Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Korban Tragedi Kanjuruhan Belum Pulih, Mata Merah hingga Kaki Luka Robek

Redaksi by Redaksi
Oktober 11, 2022 3:15 pm
in Peristiwa
mata merah pada korban tragedi kanjuruhan, menurut Kadinkes Malang tidak menimbukan kebutaan

Kevia Naswa, salah satu korban tragedi Kanjuruhan yang mata merahnya dan luka kakinya belum pulih. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Selain trauma, korban tragedi Kanjuruhan masih harus berjibaku dengan rasa sakit yang diderita. Seperti yang dialami Kevia Naswa (18), warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Matanya masih merah akibat terkena gas air mata, bahkan kaki dan tangannya juga masih sulit digerakkan.

Kevia mengaku berada di tribun 14 saat tragedi Kanjuruhan memuncak. Ribuan suporter panik dan berusaha keluar stadion usai aparat menembakkan gas air mata ke tribun. Di saat itulah kepadatan suporter terjadi di pintu-pintu keluar stadion.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Kevia menyebut saat itu juga tengah berusaha keluar stadion melalui pintu 14. Namun dia terjatuh di antara ribuan suporter yang berdesakan.

“Saat saya jatuh, saya keinjak-injak di dekat pintu 14. Kemudian ada yang membantu dengan menarik, tapi kaki saya terkena besi pagar sampai robek,” ucapnya, Selasa (11/10/2022).

Setelah bisa dikeluarkan, Kevia mengaku dibantu oleh suporter lain dan TNI untuk mendapatkan perawatan pertama. Dia kemudian dilarikan ke RSUD Kanjuruhan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kevia Naswa saat ditemui di kediamannya dengan kaki masih dilakukan perawatan. Foto/M Sholeh

“Waktu itu yang saya rasakan memang mata perih, gak bisa lihat dan dada sesak setelah kena gas air mata. Tapi setelah di RSUD itu sudah agak mendingan,” bebernya.

Namun keesokan harinya, dia mendapati matanya memerah dan sekitar mata mengalami pembengkakan. Selain itu, tangan dan kakinya juga susah digerakkan. Pada bagian kakinya banyak luka dan lecet bahkan tampak bekas sepatu yang menginjak injaknya dalam tragedi itu.

“Jadi kaki banyak luka dan lecet, sampai ada bekas sepatu yang nginjak-injak,” ujarnya.

Menyadari kondisi yang tak stabil, Kevia kemudian kembali dilarikan ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan rontgen, tak ditemukan ada masalah pada tulang Kevia. Namun pada pemeriksaan mata, dokter menyatakan mata Kevia mengalami pendarahan.

“Kata dokter, ada pendaraan di dalam mata karena kena gas air mata. Untuk sembuh, katanya bisa satu atau dua bulan,” ujarnya dengan mata yang masih tampak merah.

Kini dia berharap keadilan bisa ditegakkan dalam pengusutan tragedi Kanjuruhan. Sebagaimana diketahui, 131 suporter telah gugur dalam tragedi itu.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: AremanitakorbanKorban Gas Air MataKorban Tragedi Kanjuruhan

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Ilustrasi mood wanita yang berganti-ganti tiap akan mengalami menstruasi.

Premenstrual Dysphoric Disorder, Gejala Menstruasi Versi Lebih Parah dari PMS

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.