Senin, September 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

UB Kukuhkan 5 Profesor Baru, Teliti Pertanian hingga Kesehatan Mental

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
September 21, 2026 4:17 pm
in Pendidikan
UB Kukuhkan 5 Profesor Baru, Teliti Pertanian hingga Kesehatan Mental

Kelima profesor baru Universitas Brawijaya yang akan dikukuhkan di 2026. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Universitas Brawijaya (UB) kembali mengukuhkan lima profesor baru pada 2026 melalui sidang terbuka Majelis Dewan Guru Besar. Kelimanya berasal dari berbagai disiplin ilmu, mulai komunikasi pertanian, rekayasa material, psikologi, hingga studi budaya.

Kelima guru besar tersebut memaparkan kebaruan gagasan dan inovasi ilmiah untuk menjawab berbagai tantangan. Riset mereka mencakup kemandirian petani, rekayasa material berbasis data, kesehatan mental, efisiensi energi, hingga dekolonisasi pengetahuan visual.

READ ALSO

7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

PKKMB Unikama 2026 Diikuti 1.080 Mahasiswa Baru, Dorong Maba Punya Mimpi Besar

Profesor pertama yang dikukuhkan ialah Prof. Dr. Desi Dwi Prianti, S.Sos., M.Comn. sebagai Profesor bidang Ilmu Media, Gender, dan Studi Budaya. Ia merupakan profesor ke-6 dari FISIP dan ke-460 UB.

Prof. Desi menyoroti bahaya terselubung dari banjir informasi visual di era digital yang tidak diimbangi kemampuan kritis. Menurutnya, standar visual masyarakat modern masih sering terkontaminasi epistemik kolonial.

Sebagai solusi, ia menawarkan konsep Literasi Visual Dekolonial melalui tiga langkah strategis. Pertama, Menyingkap dengan mempertanyakan kepentingan dan sudut pandang pembuat gambar.

Kedua, Melacak dengan menelusuri akar sejarah standar visual hingga masa kolonial. Ketiga, Melawan dengan memproduksi tatanan visual tandingan, misalnya melalui kurasi museum inklusif dan bahan ajar yang adil gender.

’’Ilmu komunikasi bukan sekadar teknik menyusun pesan yang efektif, tetapi harus bekerja untuk memanusiakan dan memerdekakan,” kata Prof. Desi.

Baca juga: 9 Profesor UB Dikukuhkan, Ada yang Teliti Leadership ala Nabi Muhammad

Profesor kedua, Prof. Ir. Edi Dwi Cahyono, M.Agr.Sc., M.S., Ph.D., dikukuhkan sebagai Profesor bidang Ilmu Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian pada Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBIPK). Ia menjadi profesor aktif ke-25 di FBIPK dan ke-456 yang dihasilkan UB.

Berangkat dari riset dan pengamatan lapangan selama 38 tahun, Prof. Edi memperkenalkan model E/D/C-RITA. Model tersebut menjawab fenomena petani yang sering enggan mengadopsi inovasi meskipun mengetahui manfaatnya.

’’Jangan dipaksa-terpaksa-terbiasa, tetapi diajak-menimbang-memandirikan,” tegas Prof. Edi mengenai prinsip penyuluhan era baru yang mengedepankan dialog dan kemandirian petani.

Melalui lima tahapan, mulai kesadaran, evaluasi awal, evaluasi refleksif, keputusan ambang, hingga evaluasi setelah keputusan, serta dukungan instrumen COAST Framework, penyuluh diposisikan sebagai mitra dan katalisator, bukan sekadar penyampai pesan searah.

Profesor ketiga berasal dari Fakultas Teknik (FT), yakni Prof. Dr. Ir. Putu Hadi Setyarini, S.T., M.T. Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Pelapisan dan Karakterisasi Material. Ia tercatat sebagai profesor aktif ke-34 di FT dan ke-457 di UB.

Prof. Putu menghadirkan kerangka ilmiah integratif COAT360 untuk mengakhiri ketergantungan industri pada metode trial-and-error dalam pengembangan material. Melalui enam rantai bukti minimum, mulai pemeriksaan awal hingga evaluasi fungsi akhir, COAT360 memastikan data karakterisasi memiliki keterlacakan sebab-akibat yang kuat.

Inovasi tersebut berpotensi diterapkan pada kemasan pangan ramah lingkungan, biomaterial medis, pencegahan korosi, hingga integrasi bank data material berbasis kecerdasan buatan (AI).

Baca juga: Pengukuhan 5 Profesor Baru di UB: Inovasi untuk Ekonomi, Lingkungan, dan Konservasi

Profesor keempat yang dikukuhkan ialah Prof. Cleoputri Al Yusainy, S.Psi., M.Psi., Ph.D. dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Ia resmi dikukuhkan sebagai Profesor bidang Psikologi Umum dan Eksperimen, serta menjadi profesor ke-5 di FISIP dan ke-458 di UB.

