Tugumalang.id – Selama tiga bulan terakhir, Muhammad Rezqi Wahyu Aji Sumarno (27) harus menjalani proses pengobatan yang cukup panjang. Beberapa kali rawat inap dan transfusi darah harus dijalaninya karena kondisi kesehatan yang membutuhkan pemantauan serta penanganan lanjutan. Di tengah proses tersebut, Rezqi bersyukur karena pelayanan kesehatan yang diterimanya melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan lancar.
Rezqi merupakan peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau mandiri yang telah beberapa kali mendapatkan pelayanan kesehatan di sejumlah rumah sakit. Setelah menjalani beberapa rangkaian perawatan, ia kembali mendapatkan pelayanan di Prasetya Husada. Menurutnya, setiap proses yang dijalani tetap dapat diakses sesuai prosedur tanpa kendala berarti.
Baca Juga: Paksi Ingatkan Pentingnya JKN Aktif, Sakit Tak Kenal Kalender
“Untuk rawat inap saya sudah beberapa kali, karena tiga bulan ini saya transfusi. Pernah dirawat di beberapa rumah sakit, dan sekarang saya menjalani perawatan di sini,” ujar Rezqi saat menceritakan pengalamannya, Jumat (24/07).
Dalam perawatan terbarunya, Rezqi datang melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan menyampaikan keluhan yang dirasakan kepada petugas medis. Setelah dilakukan pemeriksaan, ia kemudian diarahkan untuk menjalani transfusi darah sebagai bagian dari penanganan yang dibutuhkan. Pada pagi hari setelah mendapatkan pelayanan, Rezqi telah menerima dua kantong darah.
“Kemarin saya lewat IGD, saya jelaskan keluhan-keluhan saya, lalu diarahkan untuk transfusi. Tadi pagi sudah transfusi dua kantong, dan semuanya lancar,” katanya.
Baca Juga: Siti Rasakan Persalinan Aman dan Nyaman di Puskesmas Gondanglegi Berkat JKN
Bagi Rezqi, proses pelayanan yang diterimanya sejak masuk melalui IGD hingga menjalani transfusi memberikan rasa tenang. Ia menilai setiap tahapan pelayanan dapat berjalan dengan baik, mulai dari pemeriksaan awal hingga tindakan medis yang diberikan oleh tenaga kesehatan.
“Selama saya masuk dari IGD sampai sekarang menjalani transfusi, tidak ada pengeluaran biaya. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut membuat Rezqi merasakan manfaat JKN, terutama ketika kebutuhan pelayanan kesehatan datang berulang dalam waktu yang berdekatan. Dengan adanya jaminan kesehatan, ia dapat lebih fokus menjalani proses pengobatan tanpa terbebani biaya pelayanan yang harus dikeluarkan secara mandiri.
Bagi peserta yang membutuhkan perawatan berkelanjutan, kepastian akses pelayanan menjadi hal penting agar proses pengobatan dapat berjalan sesuai kebutuhan medis. Hal tersebut juga dirasakan Rezqi selama menjalani rangkaian perawatan dan transfusi darah.
Di tengah proses pemulihan yang masih dijalani, Rezqi tetap mengikuti arahan tenaga kesehatan dan menjalani kontrol sesuai kebutuhan. Ia bersyukur karena pelayanan yang diterima selama proses pengobatan berjalan baik dan membantu dirinya menjalani perawatan dengan lebih tenang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis BPJS Kesehatan Cabang Malang
Editor: Herlianto. A






































