Malang, Tugumalang.id – Mukhamad Bagus Fitri, lulusan terbaik Teknik Mesin S-1 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, merancang sistem penampungan air cooling berkapasitas 238 liter untuk menghemat penggunaan air bersih di pabrik pengolahan susu.
Bagus, pemuda asal Pasuruan dengan IPK 3,76, merancang bak berukuran 170 cm x 35 cm x 40 cm tersebut sebagai tugas akhir (study case). Karya itu diangkat dari persoalan pemborosan air bersih dalam proses pendinginan di industri.
“Dalam proses pendinginan gula dan air di mesin mix tank, terdapat resapan air bersih hasil pendinginan yang sebelumnya dibuang percuma mencapai 238 liter dalam waktu cepat. Padahal air tersebut secara kimiawi masih sangat bagus. Lewat skripsi ini, saya buatkan desain sistem penampungan agar air tersebut dapat ditransfer ke utility tank untuk di-recycle kembali,” jelas Bagus.
Inovasi tersebut menggunakan Autodesk Inventor 2020 untuk pemodelan 3D dan analisis kekuatan struktur dengan metode elemen hingga (Finite Element Analysis/FEA) berbasis ANSYS Workbench 2021 R2.
Di bawah bimbingan Ir. Soeparno Djiwo, MT., dan Sibut, ST., MT., Bagus menggunakan pelat Stainless Steel SUS 304 food grade serta rangka baja profil L ASTM A36. Hasil simulasi menunjukkan konstruksi aman menahan beban hidrostatik dengan safety factor stabil di angka 15. Angka itu berada jauh di atas batas minimal standar aman, yakni 2.
Bagus merupakan putra Muslikh, penjual toko kelontong/sembako kecil, dan Solikhah, ibu rumah tangga. Ia menjadi sarjana pertama dalam silsilah keluarga besarnya.
Baca juga: Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Sabet Gelar ‘The Best W9 Style’ di Malang Modifest Vol 3
Perjalanan menuju gelar sarjana juga tidak berlangsung mudah. Lulusan SMKN Rembang Pasuruan itu sempat menunda kuliah selama dua tahun untuk bekerja sebagai buruh produksi di PT Yamaha Electronics Manufacturing Indonesia.
Tabungan dari gaji selama bekerja digunakan Bagus untuk membayar biaya pendaftaran awal, UKT, hingga Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) secara mandiri. Selama kuliah di Malang, dia juga mencari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya cetak tugas.
Bagus membuka jasa gambar desain teknik mesin, bekerja sebagai drafter freelance di PT Bestari Mandiri Utama, serta menjadi Asisten Laboratorium Komputer CAD Studio dan CNC. Dia juga dipercaya menjadi instruktur pelatihan desain mesin bagi mahasiswa baru maupun masyarakat umum.
“Awal masuk kuliah sempat bingung dan struggle karena dua tahun tidak memegang pena dan buku. Tapi berkat ajakan teman ke himpunan (HMM), iklim diskusi dengan dosen, serta saran dari guru SMKN dan alumni yang merekomendasikan ITN Malang karena keahlian tekniknya sangat siap bersaing, semangat belajar saya bisa terbangun pesat,” kenang anak kedua dari dua bersaudara ini.
Baca juga: Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium
Kemampuan Bagus di lapangan mendapat apresiasi dari pihak industri tempatnya menjalani magang. Manajemen PT Pabrik Susu memberikan apresiasi atas kedisiplinan dan kontribusi solusi teknis yang dihadirkannya.
Setelah menjalani ujian komprehensif, Bagus juga dilirik sejumlah perusahaan multinasional. Saat ini, dia tengah menjalani proses seleksi karier di PT HM Sampoerna, PT Cleo, PT Cemindo Gemilang, PT Motasa Indonesia, PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group), PT Yakult, dan lainnya.
Bagus menargetkan karier sebagai Manager Production. Dia juga berencana melanjutkan studi magister Teknik Mesin serta mengembangkan bisnis pengolahan limbah kelapa dan ekspor-impor.
Bagus mengatakan pesan orang tua menjadi pegangan dalam menjalani perjalanan setelah lulus. “Orang tua selalu menasihati agar jangan sombong atau overconfident. Ilmu yang didapat harus digunakan untuk membantu masyarakat dan tak lupa pada orang-orang yang pernah membantu kita,” pungkasnya.
Bagus menjadi lulusan terbaik Teknik Mesin S-1 pada Wisuda ke-76 Periode II ITN Malang yang diselenggarakan 19 September 2026.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
editor: jatmiko






























