Malang, Tugumalang.id – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Politeknik Negeri Malang (Polinema) mendampingi UMKM Mekar Jaya di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, mengembangkan kemasan dan label produk nugget tahu crispy untuk meningkatkan daya saing produk pangan lokal.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 26 September 2026 tersebut bertujuan membantu pelaku UMKM meningkatkan tampilan produk, keamanan kemasan, serta kesiapan produk untuk memasuki pasar yang lebih luas.
Ketua Tim PPM Polinema Alvin Nouval, S.Pd., M.A., mengatakan, pengembangan kemasan tidak hanya berkaitan dengan tampilan produk. Kemasan juga menjadi strategi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing UMKM.
“Melalui pendampingan ini, kami berharap mitra tidak hanya memiliki kemasan yang lebih baik, tetapi juga mampu memahami bahwa identitas visual produk menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen,” ungkap Alvin.

Baca juga: Gelar Academic Mobility Visit Bersama UMPSA Malaysia, Polinema Perluas Kolaborasi Akademik dan Mobilitas Mahasiswa
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar desain kemasan pangan, pentingnya informasi pada label, serta penggunaan aplikasi Canva untuk membuat identitas visual produk.
Pendampingan meliputi penyusunan nama produk, pengaturan teks, penempatan gambar, hingga pencantuman informasi penting. Di antaranya komposisi, berat bersih (netto), identitas produsen, logo halal, dan tanggal kedaluwarsa.
Selain desain, peserta juga mempraktikkan penggunaan alat pengemasan sederhana. Tim PPM memperkenalkan wadah thinwall, plastik shrink, dan heat gun untuk menghasilkan kemasan yang lebih rapi dan higienis dengan tampilan profesional.
Untuk mendukung keberlanjutan program, tim memberikan bantuan alat dan bahan berupa wadah thinwall ukuran 650 ml, heat gun, plastik shrink, dan label kemasan kepada mitra.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 42 persen menjadi 66 persen, atau naik 24 poin persentase.
Peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman mengenai cara mengurangi risiko kerusakan produk selama pemasaran melalui penerapan teknik pengemasan yang tepat. Keterampilan peserta dalam memilih bahan kemasan, membuat label, dan menerapkan teknik pengemasan juga meningkat setelah mengikuti kegiatan.
Baca juga: Wisuda ke-74 Polinema, 998 Lulusan dan Peran PSDKU bagi Masyarakat
Tim pelaksana PPM Polinema terdiri atas Ellyn Eka Wahyu, S.Sos., M.AB.; Af’idatul Husniyah, S.Pd., M.Sc., Ph.D.; Cahyo Ramadhan Pratama, S.S., MTCSOL; Galuh Zuhria Kautzar, S.T., M.T.; dan Fahmi Muhammad Az Zuhri, S.St., M.PSDM. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa.
Pengabdian tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Polinema dalam mendukung penguatan UMKM berbasis potensi lokal. Melalui sinergi perguruan tinggi dan masyarakat, produk nugget tahu crispy dari Desa Tulusbesar diharapkan semakin berkualitas, memiliki daya saing lebih tinggi, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Program lanjutan yang dapat dikembangkan meliputi pendampingan pemasaran digital, penguatan merek (branding), pengembangan strategi promosi, serta evaluasi dampak penggunaan kemasan baru terhadap peningkatan penjualan.
Dengan pendampingan berkelanjutan, UMKM di Desa Tulusbesar diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko
















