Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Viralkan Video hingga Bentangkan Spanduk Usut Tuntas, 4 Aremania Dijemput Polisi

Redaksi by Redaksi
Oktober 6, 2022 4:57 pm
in Peristiwa
Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan.

Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan. Foto/M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS) menerima laporan setidaknya ada 4 Aremania telah dijemput Polisi pasca tragedi Stadion Kanjuruhan. Mereka dimintai keterangan terkait video viral dan pembentangan spanduk “Usut Tuntas”.

Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan menjelaskan bahwa 4 Aremania itu berasal dari Kasembon, Kepanjen dan 2 Pakis. Salah satu di antara mereka sempat menjadi perbincangan lantaran dikabarkan hilang usai memviralkan video kekacauan di pintu ‘maut’ Stadion Kanjuruhan.

READ ALSO

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

“Jadi setelah video itu viral, dia langsung dijemput di tempat kerjanya di stasiun. Petugas yang jemput gak pakai seragam, dia mengira itu juga Aremania,” kata Andy, Kamis (6/10/2022).

Menurutnya, Aremania itu kemudian diinterogasi di Polres Malang terkait video yang viral itu hingga pukul 19.00 WIB. Namun Aremania itu telah dipulangkan meski ponselnya I Phone 11 masih ditahan.

Selain soal video viral, Andy juga membeberakan bahwa Aremania lainnya telah dijemput polisi saat memasang spanduk bertulisakan ‘Usut Tuntas’.

“Jadi di Pakis ada juga yang pasang spanduk Usut Tuntas ditangkap. Katanya vandalisme, itu dipasang di pinggir-pinggir jalan, dia ditangkap pas pasang,” ungkapnya.

Meski keempat Aremania itu tak sampai ditahan, Andy menilai apa yang dilakukan pihak kepolisian bisa memicu kegaduhan. Terlebih, saat ini Aremania tengah berduka.

“Kalau polisi terus bergerak ke sana, tentu akan menimbulkan keresahan. Teman-teman Aremania kan sedang berkabung, tak ada kegiatan selain doa bersama. Kalau polisi melakukan itu, tentu akan memperkeruh suasana,” tuturnya.

Dia juga menilai bahwa penjemputan 4 Aremania itu bisa memunculkan sentimen bahwa pihak kepolisian tengah menebar ketakutan agar para saksi tak mengungkap kebenaran.

Kini pihaknya tengah mengusahakan agar para Aremania tersebut mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Peristiwa ini kan sudah masuk ke proses penyidikan, artinya saksi atas peristiwa pidana itu punya hak mendapat perlindungan LPSK,” ujarnya.

“Saya kira untuk polisi fokus saja sama apa yang menjadi kewajiban dia untuk memeriksa anggota-anggota, para perwira yang punya wewenang atau komando terkait tragedi ini,” tandasnya.

Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A

Tags: Aremaniatragedi kanjuruhanUsutTuntas

Related Posts

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi
Peristiwa

Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi

Rabu, 30 Sep 2026
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Ditangkap Gara-gara Narkoba, Gerindra: Belum Terima Konfirmasi Resmi
Peristiwa

Gerindra Buka Suara Soal Dugaan DPRD Kabupaten Malang Ditangkap Terkait Narkoba bersama Perempuan

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Nur Saguanto bersama ibunya (memegang jersey Arema).

Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan: Setelah Bangun Wajah Saya Memar, Kaki Retak

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.