Sabtu, September 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Pentingnya Kurikulum Jaminan Sosial di Indonesia untuk Pendidikan Menengah dan Tinggi

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan

Redaksi by Redaksi
Juni 4, 2022 6:24 am
in Pendidikan
kurikulum jaminan sosial

Suasana webinar "Pentingnya Kurikulum Jaminan Sosial di Indonesia untuk Pendidikan Menengah dan Tinggi". Foto: dok BPJS Ketenagakerjaan

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK bersama dengan BPJS Kesehatan dan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menggelar webinar bertajuk “Pentingnya Kurikulum Jaminan Sosial di Indonesia untuk Pendidikan Menengah dan Tinggi”.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional itu, dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy dan diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari beragam perguruan tinggi di Indonesia.

READ ALSO

ISJ-UMM Perkuat Riset dan Edukasi Kesehatan Mental Masyarakat

4.028 Peserta Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, ITSK Soepraoen Malang Pecahkan Rekor MURI

Dalam sambutannya, Muhadjir Effendy menekankan bahwa Undang-Undang Dasar (UUD) telah mengamanatkan negara untuk mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat. Berangkat dari semangat tersebut, terbitlah Undang-undang 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang bertujuan untuk menjamin terpenuhinya Kebutuhan Dasar Hidup Layak (KDHL) bagi setiap peserta dan atau anggota keluarganya.

Implementasi SJSN tersebut dilaksanakan melalui dua program yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh BPJS Kesehatan dan program jaminan sosial ketanagakerjaan oleh BPJS Ketenagakerjaan melalui mekanisme asuransi sosial dan tabungan dengan prinsip gotong-royong.

“Implementasi prinsip gotong royong ini sejalan dengan prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dan selaras pula dengan salah satu nilai strategis instrumental dari gerakan nasional revolusi mental,” imbuh Muhadjir.

Pihaknya juga menyoroti bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya jaminan sosial sebagai bentuk perlindungan sosial dari risiko yang bisa menimpa dirinya dan keluarganya setiap saat.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019, literasi asuransi penduduk Indonesia hanya sebesar 19,40 persen. Oleh karena itu, Muhadjir berharap kegiatan kampanye, sosialisasi, edukasi, dan literasi harus dilakukan lebih gencar lagi oleh kedua BPJS, bersama kementerian lembaga terkait dengan melibatkan segenap pemangku kepentingan, termasuk lembaga-lembaga pendidikan melalui penanaman nilai gotong royong dan pentingnya jaminan sosial dalam peningkatan derajat kualitas hidup masyarakat, salah satu cara yang tepat adalah dengan memasukkan jaminan sosial menjadi substansi ajar di dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Senada dengan Muhadjir, Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Komarudin memandang bahwa dunia pendidikan memiliki peran yang sangat krusial dalam menanamkan pentingnya jaminan sosial sejak dini sebagai upaya penguatan negara Indonesia ke arah universal welfare.

Menurutnya, kurikulum pendidikan jaminan sosial juga harus dibuat membumi agar nantinya peserta didik dapat memahami secara komprehensif sehingga secara tidak langsung dapat mendukung peningkatan kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Direktur Umum dan SDM BPJAMSOSTEK, Abdur Rahman Irsyadi dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai lembaga penyelenggara jaminan sosial, BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan membutuhkan sebuah strategi perluasan akses jaminan sosial bagi kelompok pelajar dari usia dini hingga perguruan tinggi sebagai calon peserta jaminan sosial di masa depan, salah satunya melalui dibentuknya sebuah kurikulum pendidikan dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi agar literasi mengenai pentingnya jaminan sosial dapat diketahui secara komprehensif dan menyeluruh.

“Hadirnya negara melalui kolaborasi dan sinergi antar stakeholder yang terkait yakni Kemenko PMK, DJSN, Kemendikbud, Kemenaker, dan Kemenag sangat penting dalam merumuskan dan menyinkronkan kebijakan sistem Jaminan Sosial melalui kurikulum pendidikan, sehingga literasi jaminan sosial ini bisa masuk ke bagian atau bab mata pelajaran dari kurikulum resmi pendidikan di Indonesia, khususnya untuk mata pelajaran PPKN atau Kewarganegaraan,” terang Abdur.

Webinar yang juga diharapkan mampu meningkatkan literasi para tenaga pendidik tersebut, menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya seperti Ketua Komisi Kebijakan Umum DJSN, Iene Muliati; Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbudristek, Yogi Anggraena; Rektor Universitas Negeri Jakarta Komarudin; serta Associate Professor Bidang Politik Ekonomi Internasional, Dinna Wisnu.

Seluruh diskusi tersebut dimoderatori oleh Guru Besar Universitas Jendral Achmad Yani, Riant Nugroho.

Turut hadir juga dalam webinar tersebut Direktur Umum dan SDM BPJS Kesehatan, Andi Afdal untuk memberikan closing speech.

“Semoga pembangunan literasi jaminan sosial yang dimulai dari pelajar ini dapat menjadi awal untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan sumber daya manusia di Indonesia di waktu yang akan datang,” tutup Abdur.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Malang, Imam Santoso menyambut baik kurikulum jaminan sosial di pendidikan tingkat menengah dan tinggi.

Baginya, jaminan sosial harus diketahui oleh para pelajar dari usia dini hingga perguruan tinggi, sehingga diharapkan pada masa mendatang edukasi tentang jaminan sosial dapat tersampaikan, apalagi memasukkan jaminan sosial menjadi substansi ajar di dalam Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

“Semoga sinergi dan kolaborasi antar instansi ini dapat menghasilkan suatu momen perubahan agar jaminan sosial di Indonesia lebih dikenal secara komprehensif dan menyeluruh oleh masyarakat,” harapnya.(ads)

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: bogorindonesiakurikulum jaminan sosial

Related Posts

ISJ-UMM Perkuat Riset dan Edukasi Kesehatan Mental Masyarakat
Pendidikan

ISJ-UMM Perkuat Riset dan Edukasi Kesehatan Mental Masyarakat

Sabtu, 19 Sep 2026
4.028 Peserta Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, ITSK Soepraoen Malang Pecahkan Rekor MURI
Advertorial

4.028 Peserta Ikuti Pelatihan Bantuan Hidup Dasar, ITSK Soepraoen Malang Pecahkan Rekor MURI

Sabtu, 19 Sep 2026
Polinema Gelar Bursa Kerja Virtual 2026: Pangkas Jarak dan Biaya
Advertorial

Polinema Gelar Bursa Kerja Virtual 2026: Pangkas Jarak dan Biaya

Sabtu, 19 Sep 2026
Fakultas Teknik Unisma Tembus Kelas Dunia Lewat Program Diaspora Berdampak
Advertorial

Fakultas Teknik Unisma Tembus Kelas Dunia Lewat Program Diaspora Berdampak

Sabtu, 19 Sep 2026
Lulusan Terbaik Teknik Mesin ITN Malang Ciptakan Sistem Daur Ulang Air Pabrik Susu
Advertorial

Lulusan Terbaik Teknik Mesin ITN Malang Ciptakan Sistem Daur Ulang Air Pabrik Susu

Sabtu, 19 Sep 2026
CHIFEST 2026  Universitas Ma ChungHadirkan Perjumpaan Budaya Tionghoa dan Indonesia di Malang
Advertorial

CHIFEST 2026 Universitas Ma Chung Hadirkan Perjumpaan Budaya Tionghoa dan Indonesia di Malang

Sabtu, 19 Sep 2026
Next Post
grand miami hotel

Grand Miami, Hotel Bintang 4 yang Baru Buka di Kepanjen

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.