Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Viralkan Video hingga Bentangkan Spanduk Usut Tuntas, 4 Aremania Dijemput Polisi

Redaksi by Redaksi
Oktober 6, 2022 4:57 pm
in Peristiwa
Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan.

Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS) menerima laporan setidaknya ada 4 Aremania telah dijemput Polisi pasca tragedi Stadion Kanjuruhan. Mereka dimintai keterangan terkait video viral dan pembentangan spanduk “Usut Tuntas”.

Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan menjelaskan bahwa 4 Aremania itu berasal dari Kasembon, Kepanjen dan 2 Pakis. Salah satu di antara mereka sempat menjadi perbincangan lantaran dikabarkan hilang usai memviralkan video kekacauan di pintu ‘maut’ Stadion Kanjuruhan.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

“Jadi setelah video itu viral, dia langsung dijemput di tempat kerjanya di stasiun. Petugas yang jemput gak pakai seragam, dia mengira itu juga Aremania,” kata Andy, Kamis (6/10/2022).

Menurutnya, Aremania itu kemudian diinterogasi di Polres Malang terkait video yang viral itu hingga pukul 19.00 WIB. Namun Aremania itu telah dipulangkan meski ponselnya I Phone 11 masih ditahan.

Selain soal video viral, Andy juga membeberakan bahwa Aremania lainnya telah dijemput polisi saat memasang spanduk bertulisakan ‘Usut Tuntas’.

“Jadi di Pakis ada juga yang pasang spanduk Usut Tuntas ditangkap. Katanya vandalisme, itu dipasang di pinggir-pinggir jalan, dia ditangkap pas pasang,” ungkapnya.

Meski keempat Aremania itu tak sampai ditahan, Andy menilai apa yang dilakukan pihak kepolisian bisa memicu kegaduhan. Terlebih, saat ini Aremania tengah berduka.

“Kalau polisi terus bergerak ke sana, tentu akan menimbulkan keresahan. Teman-teman Aremania kan sedang berkabung, tak ada kegiatan selain doa bersama. Kalau polisi melakukan itu, tentu akan memperkeruh suasana,” tuturnya.

Dia juga menilai bahwa penjemputan 4 Aremania itu bisa memunculkan sentimen bahwa pihak kepolisian tengah menebar ketakutan agar para saksi tak mengungkap kebenaran.

Kini pihaknya tengah mengusahakan agar para Aremania tersebut mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Peristiwa ini kan sudah masuk ke proses penyidikan, artinya saksi atas peristiwa pidana itu punya hak mendapat perlindungan LPSK,” ujarnya.

“Saya kira untuk polisi fokus saja sama apa yang menjadi kewajiban dia untuk memeriksa anggota-anggota, para perwira yang punya wewenang atau komando terkait tragedi ini,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A

Tags: Aremaniatragedi kanjuruhanUsutTuntas

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Nur Saguanto bersama ibunya (memegang jersey Arema).

Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan: Setelah Bangun Wajah Saya Memar, Kaki Retak

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.