Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Di Balik Pro Kontra Childfree, Berikut 5 Negara dengan Angka Kelahiran Terendah

Redaksi by Redaksi
Februari 17, 2023 8:16 am
in Peristiwa
Childfree yang ramai diperbincangkan oleh pasangan muda.

Childfree yang ramai diperbincangkan oleh pasangan muda. Foto / ilustrasi istockphoto.com

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Belakangan, masyarakat tengah ramai membincangkan childfree. Melansir Oxford Dictionary, childfree adalah kondisi ketika pasangan suami istri memilih untuk tidak memiliki anak.

Topik ini mencuat ketika pasangan influencer asal Indonesia yang tinggal di Jerman, Gita Savitri dan Paul Partohap memilih childfree usai menikah. Apalagi, sempat ramai bahwa childfree sangat bermanfaat sebagai ‘obat’ awet muda.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Terlepas dari pro dan kontra, fenomena childfree sebenarnya sudah terjadi di beberapa negara. Hal tersebut tercermin dari jumlah angka kelahiran yang sedikit.

Merujuk data dari The World Factbook 2022 oleh Central Intelligence Agency (CIA) AS, berikut lima negara dengan angka kelahiran terendah di dunia.

Jumlah tersebut diukur dengan angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate/CBR) yang dinyatakan sebagai jumlah individu yang lahir per tahun per 1.000 penduduk.

Pertama, Saint Pierre dan Miquelon. Negara tersebut memiliki angka 6,47 kelahiran per 1.000 penduduk pada 2022. Saint Pierre dan Miquelon adalah kepulauan yang berada di bawah bendera Prancis.

Kedua, Monaco dengan angka kelahiran hanya 6,66. Organisasi non-pemerintah Humanium melaporkan, rendahnya angka kelahiran di Monaco disebabkan oleh perkembangan demografi yang buruk.

Ketiga, Andorra dengan angka kelahiran 6,88. Menurut World Economic Forum, Andorra termasuk negara kecil di mana fluktuasi kecil dalam populasi dapat membuat perbedaan persentase yang besar.

Keempat, Korea Selatan dengan angka kelahiran terendah ketiga di dunia, yaitu 6,92. Dikutip dari VOA, sebagian besar hal ini disebabkan oleh sistem pendidikan Korea Selatan yang sangat kompetitif dan mahal. Serta banyak anak dituntut untuk masuk ke sekolah bertekanan tinggi dan les privat sejak usia muda.

Kelima, Jepang dengan 6,95 kelahiran angka kelahiran. Saat ini, Jepang memasuki era populasi yang tua akibat rendahnya tingkat kelahiran selama beberapa dekade. Padahal, perekonomian membutuhkan tenaga kerja muda yang produktif. Sehingga berdampak pada perekonomian Jepang yang stagnan sejak era 1990-an.

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Herlianto. A

Tags: ChildfreeJepangKorea SelatanNegara Kelahiran TerendahPro-Kontra Childfree

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Kiri-kanan: Head of Credit Card, Merchant & Personal Financing Business CIMB Niaga, Trisna L. M. Siahaan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, CEO Accor Southeast Asia, Japan and South Korea, Garth Simmons, and Senior Vice President Operations & Government Relations, Accor Indonesia&Malaysia, Adi Satria.

Pameran Brand Spektakuler City of ALL Dibuka di Surabaya, Hadirkan Diskon Menarik hingga Pertunjukan Interaktif

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.