Dalam risetnya, Prof. Cleo mengkritik model psikologi arus utama (hedonis) yang cenderung fokus pada selebrasi ego dan optimisme semata. Sebagai alternatif, ia menawarkan model Lebur Duka Labur Rasa, pendekatan kontemplatif khas Timur yang memandang bahwa kehidupan terjadi karena syarat-syaratnya telah tercukupi.

Model tersebut membongkar tiga ilusi diri (three marks of self), yakni mineness (rasa kepemilikan), centeredness (merasa menjadi pusat pengalaman), dan selfhood (merasa paling istimewa).

‘‘Melalui pendekatan ini, individu diajak mengikis ketakutan dan kemarahan untuk mencapai kesehatan mental yang sempurna,’’ paparnya.

Profesor terakhir, Prof. Ir. Winarto, S.T., M.T., Ph.D., berasal dari Fakultas Teknik. Ia dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Simulasi Dinamika Molekul dan menjadi profesor aktif ke-35 di FT serta ke-459 UB.

Prof. Winarto memanfaatkan simulasi molecular dynamics (MD) melalui MD-TOOL untuk meneliti perilaku molekul pada skala nanometer. Risetnya menunjukkan penggunaan carbon nanotubes (CNTs) yang dipadukan dengan medan listrik mampu memisahkan molekul air dari alkohol lebih efisien dibanding metode distilasi konvensional yang boros energi.

Melalui simulasi, Prof. Winarto menunjukkan CNTs yang dipadukan dengan medan listrik dapat memperkuat proses pemisahan air dari metanol maupun etanol. Medan listrik membuat molekul air di dalam CNT tersusun lebih teratur sehingga lebih mudah masuk dan bertahan di dalam nanotube.

Riset kemudian dikembangkan untuk menangkap CO₂ dari gas hasil pembakaran. Hasil simulasi menunjukkan CNT lebih kuat mengadsorpsi CO₂ dibandingkan nitrogen (N₂) dan oksigen (O₂), sehingga berpotensi digunakan dalam proses pemisahan.

Penelitian juga menggunakan boron nitride nanotubes (BNNT) dan membran silikon nitrida (Si₃N₄). Hasil simulasi menunjukkan keberadaan membran Si₃N₄ dapat memperkuat efek pemisahan CO₂.

Ke depan, riset simulasi tersebut akan diperluas ke bidang penyimpanan energi, seperti baterai dan superkapasitor. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan peneliti eksperimental agar hasil simulasi dapat divalidasi dan dikembangkan menuju penerapan teknologi nanomaterial.

Pengukuhan kelima profesor tersebut menegaskan posisi Universitas Brawijaya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang solutif, berdampak bagi masyarakat, serta berdaya saing global.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

redaktur: jatmiko

Tags: guru besar UBliterasi visual dekolonialnanomaterialpendidikan malangprofesor UBpsikologiUB Malanguniversitas brawijaya

Related Posts

7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026
Pendidikan

7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

Senin, 21 Sep 2026
PKKMB Unikama 2026 Diikuti 1.080 Mahasiswa Baru, Dorong Maba Punya Mimpi Besar
Advertorial

PKKMB Unikama 2026 Diikuti 1.080 Mahasiswa Baru, Dorong Maba Punya Mimpi Besar

Senin, 21 Sep 2026
496 Lulusan ITN Malang Sudah Terserap Dunia Kerja Sebelum Wisuda
Advertorial

496 Lulusan ITN Malang Sudah Terserap Dunia Kerja Sebelum Wisuda

Senin, 21 Sep 2026
Kontes Modifikasi ITN Malang 2026 Diikuti 70 Modifikator dari Berbagai Daerah
Advertorial

Kontes Modifikasi ITN Malang 2026 Diikuti 70 Modifikator dari Berbagai Daerah

Senin, 21 Sep 2026
CHIFEST 2026 Universitas Ma Chung Perkuat Akulturasi Budaya Indonesia-Tionghoa
Advertorial

CHIFEST 2026 Universitas Ma Chung Perkuat Akulturasi Budaya Indonesia-Tionghoa

Minggu, 20 Sep 2026
SMPIT Insan Permata Malang Ajak Orang Tua Bangun Koneksi dengan Generasi Alpha
Advertorial

SMPIT Insan Permata Malang Ajak Orang Tua Bangun Koneksi dengan Generasi Alpha

Minggu, 20 Sep 2026
Next Post
8 Creative Hub Kota Batu Segera Dapat SK Wali Kota

8 Creative Hub Kota Batu Segera Dapat SK Wali Kota

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.