Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Kota Batu Ancang-ancang Naikkan Harga Air

Beli Air Murah, Dijual Turah-Turah

Redaksi by Redaksi
Oktober 20, 2022 4:04 pm
in Pemerintahan
Dirut Perumdam Among Tirto Kota Batu Edy Sunaedi.

Dirut Perumdam Among Tirto Kota Batu Edy Sunaedi. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU – Perumdam Among Tirto yang mengelola sumber daya air di Kota Batu, Jawa Timur, mulai meradang. Sebabnya, terjadi ketimpangan jauh pada harga kompensasi penggunaan air yang diberikan untuk Kota Malang dan Kabupaten Malang. Harga yang diterapkan saat ini diniali terlalu murah.

Sebagai contoh, sumber air di wilayah Kota Batu, yakni Sumber Banyuning dan Sumber Binangun juga disalurkan ke Kota Malang. Harga kompensasinya hanya Rp90 per meter kubik. Namun pada faktanya ternyata ‘dijual’ dengan harga berkali-kali lipat.

READ ALSO

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25

Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas

Situasi yang sama juga terjadi di Kabupaten Malang yang dikenakan harga Rp40 per meter kubik dari Sumber Cinde dan Dandang. Namun oleh pihak sana justru dijual seharga Rp5.000.

“Jelas timpang jauh, tidak rasional. Harga Rp40 dengan harga Rp5000. Begitu juga dengan Kota Malang. Tentu dari segi pemasukan ya minim sekali,” jelas Dirut Perumdam Among Tirto Kota Batu, Edy Sunaedi pada awak media, Kamis (20/10/2022).

Situasi itu tentu saja juga berpengaruh terhadap nilai pemasukan. Untuk Kota Malang mencapai Rp690 juta per tahun dan Kabupaten Malang sekitar Rp25 juta per tahun.

Tentunya, sambung Eko, evaluasi dan revisi perlu segera dilakukan. Sejauh ini, sejumlah pertemuan membahas hal ini juga sudah ditempuh. Terutama untuk Pemkab Malang yang masa MoU akan habis di akhir 2022. Untuk Kota Malang masih berlangsung hingga delapan tahun ke depan.

Sokek, sapaan akrabnya, juga menegaskan soal penetapan tarif air sudah diatur dalam Pergub Nomor 2 Tahun 2022. Di dalamnya sudah mengatur tentang klasifikasi tarif rendah, menengah dan atas.

“Dari pertemuan terakhir bersama Wali Kota itu sebenarnya bukan membahas soal kenaikan tarif, tapi bahas evaluasi dan revisi MoU baru,” ujarnya.

Meski begitu, MOU dengan Kota Malang sebenarnya memiliki klausul pasal yang di dalamnya juga menghendaki revisi/evaluasi setiap 3 tahun sekali. “Hanya itu tidak pernah dilakukan. Kota Malang sepertinya sampai saat ini masih enggan jika nilai kompensasi dinaikkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan membentuk tim Pokja khusus untuk menganalisis kajian kenaikan tarif kompensasi air. Terdiri dari unsur eksekutif, legislatif, praktisi dan akademisi.

“Ini jadi PR buat kita sampai ke depanya agar semua manusia punya hak yang sama memanfaatkan sumber daya yang ada. Bahkan kalau perlu jika mereka menggratiskan, maka kami juga akan menggratiskan kok. Masalahnya ini kan dijual,” pungkasnya.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Harga Airkota batuPerumdam Among tirto

Related Posts

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25
Pemerintahan

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25

Selasa, 13 Okt 2026
Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas
Pemerintahan

Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas

Selasa, 13 Okt 2026
Kota Batu Kaji Kelayakan Menjadi Kota Gastronomi Dunia UNESCO
Pemerintahan

Kota Batu Kaji Kelayakan Menjadi Kota Gastronomi Dunia UNESCO

Senin, 12 Okt 2026
Eco-Office DLH Kabupaten Malang Terapkan Panel Surya dan Biogas
Pemerintahan

Eco-Office DLH Kabupaten Malang Terapkan Panel Surya dan Biogas

Minggu, 11 Okt 2026
Kekeringan Malang Selatan, Pemkab Gelar Salat Istisqa dan Salurkan 200 Paket Bantuan
Advertorial

Kekeringan Malang Selatan, Pemkab Gelar Salat Istisqa dan Salurkan 200 Paket Bantuan

Sabtu, 10 Okt 2026
17 Poin Perubahan Raperda Desa Kabupaten Malang, Masa Jabatan Kades 8 Tahun
Advertorial

17 Poin Perubahan Raperda Desa Kabupaten Malang, Masa Jabatan Kades 8 Tahun

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif.

Waspada! Volume Buang Air Kecil Menurun, Salah Satu Gejala Gangguan Gagal Ginjal Akut

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.