Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

UM, UB, dan Unair Kolaborasi Teliti Lalapan Sebagai Terapi Penyakit Jantung Koroner

Redaksi by Redaksi
Agustus 24, 2022 1:50 pm
in Berita, Pendidikan, Tugu Sehat
tugumalangid um ub unair

Para peneliti kolaborasi; Dr. Ermin Rahmawati, Dr. Suharti, dan Prof. Dr. Djanggan Sargowo. (foto dokumen peneliti)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Penelitian kolaborasi Universitas Negeri Malang (UM), UB dan Unair, mengembangkan inovasi produk berbasis pangan lokal Indonesia untuk mengatasi penyakit kardiovaskuler. Produk lokal yang diteliti yaitu makanan rakyat sehari-hari, lalapan. Apakah lalapan bisa jadi obat pencegah penyakit jantung?

Data penelitian menempatkan penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) sebagai penyakit penyebab kematian nomor 1 di dunia. Peneliti dari UB Prof Djanggan Sargowo Sp.PD., Sp.PJ (K) menyebut banyak upaya penyembuhan penyakit tersebut namun masih menimbulkan efek samping jangka panjang.

READ ALSO

Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Pihaknya melakukan penelitian kolaborasi dari bahan makanan olahan khas masyarakat yang efisien. Salah satu pengembangan bahan pangan dan makanan olahan yang telah dikenal dan banyak dijumpai masyarakat di Indonesia menurutnya adalah lalapan. Bahan-bahan yang digunakan mudah didapat, seperti kubis, kemangi, timun, sambal dan lainnya.

”Melihat potensi kandungan gizi yang telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan karena kandungan antioksidannya dari setiap bahan makanan tersebut, kami ingin mengembangkan makanan ini sebagai inovasi produk terapi support penyakit jantung koroner,” tutur Prof Djanggan.

Peneliti dari UM Dr Suharti juga menyatakan, lalapan sangat berpotensi menjadi terapi penyakit kardiovaskuler. Sejumlah bahan lalapan tersebut juga mudah di dapat masyarakat.

”Fermentasi kandungan bakteri baik hasil fermentasi sambal lalapan sangat berpotensi menjadi terapi penyakit kardiovaskuler,” ujarnya.

Riset kolaborasi UM, UB, dan Unair ini bertenma: Inovasi Pengembangan Produk Halal Berbasis Bahan Pangan Lokal Ekstrak Fermentasi Sambal Lalapan Sebagai Terapi Suportif dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kardiovaskuler. Penelitian ini diampu oleh koordinator utama RKI dari masing-masing universitas, diantaranya : Dr. Suharti, SpD, M.Si dan Dr. Ahmad Munjin Nasih, M.Ag (UM), berkolaborasi dengan Prof. Djanggan Sargowo (UB), dan Prof. Yudi Her Octaviano, SpJP(K) (Unair). Selain itu, tim yang terlibat diantaranya adalah Dr. dr. Ermin Rachmawati,M.Biomed., dr. Makhyan Jibril, Larasati Sekar Kinasih, M.Gz, dr.Sutanti Lara Dewi dan juga mahasiswa S1 Kedokteran, Biologi serta PPDS Kardiologi. Penelitian ini dilaksanakan di Surabaya dan Malang menggunakan beberapa laboratorium yang bertempat di UM, UB, dan Unair.

”Harapan besar kami, kedepan produk kolaborasi UM, UB, dan Unair ini mampu menjadi inovasi berbasis produk lokal Indonesia yang mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan penyakit kardiovaskuler,” jelas Prof Yudi.

Tahun 2022 ini, UM, UB, Unair lolos seleksi untuk pendanaan Riset Kolaboratif Indonesia (RKI). RKI merupakan salah satu program Kemendikbud dalam melahirkan penelitian-penelitian yang berkualitas dan mendorong ke hilirisasi produk untuk membantu mensukseskan program-program Pemerintah Indonesia.

Skema RKI diantaranya mengadakan penelitian kolaboratif yang melibatkan Kerjasama antar 16 PTNBH se Indonesia, Universitas Luar Negeri, dan BRIN. Penelitian kolaboratif multidisipliner antar institusi ini menjadi penopang utama lahirnya inovasi dan terobosan baru tepat guna untuk menjawab kebutuhan serta permasalahan masyarakat saat ini.

munjin tugumalangid
Peneliti Dr Ahmad Munjin Nasih bersama rekan-rekan peneliti. (foto dokumen peneliti)

”Tidak hanya itu, dalam pengembangan produk ini kami juga memastikan setiap prosesnya telah sesuai dengan standar kehalalan, yang nantinya dapat bermanfaat dan dipasarkan di masyarakat,” pungkas Dr Munjin. (Ads)

 

 

Editor: Fajrus Sidiq

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

Tags: lalapanpenyakit jantungubUMunair

Related Posts

Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam
Advertorial

Fakultas Psikologi UIN Malang Finalisasi Kurikulum OBE Berbasis Integrasi Islam

Sabtu, 17 Okt 2026
Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Next Post
sarapan

Melewatkan Sarapan Mungkin Pengaruhi Kesehatan Fisik dan Mental Anak

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.