Minggu, Agustus 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Harga LPG Non Subsidi Meroket, Agen Ketar-ketir

Redaksi by Redaksi
Maret 1, 2022 6:30 pm
in Bisnis
LPG non subsidi yang ada di PT Mason Naraji Kota Malang. Foto: M Sholeh

LPG non subsidi yang ada di PT Mason Naraji Kota Malang. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Harga Liquified Petroleum Gas (LPG) non subsidi mengalami lonjakan sekitar Rp 24 ribu menjadi Rp 187-189 ribu untuk ukuran 12 kilogram.

Akibatnya, beberapa agen LPG non subsidi di Kota Malang ketar-ketir menghadapi situasi ini. Mereka khawatir pelanggan LPG non subsidi akan berpindah ke LPG subsidi berukuran 3 kilogram yang harganya tak berubah.

READ ALSO

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Kepala Personalia bidang Legal & Umum Agen LPG Non Subsidi PT Kharisma Malang Permai, Alysius Agung mengaku dilema dengan kenaikan harga LPG non subsidi yang dirasa adalah kenaikan harga tertinggi ini.

LPG non subsidi yang ada di PT Mason Naraji Kota Malang. Foto: M Sholeh

“Jelas mereka (pelanggan) menanyakan, kenapa bisa naik? Kami hanya bisa menjawab, itu semua keputusan dari Pertamina. Kami hanya penyalur yang tak punya wewenang untuk mengubah harga dasar itu,” jelasnya, pada Selasa (1/3/2022).

LPG non subsidi di tempatnya dijual dengan harga Rp 189 ribu untuk ukuran 12 kilogram. Dia khawatir pelanggannya dari kalangan rumah tangga, kafe, hingga perhotelan di Kota Malang akan beralih ke LPG subsidi 3 kilogram.

“Pastinya seperti itu, mereka akan beralih dan beramai-ramai mencari LPG 3 kilogram yang subsidi,” ucapnya.

“Saat ini beban pemerintah dengan LPG subsidi saya tau memang sudah sangat berat. Tapi kenapa malah non subsidi dinaikkan begitu beratnya,” ucapnya.

Senada, Kepala Operasional Agen LPG Non Subsidi PT Mason Naraji Kota Malang, Made Ari Arjana juga memprediksi pelanggannya bakal beralih ke LPG subsidi berukuran 3 kilogram.

“Kalau industri hanya mengurangi pasokan, kalau yang rumahan biasanya lari ke subsidi yang 3 kilogram. Kadang-kadang orang punya dua tabung LPG,” ungkapnya.

Made mengatakan, LPG non subsidi di tempatnya dijual dengan harga Rp 187 ribu untuk ukuran 12 kilogram.

Dia mengaku setiap ada kenaikan harga LPG non subsidi, pihaknya selalu mengalami penurunan omzet. “Harga naik sih gak masalah. Tapi kalau bisa yang LPG subsidi ya harganya mengikuti juga kalau naik karena selisih harganya jauh,” harapnya.

Terpisah, Pjs Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Kota Malang, Irto Ginting menjelaskan bahwa harga LPG subsidi ukuran 3 kilogram tak akan naik meski harga minyak dunia tengah naik.

Dijelaskan, konsumsi LPG non subsidi nasional porsinya mencapai 93 persen. Sementara konsumsi LPG subsidi nasional hanya mencapai 7 persen.

“Jadi meski tren Contract Price Aramco (CPA) terus meningkat, LPG subsidi 3 kilogram tidak mengalami perubahan. Harga LPG subsidi 3 kilogram tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah setempat,” kata Irto.

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

Tags: harga LPGHeadlinekota malangmalang

Related Posts

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?
Bisnis

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Sabtu, 18 Jul 2026
Salah satu inovasi gerobak jualan kopi modern di Malang (Foto: Google Maps)
Bisnis

5 Inovasi Gerobak Jualan di Malang, dari Kopi Keliling hingga Mie di Pinggir Jalan

Jumat, 17 Jul 2026
Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?
Bisnis

Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Kiat Menulis Features ala Wartawan Senior Asro Kamal Rokan

Kiat Menulis Features ala Wartawan Senior Asro Kamal Rokan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.