kegiatan ini melibatkan banyak pihak dan dikumpulkan dalam momentum yang sama yaitu hari santri,” kata dia.

Baca Juga: Gerhana Bulan Sebagian 29 Oktober 2023 Dini Hari Bisa Diamati di Malang Raya

Menurut Lukman, sapaan akrab dosen Mata Kuliah Umum Universitas Brawijaya (MKU UB) tersebut, kegiatan hari santri yang mengangkat isu-isu pemikiran sangat jarang ditemukan di berbagai tempat. “Ini relevan dengan semangat akademik yang ada di kampus,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini selaku narasumber yaitu KH Mohammad Nafi (Pengasuh Pesma Al-Hikam Malang), Prof Dr Mujamil Qomar (Guru Besar Filsafat dan Pemikiran Islam Modern UIN SATU Tulungagung), Prof Dr KH Ahmad Munjin Nasih (Guru Besar Pemikiran Islam Universitas Negeri Malang) dan Dr Mohammad Anas (Dosen Filsafat dan Sosiologi Modern UB sekaligus Kepala UPT PKM UB).

Kiai Nafi menyampaikan sebuah refleksi tentang diksi-diksi apik yang selama ini dilekatkan pada pesantren perlu menjadi perhatian bersama dalam konteks refleksi yang mendalam terhadap apa yang ada dan sedang terjadi di pesantren.

Baca Juga: Pemkot Malang Segera Perbaiki Keretakan Konstruksi Jembatan Kaca di Kampung Warna Warni Jodipan

“Sebab pesantren sudah terlanjur disebut sebagai entitas yang tak pernah ada habisnya untuk dikaji. Mulai dari arus pemikiran, dinamika, dan tradisi yang dipertahankan sekaligus berkembang di dalamnya. Kegiatan ini salah satu upaya untuk mendiskusikan hal itu,” kata Wakil Rais Syuriah PCNU tersebut.

Sementara itu, dalam kesempatan kedua, Prof Mujamil memaparkan ide dan refleksi yang sudah ditulis dalam ketiga bukunya. Buku tersebut berjudul Aksiologi Pendidikan Pesantren: Etika dan Internalisasi Nilai Islam di Pesantren, Intelegensia Pesantren: Epistemologi Pembaharuan Pesantren, dan Arus Utama Pemikiran Pesantren.

“Masing-masing buku saya ini menghadirkan refleksi dan usulan-usulan baru dalam membangun basis pemikiran pesantren. Ada juga yang menguji ‘capaian’ pendidikan dan kitab kuning yang ada di pesantren,” tegas Ketua STAIN Tulungagung periode 2006-2010 tersebut.

Profesor Mujamil juga menjelaskan bahwa kitab kuning sangat berjasa dalam mewarnai pemikiran pesantren adalah hal yang tidak bisa dipungkiri. Namun, jika menganggap kitab kuning mampu menjawab semua persoalan agama kontemporer, ini perlu dikaji kembali aktualisasi dan relevansinya.

Sementara itu, Profesor Munjin menegaskan arus pemikiran kalangan pesantren bisa dilacak dari tiga kategori yang dirumuskan oleh pemikir muslim, yaitu tekstual, kontekstual, dan liberal. Ketiga arus ini bisa ditemukan di pesantren. Ini bagian dari akar dan dinamika pemikiran Islam di Indonesia.

Adapun Dr Anas memberikan penjelasan mengenai tuduhan stagnasi pemikiran Islam dan pesantren sesungguhnya tidak tepat. Menurutnya, pesantren di Indonesia yang mayoritas bermadzhab Syafi’i memiliki akar pemikiran dan rasionalitas yang kuat. “Ini modal luar biasa untuk mengembangkan pesantren dari aspek pemikiran,” kata dia.

Kegiatan yang berlangsung gayeng selama tiga jam ini dilengkapi dengan diskusi dan pandangan-pandangan lain dari peserta yang hadir. Hal yang menarik lainnya, antusias peserta ini juga dilengkapi dengan berbagai doorprize produk usaha santri. Mulai dari beberapa buku menarik dari LTN PWNU Jawa Timur & CITILa Grup, juga ada mukena dari kimya.id.

Editor: Herlianto. A

Tags: Hari Santri NasionalPemikiranPesantrenub

Related Posts

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Pendidikan

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Sabtu, 18 Jul 2026
UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Diskusi Bersama tentang materi “Sekolah Legislatif.”

Gelar Sekolah Legislatif, FH UNISMA Hadirkan DPRD Kota Malang dan Kota Batu

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.