Jumat, September 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Buku adalah Jendela Dunia: Momentum Peringatan Hari Buku Nasional 17 Mei 2022

Redaksi by Redaksi
Mei 15, 2022 11:34 am
in Ruang Cendekia
hari buku nasional

Ketua Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang, Wahyu Hindiawati. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

 Oleh: Wahyu Hindiawati*

Buku adalah jendela dunia, merupakan suatu slogan yang sudah tidak asing lagi terdengar ditelinga kita. Membaca buku membuka cakrawala ilmu yang tak terbatas dan mengurangi pendangkalan berfikir.

READ ALSO

Pendidikan Karakter sebagai Penyelamat Fenomena Sound Horeg di Tengah Arus Budaya Populer

Siapa yang Berhak Disebut NU?

Tepat ditanggal 17 Mei diperingati Hari Buku Nasional (Harbuknas) setiap tahunnya. Peringatan Harbuknas dicetuskan pertama kali oleh Menteri Pendidikan Abdul Malik Fadjar pada tahun 2002 berdasarkan nilai sejarah hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 17 Mei 1980. Peringatan ini bertujuan untuk mendorong tumbuhnya literasi, terutama minat baca dan menulis di kalangan masyarakat Indonesia yang kelak dapat membudaya.

Minat baca rakyat Indonesia sangatlah rendah. Berdasarkan hasil Survei yang dilakukan Program For International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Sementara UNESCO menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya dari 1.000 orang Indonesia hanya 1 orang yang gemar membaca. Sungguh hal ini sangat miris sekali.

Pemerintah melalui lembaga yang relevan telah mencanangkan program minat baca di bangku sekolah. Ada beberapa peraturan yang telah diluncurkan oleh pemerintah antara lain Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pada Pasal 4 ayat 5 menyebutkan bahwa “Pendidikan diselenggarakan dengan mengembangkan budaya membaca, menulis dan berhitung bagi segenap warga masyarakat” yang diimplementasikan berupa stategi dan kebijakan literasi sekolah dan terdapat pedoman pelaksanaan yang bisa menjadi acuan sekolah dalam meningkatkan minat baca khususnya dan literasi pada umumnya.

Di samping itu, terdapat pula Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti yang diimplementasikan pada Gerakan Literasi Nasional. Gerakan Literasi Nasional ini menindaklanjuti amanat UUD NRI Tahun 1945 dan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 di atas.

Pada perkembangan selanjutnya, ditetapkan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan Formal. Kegiatan Gerakan Literasi Sekolah tidak lepas dari penguatan pendidikan karakter, pembelajaran yang mencakup keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif. Sedangkan terkait literasi itu sendiri, yaitu penguasaan enam literasi dasar (baca-tulis, digital, numerasi, finansial, sains, serta budaya dan kewargaan).

Leterasi di samping digalakkan di sekolah-sekolah juga digalakkan di daerah-daerah. Di daerah-daerah telah didirikan Taman Baca Masyarakat. Taman Baca Masyarakat sebagai sarana untuk menumbuhkan minat baca masyarakat. Sehingga dengan adanya Taman Baca Masyarakat bisa melatih dan membiasakan diri untuk selalu membaca sejak dini.

Taman Baca Masyarakat tentunya bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari gemar membaca antara lain: menambah wawasan dan pengetahuan, dapat menambah kosakata, menstimulasi mental, mengurangi stress, meningkatkan kualitas memori, melatih ketarampilan untuk berfikir dan menganalisis, dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi, melatih untuk dapat menulis dengan baik, memperluas pemikiran, meningkatkan hubungan sosial, membantu mencegah penurunan fungsi kognitif, meningkatkan empati seseorang, dapat mendorong tujuan hidup seseorang, dapat membantu terhubung dengan dunia luar, serta dapat lebih berhemat.

Dari banyaknya manfaat yang kita peroleh dari gemar membaca, untuk itu mari kita tingkatkan dan budayakan untuk selalu membaca.

*Penulis merupakan dosen dan Ketua Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: bukuduniajendela dunia

Related Posts

Pendidikan Karakter sebagai Penyelamat Fenomena Sound Horeg di Tengah Arus Budaya Populer
Ruang Cendekia

Pendidikan Karakter sebagai Penyelamat Fenomena Sound Horeg di Tengah Arus Budaya Populer

Jumat, 4 Sep 2026
Siapa yang Berhak Disebut NU?
Ruang Cendekia

Siapa yang Berhak Disebut NU?

Kamis, 3 Sep 2026
Karya Surya Burhanuddin, 50 Tahun Perjalanan Kasih: Surya & Sjenny (1976-2026). Foto/dok
Ruang Cendekia

Makna Hidup dan Kasih Sayang dalam Puisi

Kamis, 3 Sep 2026
Kuliah S2 Penting Apa Tidak? Sebuah Perdebatan
Ruang Cendekia

Kuliah S2 Penting Apa Tidak? Sebuah Perdebatan

Rabu, 2 Sep 2026
Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas
Ruang Cendekia

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Senin, 31 Agu 2026
Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah
Ruang Cendekia

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Minggu, 30 Agu 2026
Next Post
Navy Jazz Traffic

Navy Jazz Traffic Bertabur Bintang, Ada Tulus hingga Dewa 19 Feat Virzha

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.