Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Sampah Dapur Jangan Dibuang, Jadikan Pupuk Aja, Begini Caranya

Redaksi by Redaksi
September 1, 2023 11:35 am
in Tips
Ilustrasi sampah dapur diolah jadi pupuk.

Ilustrasi sampah dapur diolah jadi pupuk. Foto/Pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Di tengah upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah, ada solusi kreatif bagi setiap rumah tangga untuk mengurangi timbunan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Salah satu solusi tersebut adalah dengan mengubah sampah dapur menjadi pupuk kompos yang berguna untuk kegiatan pertanian. Bagaimana caranya? Caranya sangat mudah.

READ ALSO

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Mula-mula pisahkan sampah organik dan anorganik. Saampah dapur seperti sisa makanan, sayuran yang tidak terpakai, kulit buah, serta dedaunan adalah jenis sampah organik yang dapat dijadikan bahan baku produksi pupuk kompos. Sementara plastik, bungkus jajan, dst. adalah anoganis yang bisa dibuang ke TPA.

Baca Juga: Cepat Ngantuk saat Baca Buku? Coba 5 Tips Ini

Dalam proses pengomposan, sampah dapur organik dicampur dengan bahan yang mengandung karbon seperti daun kering, serbuk gergaji, atau jerami. Setelah dicampur, proses penguraian berlangsung dengan bantuan mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan cacing tanah.

Selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan, sampah dapur tersebut akan mengalami perubahan menjadi pupuk kompos yang kaya akan nutrisi. Nah, setelah jadi tinggal digunakan untuk pemupukan seperti tanman cabe, straberri, dan jenis sayur-sayuran lainnya di rumah.

Baca Juga: 8 Tips Ini Membantu Kamu Mengontrol Emosi

Pupuk organik ini, selain meningkatkan kesuburan tanah, juga membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia yang berpotensi merusak lingkungan. Pupuk kompos dari sampah dapur bisa menghasilkan hasil panen yang lebih segar dan sehat.

Dengan memanfaatkan sampah dapur untuk dijadikan pupuk kompos, kita tidak hanya ikut serta mengurangi volume sampah yang kini menjadi persoalan dunia, tetapi juga turut berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih baik. Mulailah melestarikan lingkungan dari rumah tangga kita sendiri.

Penulis: Amir Hamzah (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: KomposPupuk OrganiksampahSampah Dapur

Related Posts

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya
Tips

Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya

Jumat, 7 Agu 2026
Belanja Fashion Wanita di Malang - 6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG
Tips

6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG

Jumat, 7 Agu 2026
5 Toko Sayur di Merjosari Malang untuk Belanja Harian Anak Kos
Tips

5 Toko Sayur di Merjosari Malang untuk Belanja Harian Anak Kos

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Petugas melakukan penanganan kecelakaan yang terjadi di Tol Pandaan-Malang.

Sopir Hiace yang Sebabkan Kecelakaan di Tol Pandaan-Malang Ditetapkan sebagai Tersangka

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.