Minggu, November 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Bertahan, Bukan Menyerah!

Bagus Rachmad Saputra by Bagus Rachmad Saputra
September 16, 2026 3:43 pm
in Ruang Cendekia
Bertahan, Bukan Menyerah!
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Fuji Astutik, M.Psi, Psikolog*

READ ALSO

Mendidik Mahasiswa untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Lulusan

Hujan Kita Rindukan, Banjir Tak Kita Harapkan

Memaknai hidup memang tidak pernah menjanjikan kebahagiaan yang terus-menerus atau ketenangan yang datang tanpa jeda.

Ada hari-hari yang cerah, tetapi ada juga hari-hari yang mendung, bahkan hujan deras tanpa aba-aba. Begitulah kehidupan berjalan silih berganti, tak pernah benar-benar bisa ditebak.

Begitu pun dengan kondisi psikologis individu. Terkadang manusia merasa kuat, mampu menghadapi apa saja. Namun, ada kalanya kekuatan itu menyusut, tinggal sedikit, atau bahkan terasa habis sama sekali.

Jika melihat situasi hari ini, rasanya semakin tidak membantu. Ketidakpastian ada di mana-mana, baik tentang pekerjaan, keuangan, maupun pendidikan.

Dunia nyata maupun dunia maya seolah tak pernah kehabisan kabar yang membebani. Setiap hari kita disuguhkan berita duka, kekerasan, korupsi, kebijakan yang terasa jauh dari kebutuhan kita. Belum lagi masalah pribadi, keluarga, atau persoalan orang lain yang ikut menimpa kita tanpa diminta.

Menghadapi Beban dan Tidak Menyerah

Kehidupan manusia memang begitu dinamis, sejak mereka lahir, bertumbuh, dan memasuki usia tua. Setiap orang memiliki bebannya masing-masing, seperti siswa yang bergulat dengan tuntutan akademik sekaligus godaan di sekelilingnya.

Mahasiswa yang dihantui ketidakpastian masa depan, tekanan tugas, dinamika pertemanan yang tak selalu mulus, ditambah beban ekspektasi dari orang tua maupun dari diri sendiri untuk selalu menjadi yang terbaik.

Baca juga: Marah dan Cara Mengelolanya dengan Bijak

Para fresh graduate yang berjuang di tengah ketatnya persaingan kerja. Orang-orang paruh baya yang harus menerima kenyataan pahit kehilangan pekerjaan. Dan para lansia yang menyimpan kekhawatiran tentang masa depan anak cucu, sembari diam-diam bergulat dengan sepi.

Rasanya semua orang sedang menanggung sesuatu. Semua orang sedang tertekan dari berbagai arah, sampai kadang muncul satu bisikan kecil: rasanya ingin menyerah saja.

Tapi menyerah bukan satu-satunya pilihan, selama masih ada ruang untuk bertahan. Barangkali beberapa hal ini bisa menjadi tempat berpijak, sedikit demi sedikit:

  1. Kematian adalah bagian dari hidup: Ia akan datang pada waktunya. Tak perlu dipercepat, apalagi diusahakan.
  2. Penolakan bukan tanda kita sendirian: Saat merasa ditolak oleh seseorang atau oleh sebuah lamaran kerja, ingatlah, orang lain pun mengalami hal yang sama. Kita hanya sedang berjalan di jalan yang sama dengan banyak orang lain.
  3. Kegagalan adalah bagian dari bertumbuh: Ia bukan akhir, melainkan salah satu tahap yang memang harus dilalui untuk menjadi lebih utuh.
  4. Kehilangan adalah keniscayaan: Pada akhirnya, tidak ada yang benar-benar tinggal selamanya. Menyadari ini bukan untuk membuat kita takut, tetapi untuk membuat kita lebih menghargai apa yang masih ada.
  5. Kesalahan adalah ruang belajar: Setiap kekeliruan menyimpan pelajaran jika kita mau berhenti sejenak untuk melihatnya.
  6. Penilaian orang lain adalah urusan mereka: Orang akan terus menilai sesuai kacamata dan persepsi mereka sendiri, bukan sesuai keadaan kita yang sesungguhnya. Itu bukan tanggung jawab kita untuk dipikul.
  7. Rasa malu akan memudar: Kejadian yang hari ini terasa begitu memalukan, suatu saat akan dilupakan orang. Tak perlu terus disesali.

Akui Rasa Sakit dan Menemukan Jalan untuk Bertahan

Setelah membaca dan merenungkan penjabaran di atas, jika dalam diri masih terdapat keinginan untuk menyerah, mungkin ada baiknya bertanya kepada diri sendiri sekali lagi: apakah rasa sakit ini benar-benar membuat kita menyerah? Atau justru jangan-jangan yang sebenarnya diinginkan bukanlah menyerah, melainkan perasaan ingin berhenti dari rasa sakit.

Jika rasa itu muncul, seseorang tidak perlu begitu keras melawannya. Akui saja rasa sakit itu. Tidak apa-apa.

Sebab, mengakui rasa sakit bukan tanda bahwa manusia lemah, tetapi justru menjadi penunjuk untuk menemukan jalan agar benar-benar bertahan.

*Penulis adalah dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang).

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

redaktur: jatmiko

Tugumalang.id mengundang para akademisi maupun praktisi untuk menulis di Ruang Cendekia melalui email: ruangakademika2026@gmail.com.

Tags: Fakultas Psikologi UIN MalangPermasalahan HiduppsikologiUIN MalangUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Related Posts

Mendidik Mahasiswa untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Lulusan
Ruang Cendekia

Mendidik Mahasiswa untuk Kehidupan, Bukan Sekedar Lulusan

Sabtu, 31 Okt 2026
Hujan Kita Rindukan, Banjir Tak Kita Harapkan
Ruang Cendekia

Hujan Kita Rindukan, Banjir Tak Kita Harapkan

Rabu, 28 Okt 2026
Dari Kampus Sederhana ke Panggung Dunia: Ujian Sesungguhnya UIN Maliki Malang di Usia 65 Tahun
Ruang Cendekia

Dari Kampus Sederhana ke Panggung Dunia: Ujian Sesungguhnya UIN Maliki Malang di Usia 65 Tahun

Selasa, 27 Okt 2026
65 Tahun UIN Malang: Kampus Besar Harus Terasa Dekat
Ruang Cendekia

65 Tahun UIN Malang: Kampus Besar Harus Terasa Dekat

Senin, 26 Okt 2026
Ketika AI Tak Punya Nurani: Mengapa Karakter Ulul Albab UIN Malang Makin Relevan?
Ruang Cendekia

Ketika AI Tak Punya Nurani: Mengapa Karakter Ulul Albab UIN Malang Makin Relevan?

Senin, 26 Okt 2026
Mengapa Pemimpin Nasional Harus Minimal S1? Sebuah Seruan dari Dunia Pendidikan
Ruang Cendekia

Mengapa Pemimpin Nasional Harus Minimal S1? Sebuah Seruan dari Dunia Pendidikan

Senin, 26 Okt 2026
Next Post
Beasiswa Program 1.000 Sarjana Kota Batu Targetkan 600 Mahasiswa pada 2027

Beasiswa Program 1.000 Sarjana Kota Batu Targetkan 600 Mahasiswa pada 2027

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.