Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Upaya Lokal Preneur Indonesia Bangkitkan Perekonomian Guru Ngaji hingga Jukir di Bondowoso

Redaksi by Redaksi
Mei 31, 2023 8:17 pm
in Peristiwa
Local Preneur Indonesia

Founder Local Preneur Indonesia, Baskoro mengunjungi Farid Wibowo, jukir yang kini memiliki usaha warung kopi (dok)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Bondowoso, Tugumalang.id– Kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat dalam masa pandemi mendorong Baskoro untuk melakukan gerakan sosial. Founder Lokal Preneur Indonesia itu telah membangkitkan perekonomian guru ngaji, pekerja proyek, pekerja salon hingga juru parkir (jukir) di Bondowoso.

Baskoro, Founder Lokal Preneur Indonesia mengungkapkan bahwa dahulu dirinya merasa miris dan prihatin atas kondisi teman temannya yang kesulitan ekonomi pada masa pandemi 2020 lalu. Tak hanya teman temanya, masyarakat di sekitarnya ternyata juga mengalami hal yang sama.

READ ALSO

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Founder Local Preneur Indonesia, Baskoro meninjau budi daya ikan lele yang dikembangkan penerima manfaat program Local Preneur Indonesia (dok.)

Dia kemudian menemukan orang orang berbagai latar belakang yang mengalami kesulitan ekonomi. Mulai guru ngaji, pekerja proyek, pekerja salon hingga jukir.

Diketahui, guru ngaji itu merupakan pengajar tanpa gaji. Guru itu mencukupi kebutuhan sehari harinya dengan bekerja sebagai pekerja proyek. Namun sumber penghasilan itu terkendala saat pandemi.

Kemudian ada seorang pekerja salon, pekerja proyek hingga jukir yang tak mendapatkan penghasilan akibat pandemi. Baskoro kemudian memberikan bantuan modal usaha kepada mereka agar bisa bangkit dari kondisi yang ada.

“Tujuan saya sederhana, saya hanya ingin teman teman ini punya sumber penghasilan,” kata Baskoro.

Baskoro mendorong mereka untuk memulai usaha baru agar tidak tergantung pada pekerjaan sebelumnya yang memang tengah krisis ekonomi. Dia memberikan modal berwirausaha mulai berjualan jajanan, bakso, warung kopi hingga budi daya lele.

“Siapapun yang belum punya kesempatan bangkit untuk meraih mimpinya, percayalah dalam keadaan separah apapun pasti ada peluang,” ucapnya.

Program Lokal Preneur Indonesia yang digagas Baskoro itu kini telah membuahkan hasil positif.

Program makan gratis setiap Jumat yang dijalankan Suyanto, guru ngaji penerima manfaat program Local Preneur Indonesia (dok.)

Suyanto (45), guru ngaji asal Botolinggo, Bondowoso yang menerima manfaat Lokal Preneur Indonesia itu mengaku saat ini telah memiliki 3 usaha yakni penjualan sosis, bakso dan budi daya ikan lele.

“Saya sampai sekarang masih ngajar ngaji, memang dari dulu ikhlas tidak digaji. Dulu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari saya kerja proyek konstruksi, tapi terkendala karena pandemi,” paparnya.

BACA JUGA: Belajar Kepedulian dari Eko Baskoro, Pejuang Lingkungan dan Kemanusiaan Asal Bondowoso

Dia kemudian mengaku bersyukur telah bertemu dengan Baskoro hingga menjadi penerima program Lokal Preneur Indonesia. Melalui program wirausaha itu, Suyanto kini bisa mewujudkan cita cita anaknya untuk memiliki kendaraan pribadi.

“Alhamdulillah bisa mewujudkan keinginan anak saya untuk memiliki sepeda motor sendiri,” ucap ayah 2 anak itu.

Suyanto bahkan juga menjalankan program makan gratis dan belanja gratis untuk masyarakat sekitarnya. Sejak setahun terakhir, Suyanto melakukan program makan gratis di kediamannya setiap hari Jumat.

