Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Pusat Halal LPPM UM Gelar Sosialisasi PMK dan Pelatihan Juru Sembelih Hewan

Redaksi by Redaksi
Juni 12, 2022 4:24 pm
in Pendidikan
pusat halal

Antusiasme para takmir masjid di Malang Raya mengikuti sosialisasi PMK dan pelatihan Juleha di UM. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pusat Halal Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar sosialisasi terkait kebijakan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) serta pelatihan Juru Sembelih Hewan (Juleha), pada Minggu (12/6/2022).

Ketua Pusat Halal LPPM UM, Prof Dr Heri Pratikto MSi menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan lantaran banyak takmir masjid yang ingin mendapatkan informasi akurat terkait tata kelola penerimaan, pemotongan, dan penyaluran hewan kurban saat Idul Adha di tengah wabah PMK.

READ ALSO

7 SD Islam di Kota Malang Terakreditasi A: Pilihan Pendidikan Terbaik untuk Anak

Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026

“Sebenarnya kita menargetkan hanya 100 peserta, tapi animo takmir masjid dari Malang Raya cukup tinggi, sehingga kami tambahkan menjadi 150 peserta dan ini gratis, bahkan mendapatkan sertifikat pelatihan Juleha,” ucapnya.

pusat halal
Antusiasme para takmir masjid di Malang Raya mengikuti sosialisasi PMK dan pelatihan Juleha di UM. Foto: M Sholeh

Dalam sosialisasi dan pelatihan tersebut, Pusat Halal LPPM UM menghadirkan sejumlah narasumber, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang, hingga Yayasan Juleha Malang Raya.

“Tentu tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada para takmir masjid terkait kebijakan pemerintah tentang PMK. Kemudian kebijakan MUI terkait hewan kurban di tengah wabah PMK ini,” jelasnya.

Selain itu, para takmir masjid juga diberikan pelatihan agar terampil melaksanakan penyembelihan hewan sesuai syariah Islam.

Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyaksikan dan melakukan penyembelihan hewan yang telah disediakan panitia.

“Kami berharap takmir masjid sebagai ujung tombak pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, mereka memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan menyembelih hewan sesuai syariat Islam,” inginnya.

Sementara itu, Kabid Peternakan Dispangtan Kota Malang, Anton Pramujino dalam kesempatannya mengatakan bahwa kegiatan ini cukup membantu pemerintah dalam mensosialisasikan wabah PMK jelang Idul Adha.

“Jadi kalau takmir masjid mengetahui ada hewan kurban yang terindikasi terpapar PMK, maka bisa segera melapor ke kami, sehingga bisa ditangani dengan cepat dan tak merebak ke hewan lain,” pesannya.

Dia menjelaskan, hewan yang terpapar PMK itu pada umumnya memiliki gejala awal yakni demam tinggi hingga membuat nafsu makan hewan turun. Lalu ada luka di bagian gusi hewan. Kemudian mulut hewan akan tampak mengeluarkan lendir liur yang berlebihan.

“Kalau yang sudah parah, itu biasanya di bagian kukunya ada luka hingga membuat hewan pincang. Kalau pincangkan tidak boleh untuk hewan kurban,” jelasnya.

Disebutkan, kriteria hewan bergejala PMK ringan yakni demam, tidak kurus, dan tidak pincang. Sementara kriteria hewan bergejala berat yakni hilang nafsu makan, kurus, pincang, dan tak bisa berdiri atau menopang tubuhnya.

Komisi Fatwa MUI Kota Malang, KH Atho’illah Wijayanto menjelaskan bahwa hewan yang bergejala PMK ringan masih diperkenankan untuk digunakan sebagai hewan kurban. Namun untuk hewan yang bergejala berat, pihaknya tak memperkenankan untuk dijadikan sebagai hewan kurban.(ads)

“Idul Adha ini adalah ibadah kita, maka lakukanlah dengan sebaik-baiknya, karena ini demi keabsahan kita dalam beribadah, maka semua harus ada dasar ilmu yang benar, maka daging hewan kurban bukan sekedar halal, tapi bagus dan layak dikonsumsi,” tuturnya.

Pendiri Yayasan Juleha Malang Raya, Saiful Bahri menyampaikan bahwa tata cara penyembelihan hewan kurban di tengah wabah PMK tak berbeda dengan penyembelihan hewan pada umumnya.

Namun disebutkan, penanganan pasca penyembelihan mulai jeroan, kaki, dan kepala hewan harus diolah dengan direbus dahulu sebelum dibagikan.

“Kalau penyembelihan yang baik itu adalah penyembelihan yang cepat dengan alat yang paling tajam. Standar kami, pemotongan dilakukan kurang dari 3 detik. Kalau lebih dari itu, hewan akan merasakan sakit,” jelasnya.

Menurutnya, hewan yang terlalu lama kesakitan saat disembelih akan berakibat pada penurunan kualitas daging hewan. Sebab, darah hewan tidak akan mengalir dengan sempurna jika hewan terlalu lama kesakitan saat proses pemotongan.

“Karena hewan terlalu lama kesakitan, jantung hewan tidak akan memompa untuk mengeluarkan darah dengan tuntas, maka nanti dagingnya akan cepat busuk,” tandasnya.(ads)

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: kota malangpusat halal lppm umUniversitas Negeri Malang

Related Posts

Daftar SD Islam di Kota Malang
Pendidikan

7 SD Islam di Kota Malang Terakreditasi A: Pilihan Pendidikan Terbaik untuk Anak

Rabu, 3 Jun 2026
Mahasiswa ITN Malang pemenang esai. Foto/dok. ITN Malang
Pendidikan

Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026

Senin, 1 Jun 2026
Prosesi wisuda Universitas Al Qolam Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pendidikan

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Sabtu, 30 Mei 2026
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat dan Rektor UB, Prof Widodo menyrpakati kerjasama membangun jaminan sosial untuk mahasiswa dan tenaga kependidikan. (Foto/ist)
Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan dan Kampus UB Bangun Ekosistem Perlindungan Sosial untuk Mahasiswa dan Dosen

Sabtu, 30 Mei 2026
Dindik Jatim
Pendidikan

Pengambilan PIN SPMB 2026 Resmi Dibuka, Dindik Jatim Kerahkan 7.212 Operator

Jumat, 29 Mei 2026
Tim sipil-arsitektur ITN Malang meraih Juara 2 National Architectural Design Competition 2026 dalam ajang DISCO ke-9. Foto/dok
Pendidikan

Kolaborasi Manis Sipil-Arsitektur ITN Malang, Sabet Juara 2 di Undip Berkat Desain Hunian Darurat Multifungsi

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
puslatkot

Atlet Puslatkot Batu Jalani Character Building

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.