Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Sidang Tragedi Kanjuruhan Digelar Tertutup, Aremania Pertanyakan Konteksnya

Redaksi by Redaksi
Januari 13, 2023 2:26 pm
in Peristiwa
Aremania tuntut keadilan pada tragedi kanjuruhan

Aremania melakukan aksi menuntut keadilan bagi korban Tragedi Kanjuruhan. foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – Sidang perkara Tragedi Kanjuruhan akan dilangsungkan pada Senin, 16 Januari 2023 mendatang. Sejak jauh-jauh hari, sudah diumumkan bahwa nantinya dalam persidangan itu tidak boleh didatangi Aremania hingga tidak boleh disiarkan secara live atau langsung.

Sebagai informasi, sejumlah suporter Surabaya dan pihak kepolisian melarang Aremania hadir dalam persidangan Tragedi Kanjuruhan untuk menjaga kondusivitas karena potensi gesekan antar kedua suporter.

READ ALSO

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Kontan, kabar ini menimbulkan pertanyaan banyak pihak, khususnya Aremania. Seperti diakui salah satu Aremania, Ambon Fanda, mempertanyakan alasan logis aparat penegak hukum yang melarang Aremania datang hingga pelarangan menyiarkannya secara live streaming di media.

Padahal secara konstitusional, persidangan tindak pidana bersifat terbuka untuk umum. Siapapun boleh menyaksikan jalannya sidang. ”Apalagi kami Aremania, juga ingin tahu proses sidang perkara yang menewaskan 135 orang itu,” kata dia.

Menurut dia, kedatangan Aremania ke Surabaya tidak ada kaitannya dengan rivalitas sepak bola. Namun untuk mengawal proses persidangan agar berjalan adil. Kata dia, dalam proses pembuatan berkas perkaranya saja banyak kejanggalan, apalagi proses sidangnya.

”Aneh saja ketika kami semua mengawal keadilan kok dinilai perusuh. Padahal gak ada kerusuhan yang kami buat. Dalam hal ini, polisi seharusnya melindungi hak hukum warga negara. Jangan malah disangkut pautkan dengan rivalitas bola,” ujarnya.

Namun tidak banyak yang bisa dilakukan Aremania sebagai warga negara biasa. Harapan terakhirnya, suporter Persebaya Surabaya di sana bisa menolak jalannya persidangan di sana, sehingga peristiwa yang terjadi di Malang itu juga disidang di Malang.

”Harapan terakhir ya cuma itu, aliansi suporter di sana bisa ikut menolak persidangan sehingga bisa dikembalikan lagi ke Malang,” harapnya.

Di sisi lain, Aremania dan masyarakat luas juga tidak bisa menyaksikan jalannya persidangan perkara yang menewaskan 135 orang karena gas air mata ini secara langsung di media maupun televisi.

Seperti diketahui, PN Surabaya telah mengeluarkan kebijakan melarang wartawan untuk melakukan siaran langsung pada jalannya sidang Tragedi Kanjuruhan. Wartawan hanya dibolehkan melakukan peliputan melalui suara, video dan foto.

Larangan siaran langsung itu diminta langsung oleh majelis hakim kepada PN Surabaya. Selain pelarangan live, Majelis Hakim juga melakukan pembatasan jumlah pengunjung pada saat persidangan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung sidang.

Meski begitu, Aremania tidak tinggal diam. Mereka terus melakukan konfrontasi untuk tetap dapat mengawal jalannya persidangan demi keadilan dan transparansi publik.

koordinator Tim Gabungan Aremania (TGA) Dyan Berdinandri menuturkan tetap akan berjuang agar Aremania bisa mengawal sidang. Paling tidak, sejumlah perwakilan Aremania bisa mendapatkan akses untuk mengawal jalannya persidangan.

Selain itu, pihaknya juga akan berkomunikasi dengan Kejati Jatim agar jalannya persidangan bisa disaksikan secara umum. Padahal semula, Kejati Jatim mengungkapkan bahwa sidang akan digelar secara terbuka.

“Nanti kita akan koordinasi lagi dengan tim hukum untuk mengupayakan sidang disiarkan secara live atau kami yang akan tetap datang kesana,” tegasnya.

”Saya saja sangat heran. Kok bisa, Aremania sebagai warga negara ingin mengawal keadilan bagi saudara-saudara kami yang meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan, tapi dilarang. Dipersulit. Penjagaannya ketat sekali, kayak mau perang aja,” ujarnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: AremaniaKejati JatimPersebaya SurabayaPN SurabayaSidang Tragedi Kanjuruhantragedi kanjuruhan

Related Posts

Wali Kota Batu Nurochman beserta jajaran saat ziarah makam Mbah Batu jelang HUT Kota Batu ke-25. Foto: Dok.
Peristiwa

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Rabu, 14 Okt 2026
Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai
Peristiwa

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Rabu, 14 Okt 2026
Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Kolam renang utama Kanjuruhan yang berada di dalam gedung sudah di resmikan sejak 2019 yang sebelumnya di tutup untuk umum, kini mulai dibuka untuk umum, Jumat (13/1/2023).

Foto: Kolam Renang Kanjuruhan Kini Dibuka untuk Umum

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.