Kemudian dia juga menjalankan program belanja gratis di warung klontong sekitarnya sejak 8 bulan terakhir. Setiap hari Minggu, Suyanto mendatangi salah satu warung klontong untuk melangsungkan program belanja gratis itu. Di warung itu, sekitar 30 warga bisa berbelanja gratis.

“Itu memang sengaja untuk membantu warung warung di desa saya agar laris, bahkan juga desa sekitar. Ini sekarang banyak warung yang ngantre untuk program belanja gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Cholil (30), warga Tenggaran, Bondowoso yang juga merupakan penerima program Lokal Preneur Indonesia mengaku telah memiliki usaha warung kopi dan budi daya lele.

Cholil yang dahulu merupakan pekerja proyek di Surabaya sejak 2015 itu merasa senang bisa berkarya di tanah kelahirannya.

“Sekarang saya bisa punya usaha kopi dan ternak lele, dan bisa bekerja dekat dengan keluarga,” kata dia.

“Saya memang punya mimpi memiliki usaha UMKM sendiri saat kerja proyek di Surabaya. Sekarang sudah terwujud setelah bertemu Pak Baskoro,” imbuhnya.

Program wirausaha lokal preneur
Founder Lokal Preneur Indonesia, Baskoro (kaos abu abu) bersama para penerima program wirausaha yang kini sudah memiliki usaha masing masing saat berkunjung ke kantor Tugu Media Group (M Sholeh)

Senada dengan Cholil, Siti Aminah (33), warga Tegal Ampel, Bondowoso yang juga penerima program Lokal Preneur Indonesia merasa bersyukur bisa memiliki usaha yang menjanjikan. Dia yang sebelumnya memiliki usaha salon, kini juga telah memiliki usaha budi daya ikan lele.

Aminah saat ini juga diberi kepercayaan untuk memasarkan hasil budi daya ikan lele dari teman teman seperjuangannya.

“Saya juga memasarkan hasil panen lele teman teman ini. Saya memasarkan di marketplace, permintaan lele sangat tinggi sampai kewalahan,” jelasnya.

“Meski masih baru terjun, usaha ternak lele ini cukup menjanjikan dan potensial untuk meningkatkan perekonomian,” lanjutnya.

Di sisi lain, Farid Wibowo (30), mantan Jukir asal Blindungan, Bondowoso mengaku terbantu dengan program Lokal Preneur Indonesia. Dia saat ini sudah memiliki usaha warung kopi sendiri dan tak lagi menjadi jukir ruko.

“Gaji jukir ruko dulu sebulan hanya Rp 150 ribu. Kerjanya panas panasan, kalau hujan ya kehujanan. Sekarang alhamdulillah punya warung kopi,” paparnya.

Melalui usaha warung kopi itu, Farid mengaku bisa membantu kebutuhan sehari hari orang tuanya. “Alhamdulillah setidaknya bisa membantu orang tua,” ujarnya.

Farid membuka usaha warung itu setiap malam. Siangnya, dia juga aktif membantu budi daya ikan lele dari teman teman sesama penerima program.

“Kalau siang saya bantu ternak lele, sekalian untuk belajar agar nanti bisa mengelola sendiri ketika sudah punya lahan,” tandasnya.

 

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: bondowosolokal preneurLokal Preneur IndonesiaPerekonomianperekonomian guru ngaji

Related Posts

Wali Kota Batu Nurochman beserta jajaran saat ziarah makam Mbah Batu jelang HUT Kota Batu ke-25. Foto: Dok.
Peristiwa

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Rabu, 14 Okt 2026
Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai
Peristiwa

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Rabu, 14 Okt 2026
Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Nyaleg PDIP Kota Malang

Perjalanan Prayitno Maju Nyaleg untuk Pecahkan Masalah Sampah hingga Image Kumuh di Kotalama

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.