Minggu, Oktober 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Bertahan Berjualan Buku Keliling di Tengah Terpaan Teknologi

Redaksi by Redaksi
Maret 13, 2023 10:51 am
in News
Kios buku Sumaji

Sumaji, pedagang buku keliling saat mangkal di Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Adanya teknologi seperti ponsel dan laptop membuat anak-anak lebih mudah dalam belajar. Di sisi lain, ini berarti pedagang buku anak-anak pun kehilangan pasarnya karena semua materi belajar bisa diakses melalui ponsel dan laptop.

Sumaji (51), seorang pedagang buku keliling merasakan turunnya pembelian buku sejak masyarakat beralih ke teknologi. Penurunan ini terutama ia rasakan pasca-pandemi karena banyak pelajar yang sudah memiliki ponsel untuk mengikuti kelas online.

READ ALSO

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2

25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang

Sejak berjualan buku pada tahun 1991, Sumaji merasakan omzetnya menurun drastis saat pandemi COVID-19. Namun, pascapandemi, omzetnya tak kunjung naik, justru semakin menurun.

“Sebelum pandemi enak, pas pandemi nggak enak, setelah pandemi malah lebih nggak enak,” ujarnya saat ditemui di Stadion Kanjuruhan, tempat ia mangkal di hari Sabtu dan Minggu, beberapa waktu lalu.

Saat pandemi, omzetnya menurun 40 persen. Setelah pandemi, khususnya setelah Tragedi Kanjuruhan, omzetnya menurun hingga 60 persen.

Kios buku milik Sumaji. Foto: Aisyah Nawangsari

Salah satu faktor penyebabnya adalah para pelajar telah memiliki handphone atau laptop saat pandemi, sehingga mereka tidak lagi membutuhkan buku-buku.

“Teman saya ada juga yang jualan. Penjualannya juga sama, turun banyak,” kata Sumaji.

Meski demikian, ia tetap menjalani profesinya ini demi bertahan hidup. Toh, setiap hari selalu ada buku yang laku terjual.

Sebelum berjualan buku di tahun 1991, Sumaji yang merupakan warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang ini bekerja sebagai penjual koran. Lambat laun, ia mengembangkan usahanya dengan berjualan kitab kuning untuk santri pondok. Kini, ia juga menjual buku mewarnai, buku belajar membaca dan berhitung, novel, hingga Al-Quran. Tak hanya buku baru, ia juga menjual buku-buku bekas yang kondisinya masih bagus.

Per buku ia jual dengan harga mulai dari Rp 2 ribu hingga Rp 100 ribu. Selain di Stadion Kanjuruhan, Sumaji juga berjualan di Pasar Tumpang pada hari Rabu dan Kamis. “Selebihnya saya jualan keliling,” imbuhnya.

Ia berharap, anak-anak kembali memiliki minat baca dan mengurangi penggunaan ponsel, khususnya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat. “Kalau untuk belajar masih nggak papa, tapi anak sekarang belajarnya cuma sebentar, lanjut main media sosial atau game,” kata Sumaji.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: bukukios bukupedagang buku keliling

Related Posts

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2
News

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2

Minggu, 4 Okt 2026
25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang
News

25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang

Minggu, 4 Okt 2026
Kekeringan Malang Selatan, Warga Pagak Beli Air Bersih Rp165 Ribu per Minggu
News

Kekeringan Malang Selatan, Warga Pagak Beli Air Bersih Rp165 Ribu per Minggu

Minggu, 4 Okt 2026
Pria Ditemukan Tergeletak di Bakalankrajan Kota Malang, 3 Terduga Kasus Pengeroyokan Diamankan
News

Pria Ditemukan Tergeletak di Bakalankrajan Kota Malang, 3 Terduga Kasus Pengeroyokan Diamankan

Sabtu, 3 Okt 2026
Profil Ipang Wahid, Wakil Ketua PBNU 2026-2031 yang Lekat dengan Dunia Kreatif
News

Profil Ipang Wahid, Wakil Ketua PBNU 2026-2031 yang Lekat dengan Dunia Kreatif

Sabtu, 3 Okt 2026
Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti
News

Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti

Jumat, 2 Okt 2026
Next Post
POlisi pastikan rumah kasembon tempat pembuatan petasan

Polisi Pastikan Ledakan di Rumah Warga di Kasembon Sebagai Tempat Pembuatan Petasan

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.