Kompetisi tersebut berlangsung di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta belum lama ini.
Dalam kompetisi itu, Tim Robotik UIN Malang memperkenalkan inovasi robot transporter air bernama JALAYANTRA. Robot pengangkut air berbasis kendali semiotonom tersebut dirancang untuk mendukung kegiatan perawatan tanaman.
Inovasi ini dikembangkan oleh lima mahasiswa, yakni Revaldy Zidane Tyo Pamungkas, Muhammad Arif Mujaddid, Safri Firzan Sururi, Alisa Zahroni Farady Daud, dan Alfhatir Zaki Mustofa. Tim tersebut dibimbing Shoffin Nahwa Utama, M.T.
Salah satu anggota tim, Revaldy Zidane Tyo Pamungkas, menjelaskan bahwa pengembangan JALAYANTRA membutuhkan waktu sekitar satu setengah bulan. Selama proses tersebut, tim menjalani sejumlah tahapan, mulai dari riset, perancangan mekanik, pengujian komponen, hingga penyempurnaan sistem kendali.
Baca juga: UIN Malang Bangun Jejaring Strategis dengan Para Duta Besar Negara Sahabat
Seluruh tahapan itu dilakukan agar robot mampu menjalankan misi sesuai ketentuan perlombaan.
“Proses rancang bangun JALAYANTRA ini memakan waktu persiapan sekitar 1,5 bulan. Selama masa itu, kami benar-benar berfokus pada riset, uji coba mekanik, dan penyempurnaan integrasi sistem kendali agar robot dapat menyelesaikan misi dengan presisi di arena perlombaan,” beber Revaldy.
Robot Pengangkut Air untuk Perawatan Tanaman
Dosen pembina tim, Shoffin Nahwa Utama, M.T., menyampaikan bahwa pengembangan JALAYANTRA merupakan bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan praktis di lingkungan sekitar.
“Rancangan JALAYANTRA ini secara apik mengintegrasikan teknologi mekatronika tingkat lanjut untuk mendukung pemindahan air dalam kegiatan perawatan tanaman,” jelas Shoffin.
Baca juga: Aktivis Pers Kampus di Fakultas Psikologi UIN Malang Didorong Memproduksi Banyak Berita Berbasis Ide dan Kepakaran
“Kami sangat bangga melihat kerja keras tim selama 1,5 bulan ini terbayar dengan kelolosan mereka ke final di posisi ketiga,” imbuhnya.
Pengalaman Mengembangkan Riset dan Inovasi
Pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para anggota tim dalam mengembangkan kemampuan riset, kerja sama, dan inovasi.
Karya yang dikembangkan itu diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko




































