Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Menengok Mak Cao, Pabrik Cincau Legendaris di Kebalen

Redaksi by Redaksi
April 25, 2021 6:30 pm
in Bisnis
Daun cincau sebagai bahan baku. Foto: Rubianto

Daun cincau sebagai bahan baku. Foto: Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Cincau merupakan makanan jenis agar-agar paling digemari, apalagi memasuki bulan suci ramadhan seperti saat ini.

Di Malang, orang akrab menamainya Cao. Biasanya dipakai untuk campuran isi pada minuman seperti es campur, es teler, dan masih banyak lagi. Berbagai jenis minuman penyegar dahaga ini kerap dijumpai di lapak-lapak dagangan takjil di bulan suci ramadhan.

READ ALSO

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Kali ini, Tugu Malang ID berkesempatan menengok langsung kesibukan salah satu produsen Cao di Kota Malang selama bulan suci ramadhan 1422 Hijriah, langsung di pabriknya, di kawasan Kebalen Wetan, Kota Malang. Persisnya di Jalan Laksamana Martadinata Gang 6B No 38 Kota Malang.

Suasana pekerja pabrik. Foto: Rubianto

Warga sekitar akrab menamai pembuat cincau ini dengan nama Mak Cao. Mak Cao adalah salah satu produsen cao legendaris di Kota Malang. Usut punya usut, Mak Cao sudah memproduksi cao sejak tahun 1961. Artinya, sudah sekitar 60 tahun lamanya mereka bergelut di dunia percincauan.

Kini, pengelolaan industri rumah tangga pembuatan Cao ini dipegang generasi ketiga yaitu Hariyati (34) bersama sang Ibu, Suriyati (58).

Dia mengatakan, resep asli itu didapat dari China, dimana nenek buyutnya dulu menikah dengan warga Tionghoa asli yang tinggal di Kebalen.

Pengapian tungku. Foto: Rubianto

Berdua, kisah Haryati, mereka merintis usaha cincau ini dan sukses. Bahkan, usaha rumah tangga kecil justru populer dan terus bertahan hingga kini. Bahkan sampai diwariskan secara turun-temurun kepada generasi penerus keluarga sampai sekarang.

”Sejak dulu itu orang-orang manggilnya Mak Cao. Dan populer dengan nama itu sampai sekarang saya cucunya juga sampe ikut dipanggil Cao,” kata Hariyati, pada Minggu (25/4/2021).

Mak Cao Kebalen ini merupakan pemasok utama bahan baku cao ini dari seluruh pedagang yang tersebar di pasar-pasar tradisional Malang Raya. Mulai dari Pasar Kepanjen, Pasar Gadang, Pasar Blimbing, hingga Kota Batu.

Proses pemindahan cincau yang sudah masak. Foto: dok

Dalam memenuhi permintaan itu, jumlah produksi harian disana bisa mencapai 50 blek (jurigen) dengan berat sekitar 20 kilogram per blek. Tapi, jika ramadan, permintaannya bisa meningkat 10 kali lipat mencapai 200-250 blek. Per bleknya dihargai Rp 50 ribu.

”Tapi ramadhan kali ini agak penurunan. Sehari hanya sampai 170 blek saja paling banyak. Itungannya menurun 25 persen,” tuturnya.

Meski begitu, asap dapur harus tetap ngebul. Mak Cao yang sampai saat ini diperkuat 6 karyawan yang kebanyakan juga warga sekitar ini, terus menghidupi kejayaan masa lalu cao legendaris tradisional ini.

Memasukkan cincau ke tong cetakan. Foto: Rubianto

Lebih jauh, dalam proses pembuatan cao ini juga cukup unik karena dibuat dengan cara tradisional. Haryati menjelaskan, dalam 1 tong besar digunakan untuk merebus 50 kilogram daun cao sampai lunak. Dalam proses pembakarannya juga masih memakai cara lama menggunakan kayu bakar.

Dalam melunakkan daun cao ini, memakan waktu sekitar 3-4 jam. Kemudian, air rebusan daun ini disaring untuk diambil sarinya dan dipindah ke tong berikutnya. Lanjut ke proses percampuran bahan-bahan lain membuat cao dan lanjut ke proses pengadukan.

”Proses pengadukan dan bahan-bahan baku cao tahap dua ini direbus sampai sekitar 1,5 jam. Baru dipindah ke blek-blek kecil. Udah dipindah ke blek itu, didinginkan sampai cao mengeras selama 4-5 jam baru jadi,” jelasnya.

Memasukkan cincau ke tong cetakan. Foto: Rubianto
Karyawan membersikan alat produksi. Foto: Rubianto
Proses pendinginan cairan cincau. Foto: Rubianto
Potongan cincau yang siap dipasarkan. Foto: Rubianto
Generasi ketiga Mak Cao, Hariayati. Foto: Rubianto

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Tags: cincaupabrikpabrik cincau

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total
Bisnis

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Kamis, 3 Sep 2026
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Next Post
rumah - Puncak Silaturahim: Berkunjung ke Rumah

Puncak Silaturahim: Berkunjung ke Rumah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.