Senin, Juli 20, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Viral Komunitas Motor Trail Melintas di Ranca Upas, Habitat Edelweis Porak-Poranda

Redaksi by Redaksi
Maret 9, 2023 8:02 am
in Peristiwa
Tampak ratusan rider tergabung dalam komunitas motor trail tengah terjebak di hamparan tanah berlumpur yang merupakan habitat bunga edelweis endemik Ranca Upas, Ciwidey, Bandung.

Tampak ratusan rider tergabung dalam komunitas motor trail tengah terjebak di hamparan tanah berlumpur yang merupakan habitat bunga edelweis endemik Ranca Upas, Ciwidey, Bandung. Foto/@MrBekalicky89

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Baru-baru ini dikabarkan komunitas motor trail mendapat kecaman keras warganet. Pasalnya, komunitas berjumlah ratusan lebih itu melintasi area habitat bunga edelweis rawa di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung. Alhasil, habitat bunga yang populasinya mulai langka itu porak-poranda.

Kecaman itu datang dari akun twitter bernama @MrBekalicky89 pada Selasa (7/3/2023) kemarin. Dalam unggahannya, dia menyertakan sejumlah video yang menampakkan kehancuran habitat Bunga Edelweis di Ranca Upas usai dilintasi ratusan motor trail.

READ ALSO

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Dalam video tersebut, tampak kerumunan ratusan rider yang melintasi area tempat bertumbuhnya bunga keabadian tersebut. Padahal, area itu sudah tertancap tanda larangan untuk dilintasi. Tampak para rider bahkan terjebak di medan berlumpur, tempat tumbuhnya bunga edelweis di sana.

@MrBekalicky89 mencuitkan kejadian tersebut terjadi pada 5 Maret 2023 yang ternyata adalah sebuah event off road yang parahnya justru disponsori Perum Perhutani. Padahal, Perum Perhutani punya kewajiban melindungi kekayaan hayati.

Pemerhati lingkungan, Mang Uprit, menunjukkan hamparan bunga edelweis yang telah mati usai habitatnya rusak dan porak-poranda usai dilintasi ratusan rider komunitas motor trail. Foto/@MrBekalicky89

Tentu saja, aktivitas tersebut membuat area habitat bunga edelweis di sana hancur dan porak-poranda. Unggahan tersebut lantas membuat warganet ikut geram dan mengecam tindakan tak bertanggung jawab komunitas trail tersebut

“Peran babi hutan alias celeng sebagai hama, kini diganti komunitas Motor KLX & Trail dengan izin Dinas Perhutani yang gemar off road merusak lingkungan, tanaman warga dan bunga edelweis rawa di Ranca Upas, Ciwideuy – Bandung, 05 Maret 2023,” begitu bunyi salah satu utasnya.

Selain itu, @MrBekalicky89 juga menyertakan video kecaman dari seseorang bernama Mang Uprit yang disinyalir adalah pemerhati lingkungan dan pembudi daya bunga edelweis di habitat tersebut. Mang Uprit tampak kesal dengan perbuatan komunitas trail tersebut.

“Paham nggak? Lihat nih, hancur! Kalau gak percaya nih, apa ini, Lihat! Nah, tumbuh lagi nggak? Susah! Menghijaukan lokasi, kapan hijau lagi? Lama!” ujar Mang Uprit sambil memperlihatkan seonggok bunga edelweis rawa yang sudah mati.

Menurut Mang Uprit, bunga edelweis rawa upas merupakan jenis bunga yang sudah langka. Kata dia hanya tersisa di dua tempat saja. Namun kini habitat edelweis yang dirawatnya sudah hancur. Butuh waktu lama untuk kembali memulihkannya.

Pemerhati lingkungan Mang Uprit menunjukkan bunga edelweis endemik Ranca Upas yang kini susah ditemui dan hanya tersisa di dua tempat. Foto/@MrBekalicky89

“Kepada Yth Presiden @jokowi dan Mentri @KemenBUMN bapak @erickthohir dan @KementerianLHK BUBARKAN PERHUTANI. Video di bawah bukti Perhutani sponsori event KLX & Trail offroad perusak vegetasi alam, bunga Edelweis Rawa di Ranca Upas, Ciwidey – Kab. Bandung, prop. Jawa Barat,” tegas @MrBekalicky89.

Lebih lanjut, pasca viral, komunitas KLX dan motor trail itu memberikan klarifikasi dan permintaan maaf atas perbuatannya. Mereka juga melakukan tanam ulang bunga edelweis di lokasi pada 7 Maret 2023. “Pulihnya belum tentu. Rusak dulu, viral dulu baru pencitraan,” timpalnya.

Sejak diunggah, cuitan @MrBekalicky89 telah menuai reaksi beragam dari warganet. Rata-rata, warganet mengecam atas ulah komunitas motor trail yang dinilai semakin meresahkan dari hari ke hari. Hingga kini, cuitan itu mendapat 4.746 reaksi atau komentar, 18 ribu lebih retweet dan 37 ribu likes.

“Apakah hobinya anak trail itu memang merusak alam? Geber-geber knalpot di jalan pedesaan pinggir sawah dll?,” ujar @andriandinora mengomentari unggahan tersebut.

“Orang kek gini cocoknya kalo mati kuburanya dijadiin lintasan trail,” timpal @godhendi.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: BungaBunga EdelweisKomunitas Motor TrailMotorRanca Upas

Related Posts

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta
Peristiwa

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Sabtu, 18 Jul 2026
Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Next Post
Unira dan Rombongan saat berada di Universitas Pahang Malaysia.

Universitas Malaysia Pahang Malaysia Berkomitmen Kolaborasi Nyata dengan Unira Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.