Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Olah Limbah Kopi, Guru SMKN 1 Turen Ikut Torehkan Prestasi Membanggakan

Redaksi by Redaksi
November 21, 2022 2:38 pm
in Pendidikan
Olah limbah kopi dapat penghargaan

Sukma Hadi Anugerah saat menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto / dok SMKN 1 Turen

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – SMKN 1 Turen tak henti-hentinya menorehkan prestasi. Usai siswa dan kepala sekolah (KS), kini giliran salah satu gurunya berhasil meraih Juara 3 GTK Creative Camp (GCC) 2022 bidang Daur Ulang.

Ia adalah Sukma Hadi Anugerah, guru mata pelajaran IPAS SMKN 1 Turen dengan ide kreatifnya untuk mendaur ulang ampas kopi menjadi produk gantungan kunci yang diberi judul “Recyclop atau Recycle of Kopi”.

READ ALSO

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam puncak ajang bergengsi yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, pada Jum’at (18/11/2022).

“Alhamdulillah, mungkin ini yang disebut usaha tidak akan mengkhianati hasil. Proses (membuat) ini cukup panjang,” ujar Sukma Hadi Anugerah.

Sukma Hadi Anugerah saat menerima piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam penutupan GCC Batch 3. Foto / dok SMKN 1 Turen

Menurut Sukma Hadi Anugerah, awal mula ide ini muncul adalah pada saat masa pandemi, dimana ada penerapan kebijakan bekerja dari rumah dan proses belajar mengajar yang berlangsung secara daring.

“Karena ngajar ke sekolah itu jarang, maka saya manfaatkan (waktu) untuk membuat produk ini. Jadi sudah hampir satu tahun berjalan sampai akhirnya mendapat formula yang pas. Sehingga saya tentu senang dengan pencapaian ini,” sambungnya.

Sukma Hadi Anugerah, guru SMKN 1 Turen saat expo. Foto / dok SMKN 1 Turen

Dikatakan, Recyclop sendiri merupakan olahan limbah ampas kopi dicampurkan dengan beberapa bahan kimia seperti gelatin, gliserol dan alginat. Ketiganya lantas diproses menjadi lembaran komposit yang lebih kuat dan disulap menjadi gantungan kunci.

Ampas kopi sendiri, didapatkan dari Bar 41 Tata Boga SMKN 1 Turen sebagai salah satu teaching factory yang berada di sekolah.

“Dari situ sehari paling tidak ada 450 gram ampas kopi. Kalau dijadikan satu bulan kan banyak sekali. Maka saya mencari jurnal penelitian untuk mengolahnya agar lebih bermanfaat seperti gantungan kunci untuk motor dan mobil,” jelasnya.

Produk gantungan kunci hasil daur ulang Guru SMKN 1 Turen Sukma Hadi Anugerah. Foto / dok SMKN 1 Turen

Keunggulan produk ini, lanjut dia, selain terbuat dari bahan-bahan yang mudah diperoleh juga mengurangi dampak lingkungan disekitar. “Dari yang saya pelajari, ampas kopi kalau terdegradasi oleh lingkungan akan menghasilkan gas metana yang merupakan penyumbang gas rumah kaca,” imbuhnya.

“Jadi kalau kita lihat dari aspek lingkungan dengan mengolah ampas kopi tersebut, merupakan salah atu kontribusi kita agar ampas kopi tidak berubah menjadi gas metana yang semakin meningkatkan suhu global,” terangnya.

Prosesnya pun terbilang mudah, setelah menjadi lembaran komposit cukup dikeringkan dengan suhu ruang hingga dingin, lalu siap dijahit dan dipergunakan.

Lebih lanjut, guru yang sudah mengajar sejak tahun 2009 ini berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain, termasuk para siswa. Terlebih, tantangan guru kedepan semakin tidak mudah.

Sukma Hadi Anugerah saat mengolah produk. Foto / dok SMKN 1 Turen

Guru tak hanya dituntut menjadi pengajar, namun juga produktif, menghasilkan berbagai karya dan menjadi contoh bagi anak didiknya.

“Saya mencoba mengatur mindset bagaimana supaya produktif dan memberi contoh bagi siswa. Insya Allah tahun depan ikut lagi dengan inovasi yang lebih baik lagi. Karena dukungan dari lingkungan dan pihak sekolah sangat luar biasa. Saya semakin bersemangat,” tukasnya.

Reporter: Feni Yusnia
editor: jatmiko

Tags: Limbah KopiSMKN 1 Turen MalangTata boga SMKN 1 Turen

Related Posts

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Pendidikan

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Sabtu, 18 Jul 2026
UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Mobil The Beast yang digunakan menjemput Presiden Amerika, Joe Biden.

5 Mobil Kepala Negara di KTT G20 Bali, Nomor 5 Beratnya Capai 9 Ton

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.