Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Asyiknya Berburu Takjil di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang

Redaksi by Redaksi
April 17, 2023 9:40 am
in Asli Malang
Suasana Berburu Stand Takjil di daerah Soekarno Hatta Malang

Suasana Berburu Stand Takjil di daerah Soekarno Hatta Malang. Foto/Efryca

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Di hari-hari menjelang kahir bulan Ramadan ini, warga Kota Malang masih tampak bersemangat untuk berburu takjil. Itu terlihat dari banyaknya warga yang memadati jalan Soekarno-Hatta (Suhat) Kota Malang, Jawa Timur.

Di kawasan itu, memang terbilang menjadi tempat favorit warga untuk berburu takjil karena ada beragam makanan yang dijual. Pembeli bisa dengan leluasa memilih untuk membeli jenis takjil dan makanan kesukannya.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Beberapa tempat terpantau ramai pengunjung yang membludak hingga ke jalanan. Stand takjil di Suhat terbilang unik karena selalu dipadati oleh pengunjung serta memiliki cerita atau pengalaman menarik dari penjual dan pembeli yang datang ke daerah tersebut.

Stand-stand tersebut menjual berbagai jenis makanan dan minuman berbuka puasa mulai dari manakan berat hingga makanan ringan. Di antaranya nasi bakar, aneka lauk-pauk, gorengan, es buah, siomay, batagor, seafood, makanan Korea dan lainnya.

Salah satu pengunjung bernama Aida, asal Sidoarjo, yang kebetulan datang ke Malang bersama dengan muridnya menyempatkan untuk mencari takjil di daerah Suhat. Mereka ke sana karena lokasinya terpantau ramai dan berdekatan dengan penginapannya di Kota Malang.

“Tadi pukul 16.00 WIB sudah keluar dari hotel untuk mencari takjil. Dalam perjalanan menuju stand takjil sangat ramai dan macet tetapi di sini enak karena banyak pilihan makanan dari berbagai camilan seperti jajanan Korea dan ini pengalaman pertama kali beli takjil di daerah Soekarno Hatta,” ujar wanita berbaju coklat saat diwawancarai pada Kamis (13/04/2023).

Adapun pengunjung selanjutnya adalah Aulia dan Tania, kedua perempuan ini merupakan mahasiswa dari salah satu universitas di Malang.

“Kami berdua asli Malang, kebetulan hari ini kuliah selesai sore sehingga pulang dari kuliah langsung berburu takjil seperti sempol dan berbagai cemilan lainnya. Kami sudah pernah membeli makanan takjil di sini, memang suasananya macet yang sangat parah tetapi takjil di sini banyak pilihannya,” ujarnya.

Meskipun keberadaan stand takjil di daerah Soekarno-Hatta menyebabkan arus lalu lintas macet, namun masih menjadi pilihan banyak masyarakat untuk berbelanja di tempat tersebut. Berdasarkan pantauan, stand takjil relatif lebih tertata mulai dari area penjual dan tempat parkir yang dikelola dengan baik oleh masyarakat sekitar.

Salah satu penjual kue kucur, Samhari asal Pamekasan, mengatakan bahwa dia julan kucur sudah selama 10 tahun dan sudah memiliki beberapa cabang di Kota Malang. Dia menjual kuenya dengan harga cukup terjangkau, mulai dari Rp4 ribu dengan dua variasi warna yaitu hijau dan coklat.

“Saya sudah lama berjualan kue kucur di Malang dan sudah memiliki tempat. Apabila bulan Ramadan tiba, memang membuka stand di daerah Soekarno-Hatta karena tempatnya lebih ramai banyak anak muda dan mahasiswa yang berburu takjil. Jadi, saya mulai persiapan sudah dari jam 10.00 WIB pagi untuk membuat adonan kue kucur,” ujarnya.

Penjual lain bernama Emi mengatakan sudah berjualan membantu orang tuanya dari tahun 2003. Perempuan asli Kendal Sari, Kota Malang itu, berjualan aneka bubur, kolak, salad buah, dan aneka es dengan harga yangterjangkau mulai dari Rp5 ribu hingga Rp8 ribu.

“Saya sudah berjualan dari tahun 2003, jadi kalau ditotal sudah 20 tahun berjualan. Walaupun bukan Ramadhan, saya tetap berjualan di daerah Soekarno-Hatta dan memang sudah menjadi tempat berjualan dari dahulu,” kata dia.

Penjual yang membuka stand di daerah Soekarno-Hatta tidak hanya dari kalangan ibu-ibu atau bapak-bapak saja, melainkan anak muda pun turut ikut andil dalam berjualan takjil.

Salah satu perempuan muda yang berjualan takjil adalah Risna.Perempuan asli Kota Malang yang beralamat di Jalan Mawar itu menjual makanan kekinian berupa dimsum dan odeng, dengan harga mulai dari Rp1 ribu sampai Rp5 ribu untuk dimsum dan Rp10 ribu untuk odeng.

“Saya sudah berjualan selama dua tahun dan setiap bulan Ramadan selalu membuka stand di daerah Soekarno-Hatta. Membuka stand makanan takjil di daerah ini sangat menguntungkan, karena tempatnya yang ramai dan dipenuhi mahasiswa,” ujarnya.

Suhat memang menjadi alternatif bagi penjual makanan takjil untuk membuka stand saat bulan Ramadan, karena tempatnya yang ramai, banyak anak muda, dan mahasiswa berburu takjil untuk berbuka puasa.

Penulis: Efryca Ayu Nabella & Rafida Tri Pitaloka (magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: Berburu Takjilbulan ramadanjalan soekarno-hattaJalan Suhatkota malang

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Ilustrasi.

Begawan Villas Malang Buka Cluster Abiyasa, Kawasan Villa Terbaik dan Penuh Makna

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.