Selasa, Oktober 20, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Buku adalah Jendela Dunia: Momentum Peringatan Hari Buku Nasional 17 Mei 2022

Redaksi by Redaksi
Mei 15, 2022 11:34 am
in Ruang Cendekia
hari buku nasional

Ketua Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang, Wahyu Hindiawati. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

 Oleh: Wahyu Hindiawati*

Buku adalah jendela dunia, merupakan suatu slogan yang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita. Membaca buku membuka cakrawala ilmu yang tak terbatas dan mengurangi pendangkalan berfikir.

READ ALSO

Mengakhiri Naik Kelas Otomatis, Mengawali Pembelajaran Bermutu

Bukan Soal Ijazah, Melainkan Soal Kepercayaan Publik

Tepat ditanggal 17 Mei diperingati Hari Buku Nasional (Harbuknas) setiap tahunnya. Peringatan Harbuknas dicetuskan pertama kali oleh Menteri Pendidikan Abdul Malik Fadjar pada tahun 2002 berdasarkan nilai sejarah hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 17 Mei 1980. Peringatan ini bertujuan untuk mendorong tumbuhnya literasi, terutama minat baca dan menulis di kalangan masyarakat Indonesia yang kelak dapat membudaya.

Minat baca rakyat Indonesia sangatlah rendah. Berdasarkan hasil Survei yang dilakukan Program For International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Sementara UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 orang yang gemar membaca. Sungguh hal ini sangat miris sekali.

Pemerintah melalui lembaga yang relevan telah mencanangkan program minat baca di bangku sekolah. Ada beberapa peraturan yang telah diluncurkan oleh pemerintah antara lain Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada Pasal 4 ayat 5 menyebutkan bahwa “Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis dan berhitung bagi segenap warga masyarakat” yang diimplementasikan berupa stategi dan kebijakan literasi sekolah dan terdapat pedoman pelaksanaan yang bisa menjadi acuan sekolah dalam meningkatkan minat baca khususnya dan literasi pada umumnya.

Di samping itu, terdapat pula Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang diimplementasikan pada Gerakan Literasi Nasional. Gerakan Literasi Nasional ini menindaklanjuti amanat UUD NRI Tahun 1945 dan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 di atas.

Pada perkembangan selanjutnya, ditetapkan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal. Kegiatan Gerakan Literasi Sekolah tidak lepas dari penguatan pendidikan karakter, pembelajaran yang mencakup keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif. Sedangkan terkait literasi itu sendiri, yaitu penguasaan enam literasi dasar (baca-tulis, digital, numerasi, finansial, sains, serta budaya dan kewargaan).

Leterasi di samping digalakkan di sekolah-sekolah juga digalakkan di daerah-daerah. Di daerah-daerah telah didirikan Taman Baca Masyarakat. Taman Baca Masyarakat sebagai sarana untuk menumbuhkan minat baca masyarakat. Sehingga dengan adanya Taman Baca Masyarakat bisa melatih dan membiasakan diri untuk selalu membaca sejak dini.

Taman Baca Masyarakat tentunya bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari gemar membaca antara lain: menambah wawasan dan pengetahuan, dapat menambah kosakata, menstimulasi mental, mengurangi stress, meningkatkan kualitas memori, melatih ketarampilan untuk berfikir dan menganalisis, dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi, melatih untuk dapat menulis dengan baik, memperluas pemikiran, meningkatkan hubungan sosial, membantu mencegah penurunan fungsi kognitif, meningkatkan empati seseorang, dapat mendorong tujuan hidup seseorang, dapat membantu terhubung dengan dunia luar, serta dapat lebih berhemat.

Dari banyaknya manfaat yang kita peroleh dari gemar membaca, untuk itu mari kita tingkatkan dan budayakan untuk selalu membaca.

*Penulis merupakan dosen dan Ketua Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: bukuduniajendela dunia

Related Posts

Mengakhiri Naik Kelas Otomatis, Mengawali Pembelajaran Bermutu
Ruang Cendekia

Mengakhiri Naik Kelas Otomatis, Mengawali Pembelajaran Bermutu

Senin, 19 Okt 2026
Bukan Soal Ijazah, Melainkan Soal Kepercayaan Publik
Ruang Cendekia

Bukan Soal Ijazah, Melainkan Soal Kepercayaan Publik

Minggu, 18 Okt 2026
Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens
Ruang Cendekia

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens

Sabtu, 17 Okt 2026
Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang, Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Pentingnya Pemberitaan yang Objektif dan Empatik bagi Kesehatan Mental

Jumat, 16 Okt 2026
Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Next Post
Navy Jazz Traffic

Navy Jazz Traffic Bertabur Bintang, Ada Tulus hingga Dewa 19 Feat Virzha

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.