Rabu, Oktober 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Rel KA Ditemukan Membujur di Kawasan Kayutangan Heritage

Redaksi by Redaksi
Oktober 21, 2022 2:53 pm
in Asli Malang
rel KA ditemukan di Kawasan Kayutangan Heritage

Sebuah ekscavator dan Para Pekerja saat membongkar aspal pembangunan Koridor 3 Kayutangan Heritage./Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, tugumalang.id – Rangkaian rel KA sepanjang 8 hingga 10 meter membujur dari arah selatan ke utara, ditemukan di depan Patung Chairil Anwar, Kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat , Kota Malang , Jumat ( 21/10/2022 ) .

Lintasan trem lawas ini ditemukan pekerja proyek yang sedang menggarap pemasangan batu andesit di koridor 3 Kayutangan Heritage. Terkuaknya jalur trem kuno ini diketahui pertama kali sejak Rabu (19/10/2022) siang.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

”Baru kelihatan utuh itu pada Kamis siang. Waktu Rabu itu sebenarnya sudah kelihatan, saat kami gali kok keras. Ternyata ada sebuah besi,” kata Hafiz, salah satu anggota pelaksana proyek dari CV Sinar Mulia kepada reporter, Jumat (21/10/2022).

Para pekerja saat melakukan galian untuk pemasangan batu andesit, temukan rel KA. foto/Rubianto

Jalur trem yang ditemukan itu ada sekitar 8 hingga 10 meter. Diduga lintasan rel trem ini serupa atau masih satu jalur dangan temuan rel di koridor 1 (Avia) dan koridor 2 (Simpang Empat Rajabally). Dua lintasan trem sebelumnya telah diputuskan untuk dipendam.

Penampakan rel KA. foto/Rubianto

Waktu itu, Wali Kota Malang Sutiaji akan membuat sebuah penanda khusus agar masyarakat tahu dan bisa mengetahui bahwa kawasan Kayutangan punya jejak historis yang panjang. Namun ternyata hingga kini, penanda itu tidak pernah ada.

Ini diungkapkan Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB0 Kota Malang, Rakai Hino Galeswari, bahwa temuan ketiga kalinya harus disikapi secara bijak. Ini mengingat proyek Kayutangan Heritage yang dibuat untuk menonjolkan aspek historikalnya.

”Percuma kalau disini semua sudah kita lindungi, kita tetapkan sebagai benda cagar budaya tapi hal seperti ini tidak diperhatikan. Lintasan trem ini juga sebagai bukti kawasan ini sangat bersejarah,” kata Hino.

kawasan Kayutangan Heritage, tempat ditemukannya rel KA lawas. foto/Rubianto

Pihaknya menyayangkan hingga saat ini penanda atas benda bersejarah itu tidak dijumpai. Akhirnya, sampai sekarang masyarakat juga tidak tahu-menahu terkait edukasi sejarah ini. Ia berharap pihak terkait juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga TACB dalam urusan pembangunan ini kedepannya.

”Kedepannya ini mau diapakan? Apa mau dikubur lagi atau gimana?. Kalau memang Kayutangan Heritage ini mau ditonjolkan sebagai kawasan Cagar Budaya, harusnya hal ini juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Kawasan Kayutangan Heritage.foto/Rubianto

Menurut Hino, lintasan trem ini dibangun pada saat zaman kolonial. Saat itu, diawaki Malang Stoomtram Maatschappij (MSM). Membangun sebuah lintasan trem yang terbentang mulai Stasiun Blimbing hingga Jagalan.

Panjang lintasan seluruhnya diperkirakan mencapai sekitar 6 kilometer. Belanda sudah membuka jalur kereta ini sejak 15 Februari 1903 dan ditutup kisaran pada tahun 1959.

Sebetulnnya, saat era kepemimpinan Walikota Malang Sugiono saat itu lintasan rel trem ini masih terlihat. Hingga kemudian untuk alasan keselamatan pengendara akhirnya ditutup aspal.

Dulu, fungsi lintasan rel trem ini sangat strategis. Kayutangan dulunya merupakan kawasan pusat perdagangan, sentra produksi dan pemukiman warga Belanda dan Eropa. Selain membawa muatan barang, trem ini juga memuat orang.

Setelah temuan ini, sejumlah pihak terkait masih akan berkoordinasi terkait tindak lanjutnya. Apakah akan ditutup seperti sebelumnya atau seperti apa. Informasi dihimpun, penutupan akses jalan ini diperkirakan bisa sampai tiga minggu ke depan.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

 

Tags: kawasan kayutangan heritagerel ka

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
The Grand Palace Hotel.

5 Rekomendasi Hotel dekat Alun-alun Malang, dari Kelas Biasa hingga Mewah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.